Bosan dengan game online dan ingin mencoba aktivitas yang lebih seru bersama teman atau keluarga? Indonesia memiliki banyak permainan tradisional yang tidak hanya menghibur, tetapi juga melatih kerja sama, ketangkasan, hingga kemampuan berpikir.
Menariknya, setiap daerah memiliki permainan khas dengan aturan dan cara bermain yang berbeda. Kalau kamu ingin mengenal lebih banyak permainan yang menjadi bagian dari budaya Indonesia, simak daftar selengkapnya berikut ini!
Contoh Permainan Tradisional dari Berbagai Daerah
Setiap daerah memiliki permainan dengan aturan, alat, dan nilai kebersamaan yang berbeda. Berikut contoh permainan tradisional Indonesia yang bisa kamu coba bersama teman atau keluarga:
1. Gobak Sodor
Di Jawa Tengah, gobak sodor dikenal sebagai permainan kelompok yang membutuhkan kecepatan dan kerja sama. Satu kelompok bertugas menjaga garis, sedangkan kelompok lainnya harus melewati area permainan tanpa tersentuh oleh penjaga.
2. Cublak-Cublak Suweng
Nama permainan tradisional Jawa Tengah ini adalah Cublak-Cublak Suweng. Permainan ini dilakukan sambil menyanyikan lagu daerah. Seorang pemain harus menebak siapa yang menyembunyikan benda kecil di telapak tangannya.
3. Benthik
Permainan yang populer di Yogyakarta dan beberapa wilayah Jawa Tengah ini menggunakan dua batang kayu berukuran berbeda. Pemain harus mencungkil dan memukul kayu kecil agar terlempar sejauh mungkin.
4. Oray-Orayan
Dari tanah Sunda, Jawa Barat, terdapat permainan Oray-Orayan yang dimainkan dengan membentuk barisan panjang menyerupai ular. Pemain paling depan berusaha menangkap pemain yang berada di bagian paling belakang.
5. Boy-Boyan
Selain oray-orayan, permainan tradisional Jawa Barat yang tak kalah seru adalah Boy-Boyan. Permainan ini menggunakan bola dan susunan pecahan genting. Setelah susunan tersebut dirobohkan, pemain harus membangunnya kembali sambil menghindari lemparan lawan.
Baca juga: 12 Alat Musik Tradisional Indonesia Beserta Asal Daerahnya
6. Galah Asin
Salah satu permainan tradisional Jawa Barat yang membutuhkan kelincahan adalah galah asin. Pemain harus melewati garis yang dijaga lawan, lalu kembali ke tempat awal tanpa terkena sentuhan.
7. Bola Bekel
Selain dimainkan sendiri, bola bekel juga dapat dimainkan secara bergantian dengan teman. Bekel menggunakan bola kecil dan beberapa keping logam atau plastik. Pemain harus memantulkan bola sambil mengambil keping bekel sesuai dengan aturan permainan.
8. Meong-Meongan
Dalam permainan rakyat Bali bernama Meong-Meongan, beberapa pemain berperan sebagai kucing, tikus, dan pelindung. Pemain yang membentuk lingkaran harus membantu tikus agar tidak tertangkap oleh kucing.
9. Rangku Alu
Masyarakat Manggarai di Nusa Tenggara Timur kerap memainkan Rangku Alu dengan menggunakan empat batang bambu. Pemain harus melompat mengikuti irama buka-tutup bambu agar kakinya tidak terjepit.
10. Terompah Panjang
Di Sumatera Barat, kekompakan antarpemain dapat dilatih melalui permainan terompah panjang atau bakiak. Beberapa orang berdiri di atas sandal kayu yang sama dan harus melangkah serempak menuju garis akhir.
11. Sipak Rago
Budaya Minangkabau di Sumatera Barat mengenal Sipak Rago sebagai permainan menggunakan bola rotan. Para pemain berdiri melingkar dan menjaga bola agar tidak jatuh dengan menggunakan kaki, kepala, atau bagian tubuh lainnya.
12. Ma’raga
Dari tradisi masyarakat Bugis-Makassar di Sulawesi Selatan, lahir permainan Ma’raga yang mengandalkan keterampilan mengontrol bola rotan. Pemain saling mengoper bola tanpa membiarkannya menyentuh tanah.
13. Balogo
Kalimantan Selatan memiliki permainan Balogo yang menggunakan kepingan berbentuk khusus bernama logo. Pemain mendorong kepingan tersebut dengan alat pemukul untuk menjatuhkan logo lawan.
14. Cak Bur
Anak-anak Melayu di Riau mengenal Cak Bur sebagai permainan kelompok yang dimainkan di lapangan bergaris. Setiap kelompok berusaha memasuki wilayah lawan dan kembali ke tempat awal tanpa tertangkap.
15. Gasing
Di Kepulauan Riau, gasing menjadi salah satu permainan yang masih dikenal oleh masyarakat. Gasing diputar dengan bantuan tali, lalu pemenangnya ditentukan berdasarkan ketahanan putaran atau keberhasilannya menjatuhkan gasing lawan.
Baca juga: Mengenal Tari Kecak Berasal dari Bali, Tari Tradisional yang Menawan!
16. Patok Lele
Permainan Patok Lele dikenal di sejumlah wilayah di Sumatra, menggunakan dua batang kayu. Pemain mencungkil kayu pendek dari sebuah lubang, lalu memukulnya agar terlempar sejauh mungkin.
17. Congklak
Di Pulau Jawa dan Sumatra, congklak dimainkan menggunakan papan berlubang serta biji-bijian atau kerang kecil. Pemain memindahkan biji secara bergiliran untuk mengumpulkan jumlah terbanyak di lubang utama.
18. Egrang
Masyarakat di berbagai wilayah Jawa telah lama memainkan egrang sebagai kegiatan yang melatih keseimbangan. Pemain berdiri di atas pijakan dua batang bambu, lalu berjalan menuju garis akhir tanpa terjatuh.
19. Engklek
Di banyak daerah di Pulau Jawa, engklek menjadi permainan sederhana yang dapat dimainkan di halaman rumah. Pemain melempar penanda ke dalam kotak, lalu melompat dengan satu kaki tanpa menginjak garis.
20. Bentengan
Permainan yang dikenal luas di Pulau Jawa ini dimainkan oleh dua kelompok dengan menggunakan tiang atau benda tertentu sebagai benteng. Setiap kelompok harus menyentuh benteng lawan sambil mempertahankan bentengnya sendiri dan menghindari tangkapan.
21. Patil Lele
Patil lele merupakan permainan yang menggunakan dua batang kayu berukuran berbeda. Dalam hal ini, pemain harus memukul kayu kecil agar melambung sejauh mungkin untuk memperoleh poin.
22. Ular Naga
Ular naga dimainkan oleh banyak peserta yang membentuk barisan panjang. Permainan ini biasanya diiringi lagu dan berakhir dengan memilih anggota untuk bergabung ke salah satu kelompok.
23. Kelereng
Kelereng dimainkan dengan cara menyentil bola kaca kecil ke arah target tertentu. Selain simple dan seru, permainan ini juga melatih ketepatan dan konsentrasi.
Itulah berbagai contoh permainan tradisional dari berbagai daerah yang dapat kamu kenalkan kembali kepada anak, keluarga, atau teman. Selain menyenangkan, permainan di atas juga dapat membantu melatih konsentrasi, keseimbangan, ketangkasan, dan kerja sama.
Agar permainan semakin menyenangkan, kamu bisa dengan mudah membeli perlengkapan seperti congklak, bekel, gasing, atau bakiak di Shopee. Kamu juga bisa menggunakan fitur Belanja Instant agar pesananmu segera sampai. Metode pembayarannya fleksibel, mulai dari transfer bank, ShopeePay, hingga COD.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, check out perlengkapan permainan tradisional pilihanmu sekarang di Shopee dan kenalkan kepada orang-orang terdekat!
Baca juga: Masih Eksis! Ini 10 Jajanan Pasar Tradisional yang Enak dan Paling Populer
