Hindari Kebiasaan Boros, Yuk Belajar Menggunakan Kartu Kredit Secara Bijak

Karena berhutang tak seharusnya jadi kebiasaan

0
82

Kartu kredit merupakan salah satu alat pembayaran yang semakin umum digunakan. Apalagi di era cashless society seperti saat ini, penggunaan kartu kredit merupakan salah satu opsi selain menggunakan electronic money. Agar penggunaan kartu kredit tidak kebablasan, simak 5 tips menggunakan kartu kredit berikut:

  1. Memahami bahwa kartu kredit adalah alat utang

Memiliki kartu kredit memang sangat memudahkan saat melakukan pembelanjaan atau saat ada kebutuhan mendadak. Akan tetapi, perlu diingat bahwa kartu kredit adalah alat utang yang harus dibayar nantinya. Menanamkan mindset ini akan secara otomatis membatasi kita menggunakan kartu kredit.

  1. Pilih kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan

Bank menawarkan beragam jenis kartu kredit yang ditujukan untuk berbagai target konsumen. Tidak ada salahnya melakukan evaluasi kecil tentang kebiasaan pengeluaran kamu dan jenis kartu kredit yang tersedia. Jika kamu seorang yang sering travelling dengan pesawat terbang, kamu bisa memilih untuk menggunakan kartu kredit yang bekerja sama dengan maskapai dan hotel. Kartu kredit jenis ini biasanya memberikan keuntungan berupa ruang tunggu (lounge) khusus di bandara serta diskon untuk pembelian tiket pesawat dan reservasi hotel. Akan tetapi, jika pengeluaran kamu didominasi oleh kebutuhan bulanan, kamu lebih cocok mendaftar kartu kredit yang bekerja sama dengan merchant supermarket.

  1. Biasakan membayar lunas tagihan

Walaupun kartu kredit memberikan kemudahan pembayaran minimum hanya sebesar 10% dari total tagihan, sebaiknya kamu tetap melakukan pembayaran lunas. Hal ini

karena tagihan yang belum dibayarkan akan dikenakan bunga kembali pada periode jatuh tempo berikutnya.

  1. Bayar tepat waktu

Selain berisikan jumlah utang yang harus dibayarkan, tagihan kartu kredit juga mencantumkan periode pembayaran kartu kredit. Tanggal terakhir pembayaran kartu kredit disebut jatuh tempo. Apabila kamu melakukan pembayaran setelah tanggal jatuh tempo, maka kamu akan dikenakan denda keterlambatan yang harus dibayarkan pada periode pembayaran berikutnya.

  1. Hindari penarikan uang tunai dari kartu kredit

Sebisa mungkin, jangan lakukan penarikan uang tunai dengan kartu kredit karena kamu akan dikenakan biaya tarik tunai dan bunga tarik tunai. Satu kali transaksi penarikan uang tunai dari kartu kredit akan dikenakan biaya tarik tunai sekitar 4%-6% dari nominal uang yang ditarik atau Rp 50.000, manapun yang lebih besar. Sedangkan bunga tarik tunai maksimum 2,95% per bulan atau 35,40% per tahun.

Image: Unsplash

Elsa Rumiris Purba

NEWSLETTER

Mau dapat lebih banyak inspirasi dari Shopee? Yuk, sign up ke newsletter kami!

LEAVE A COMMENT

Please enter your comment!
Please enter your name here

Previous articleJangan Panik! Konsumsi Makanan Alami Ini untuk Mengatasi Masalah Keracunan Makanan
Next articleReview Jujur Aja!  Yakin O.TWO.O Super Waterproof Liquid Black Eyeliner Bagus?