Sering diandalkan untuk membuat pakaian, seperti kaos, jaket, hingga jas, bahan polyester adalah serat sintetis buatan dari olahan minyak bumi yang pertama kali ditemukan pada 1941. Kain tekstil populer ini disukai untuk berbagai produk fashion karena harganya terjangkau, nyaman dipakai, tahan lama, mudah dirawat, dan cepat kering.
Ingin menggunakan bahan baju yang bagus ini untuk koleksi baju berikutnya? Yuk, kenali jenis, karakteristik, hingga kelebihan dan kekurangan polyester di artikel ini sebelum kamu membelinya!
Mengenal Bahan Polyester
Polyester merupakan bahan tekstil yang dibuat dari serat sintetis hasil pengolahan senyawa kimia, yaitu etilen glikol dan asam tereftalat, yang dipadukan menjadi polyethylene terephthalate (PET) berbahan dasar petroleum. Kain ini umumnya memiliki tekstur halus, ringan, sedikit mengilap, tahan kusut, dan tidak mudah menyerap air.
Polyester pertama kali ditemukan pada 1941, lalu mulai diperkenalkan kepada masyarakat Amerika pada 1951 melalui iklan yang menyebutnya sebagai “serat ajaib” karena tetap tampak rapi meski dipakai selama 68 hari tanpa disetrika. Sejak saat itu, polyester terus berkembang dan menjadi salah satu bahan kain yang banyak digunakan hingga sekarang.
Karakteristik Bahan Polyester
Lantas, bahan polyester seperti apa? Salah satu karakteristik dari bahan polyester adalah daya tahannya yang baik sehingga dapat digunakan dalam waktu lama tanpa mudah menurunkan kualitas serat maupun kainnya.
Selain itu, polyester juga tidak mudah mengerut sehingga tetap terlihat rapi meski sering digunakan. Berkat karakteristik tersebut, polyester kerap dipilih sebagai bahan untuk membuat kaos. Tak hanya itu, kain ini juga mudah dicuci dan dirawat sehingga praktis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Jenis-Jenis Bahan Polyester
Polyester terdiri dari beberapa jenis yang memiliki karakteristik dan fungsi berbeda. Agar lebih mudah memilih bahan yang sesuai dengan kebutuhan, berikut penjelasan masing-masing jenis polyester:
1. Poly-1,4-Cyclohexylene-Dimethylene Terephthalate (PCDT)
Jenis polyester ini memiliki tingkat elastisitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis lainnya. Karena sifatnya yang lentur, kuat, dan tidak mudah robek, PCDT lebih sering dimanfaatkan untuk kebutuhan non-pakaian yang digunakan dalam jangka panjang. Contoh bahan polyester PCDT adalah gorden, taplak meja, dan penutup kursi.
2. Polyethylene Terephthalate (PET)
Sebagai jenis yang paling populer dan serbaguna, PET memiliki kekuatan tinggi sehingga menjadi pilihan utama untuk bahan pakaian. Karakteristiknya tahan terhadap bahan kimia, aman digunakan sebagai kemasan makanan dan botol minuman, serta dapat didaur ulang sehingga lebih ramah lingkungan.
3. Polyester dari Benang Sintetis
Sesuai namanya, jenis ini dibuat dari benang sintetis, seperti filamen, yang diproses agar teksturnya menyerupai kain alami. Hasil akhirnya menghasilkan bahan yang ringan, lembut, tahan lama, dan cocok untuk pakaian bertema elegan.
Baca juga: 10 Jenis Kain yang Populer Dijadikan Bahan Pakaian, Jangan Asal Pilih!
Kelebihan Bahan Polyester
Bahan polyester memiliki berbagai keunggulan yang membuatnya banyak digunakan untuk pakaian, perlengkapan rumah tangga, hingga produk outdoor. Berikut adalah beberapa kelebihan utama dari bahan polyester:
- Tahan lama: Seratnya kuat sehingga tidak mudah menyusut, berubah bentuk, atau rusak meski sering digunakan dan dicuci.
- Tidak mudah kusut: Tetap terlihat rapi tanpa perlu sering disetrika, sehingga praktis untuk penggunaan sehari-hari.
- Mudah dirawat: Proses pencuciannya sederhana dan kainnya cepat kering sehingga siap digunakan kembali dalam waktu singkat.
- Tahan terhadap sinar UV: Penasaran apakah bahan polyester panas atau tidak? Kain ini termasuk tahan terhadap sinar UV sehingga cocok digunakan untuk pakaian atau perlengkapan yang sering terpapar sinar matahari.
- Lentur tanpa mudah melar: Seratnya fleksibel, tetapi tetap mampu mempertahankan bentuk meski dipakai berulang kali.
- Tahan jamur dan bakteri: Cocok digunakan untuk perlengkapan tidur maupun produk yang sering berada di lingkungan lembap.
- Tidak mudah menyerap air: Memiliki sifat tahan air sehingga lebih cepat kering setelah dicuci atau terkena hujan.
- Halus dan nyaman digunakan: Teksturnya lembut di kulit serta tidak mudah menyerap kotoran.
- Harganya terjangkau: Menawarkan kualitas yang baik dengan harga yang relatif lebih ekonomis.
- Mudah dibersihkan: Warna kain tetap cerah dan bentuknya terjaga meski dicuci berkali-kali.
- Memiliki elastisitas yang baik: Dapat kembali ke bentuk semula setelah direnggangkan sehingga tetap nyaman digunakan.
- Pilihan warna dan tekstur beragam: Tersedia dalam berbagai warna dan tekstur yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Baca juga: 8 Rekomendasi Bahan Hijab yang Bagus dan Anti-Gerah
Kekurangan Bahan Polyester
Meski memiliki banyak keunggulan, ada beberapa kekurangan bahan polyester yang perlu kamu pertimbangkan sebelum membelinya, di antaranya:
- Kurang menyerap keringat: Polyester tidak menyerap keringat dengan baik sehingga dapat terasa gerah saat digunakan di cuaca panas atau ketika beraktivitas.
- Kurang ramah lingkungan: Proses produksinya membutuhkan energi besar dan limbahnya sulit terurai sehingga berpotensi mencemari lingkungan.
- Meleleh saat terkena panas: Dibandingkan beberapa kain alami, polyester lebih mudah meleleh. Lelehan panas tersebut dapat menyebabkan luka bakar.
- Berpotensi menyebabkan iritasi: Pada sebagian orang, terutama yang memiliki kulit sensitif, polyester dapat memicu gatal, ruam, atau iritasi.
- Mudah menyerap bau: Pakaian berbahan polyester cenderung lebih cepat menyerap bau keringat sehingga perlu dicuci lebih sering.
- Menghasilkan listrik statis: Dalam kondisi udara kering, kain polyester dapat menimbulkan listrik statis yang membuat pakaian menempel pada kulit dan terasa kurang nyaman.
Cara Merawat Bahan Polyester
Merawat pakaian polyester sebenarnya tidak rumit. Agar koleksi bajumu tetap awet dan warnanya tidak mudah pudar, coba ikuti beberapa langkah simpel berikut:
- Periksa label perawatan: Selalu ikuti petunjuk pada label, termasuk anjuran suhu air dan suhu setrika, untuk menghindari kerusakan pada kain.
- Gunakan deterjen yang lembut: Pilih deterjen yang sesuai untuk kain sintetis dan hindari produk pemutih yang terlalu keras.
- Pisahkan pakaian berdasarkan warna: Cuci polyester bersama pakaian dengan warna senada agar tidak terjadi perpindahan warna.
- Cuci dengan air dingin: Air dingin membantu menjaga warna dan bentuk kain sehingga pakaian tetap awet dan terlihat seperti baru.
Nah, itu dia ulasan lengkap mengenai apa itu bahan polyester, jenis, hingga kelebihan dan kekurangannya. Dengan memahami karakteristiknya, kamu tentu bisa lebih bijak memilih pakaian berbahan polyester yang tepat dan nyaman sesuai kebutuhanmu.
Buat kamu yang tertarik menambah koleksi pakaian berbahan polyester berkualitas tanpa ribet keluar rumah, kamu bisa langsung membelinya dengan praktis di Shopee.
Ada banyak pilihan fashion keren dari toko-toko tepercaya yang bisa kamu dapatkan dengan harga lebih hemat berkat voucher gratis ongkir dan cashback setiap hari. Opsi pembayarannya pun fleksibel, mulai dari ShopeePay, COD, transfer bank, hingga SPayLater.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, pilih pakaian favoritmu di Shopee sekarang juga!
Baca juga: 6 Rekomendasi Gamis Batik Kekinian untuk Rayakan Lebaran
