Sumber: pexels.com/Abdullah Ghatasheh
Bulan Ramadhan kembali menyapa! Di momen spesial ini, banyak orang berlomba-lomba memperbaiki kualitas diri maupun ibadah. Berbagi ilmu dan kebaikan termasuk amalan mulia yang dapat dikerjakan selama Ramadhan.
Dalam hal ini, umat Muslim bisa menjadikan kultum (kuliah tujuh menit) sebagai sarana dakwah sekaligus edukasi yang tepat untuk menyebarkan motivasi, pesan-pesan positif, atau pencerahan rohani kepada sesama.
Biasanya, topik yang disampaikan pada kultum sangat beragam. Artikel ini akan membahas secara lebih lanjut bagaimana contoh kultum Ramadhan singkat sebagai inspirasi. Jadi, simak sampai akhir.
Pada dasarnya, kultum hampir sama dengan ceramah. Hanya saja, waktu penyampaiannya yang cukup berbeda. Umumnya, kultum berlangsung sekitar tujuh menit atau lebih karena bergantung pada konteks.
Kultum Ramadhan memiliki banyak manfaat, mulai dari membentuk karakter, memperkuat nilai-nilai ketakwaan, meningkatkan kepedulian sosial, hingga memperdalam hubungan manusia dengan Allah SWT.
Kultum singkat Ramadhan biasanya disampaikan oleh ustaz, tokoh agama, ulama atau lainnya pada saat kajian, setelah salat berjamaah, menjelang berbuka puasa, maupun setelah salat tarawih. Berikut ini beberapa contoh materinya.
Assalamualaikum Wr. Wb.
Segala puji Allah SWT yang telah memberikan kita semua kesempatan hadir dalam acara ini. Selawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah SAW, keluarga, sahabat, serta seluruh umatnya hingga akhir zaman.
Hadirin yang dirahmati Allah SWT, mari kita merenungkan tentang bulan Ramadhan. Nabi Muhammad SAW bersabda, “Saat datang bulan Ramadhan, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu.” (HR Bukhari dan Muslim).
Bulan ini merupakan waktu terbaik untuk “mencuci” dosa-dosa di masa lalu. Sebagai umat Muslim, kita harus merasa beruntung dapat bertemu kembali dengan Ramadhan. Mengapa demikian? Sebab, ada banyak keutamaan bulan Ramadhan.
Allah SWT memilih bulan penuh berkah dan mulia ini sebagai waktu diturunkannya mukjizat terbesar, yang tidak lain adalah Al-Qur’an. Allah SWT juga menjadikan Ramadhan sebagai ladang pahala yang berlipat ganda.
Setiap amal ibadah tidak diperhitungkan satu banding satu. Terlebih lagi, terdapat Lailatul Qadar, yaitu malam yang lebih baik daripada seribu bulan. Betapa ruginya kita apabila melewatkan malam tersebut tanpa beribadah.
Mari jadikan bulan suci ini penuh dengan kebaikan. Isi hari-hari kita selama Ramadhan dengan hal-hal yang bernilai ibadah, seperti berpuasa, bersedekah, memperbaiki akhlak kepada sesama.
Demikian kultum singkat ini yang dapat disampaikan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita keistikamahan dan kekuatan hingga akhir Ramadhan nanti.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Assalamualaikum Wr. Wb.
Segala puji kita panjatkan hanya kepada Allah SWt atas segala nikmat dan berkah yang telah diberikan. Di kesempatan kali ini, saya ingin menjelaskan terkait makna sabar.
Sabar artinya menahan diri dari kesulitan serta menyikapinya sesuai dengan akal dan syariah. Sabar berarti menjaga lisan dari celaan dan menahan anggota tubuh dari segala bentuk perbuatan dosa.
Dalam QS. Al-Baqarah ayat 153, Allah SWT berfirman bahwa, “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu. Sesungguhnya, Allah SWT beserta orang-orang yang sabar.”
Dengan kata lain, Allah SWT senantiasa mengarahkan manusia untuk selalu bersabar dalam menjalani kehidupannya. Dalam ayat tersebut, dijelaskan pula bahwa Allah akan selalu bersama dengan mereka yang menjadikan sabar dan salat sebagai penolong.
Sebagai umat Muslim, Allah SWT adalah tujuan satu-satunya di dalam hidup. Nikmat mana lagi yang dapat diperoleh selain perlindungan dan penjagaan diri dari Allah SWT sendiri.
Bahkan, Allah SWT pun menjanjikan kedudukan yang tinggi (di surga) bagi para hamba-Nya yang sabar. Firman Allah SWT ini tercantum dalam QS. Al-Furqan ayat 75 yang berbunyi:
“Mereka itulah orang-orang yang dibalas dengan kedudukan-kedudukan tinggi (di surga) dengan sebab kesabaran mereka.”
Begitulah kultum singkat Ramadhan kali ini tentang makna sabar di dalam Islam. Semoga dapat menjadi pelajaran hidup bagi kita saat ini dan ke depannya. Apabila ada kesalahan, saya memohon maaf yang sedalam-dalamnya.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Baca juga: 50 Ucapan Menyambut Ramadhan 2025 yang Menyentuh
Assalamualaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT Tuhan yang melimpahkan nikmat iman dan Islam kepada kita. Selawat serta salam disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, maupun umat Islam yang senantiasa berupaya meneladani ajaran beliau.
Hadirin sekalian, bulan Ramadhan menjadi bulan penuh kemuliaan yang mengajarkan kita untuk mengontrol hawa nafsu dan menjaga lisan dari hal-hal buruk.
Lisan merupakan anugerah Allah SWT yang tidak hanya dapat menjadi sumber pahala, tetapi juga menjerumuskan ke dalam dosa.
Selama Ramadhan, umat Muslim hendaknya selalu berhati-hati dalam berbicara. Hindarilah fitnah, gibah, dan melontarkan perkataan sia-sia yang bisa mengurangi pahala puasa Ramadhan.
Maka dari itu, marilah kita semua menjadikan lisan sebagai sarana untuk berzikir, tadarus, membaca Al-Qur’an, dan menyebarkan kebaikan agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.
Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita untuk menjaga lisan dan berkata tentang hal-hal baik.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Assalamualaikum Wr. Wb.
Alhamdulillah, mari kita panjatkan puji syukur atas ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kita kesempatan untuk berkumpul di sini. Selawat dan salam senantiasa dicurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabat.
Hadirin sekalian, di bulan Ramadhan ini kita dianjurkan untuk terus memperbanyak ibadah. Salah satunya, yaitu melakukan iktikaf. Iktikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat mengerjakan ibadah kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW menekankan agar beriktikaf, terutama di sepuluh hari terakhir puasa Ramadhan karena di dalamnya ada malam Lailatul Qadar. Selama iktikaf, hendaknya membaca Al-Qur’an dan memperbanyak doa.
Semoga kita semua dapat memanfaatkan bulan Ramadhan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan penuh keikhlasan. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal kebaikan dan ibadah yang dikerjakan.
Demikian yang bisa saya sampaikan pada kultum Ramadhan singkat ini. Jika ada salah dalam perbuatan dan perkataan, saya memohon maaf dengan tulus.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Assalamualaikum Wr. Wb.
Segala puji bagi Allah SWT Tuhan seluruh alam. Semoga selawat dan salam selalu tercurahkan kepada Rasulullah SAW, keluarga, sahabat, serta seluruh umat Islam.
Alhamdulillah hingga pada hari ini kita semua kembali berjumpa dengan bulan Ramadhan. Bulan suci ini senantiasa mengajarkan kepada kita untuk lebih banyak bersyukur atas apa yang dimiliki.
Tidak hanya diucapkan, syukur harus diwujudkan dengan perbuatan yang nyata. Dalam QS. Ibrahim ayat 7, Allah SWT berfirman, bahwa:
“Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; Sesungguhnya, apabila kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) padamu dan kalau kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangatlah pedih.”
Oleh karena itu, mari kita bersyukur dengan lisan, hati, dan perbuatan. Jadikan rasa syukur di bulan Ramadhan ini sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT.
Akhir kata, saya memohon maaf apabila ada kata-kata dan perbuatan yang tidak seharusnya. Semoga Allah SWT memberkahi kita semua.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Assalamualaikum Wr. Wb.
Pertama-tama, marilah memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya. Lalu, tidak lupa selawat serta salam kepada Nabi Muhammad SWT yang telah membawa dan membimbing kita pada ajaran Islam.
Hadirin sekalian, Islam selalu mengajarkan kita untuk berakhlak mulia, salah satunya dengan bersikap saling memaafkan sesama. Perbuatan ini dapat mendatangkan banyak kebaikan bagi diri sendiri.
Terlebih, di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini bisa menjadi momentum bagi kita untuk memperbaiki dan menyambut tali silaturahmi. Apabila ada kesalahpahaman, dendam, atau perselisihan, hendaknya mulai membuka hati untuk memaafkan.
Dengan demikian, hati menjadi jauh lebih ringan dari beban maupun kebencian. Semoga Allah SWT memberikan kemudahan bagi kita untuk saling bermaaf-maafan sehingga membawa ketenangan serta keberkahan.
Wassalamualaikum Wr. Wb.
Itulah penjelasan mengenai contoh kultum Ramadhan singkat. Semoga informasi di atas, dapat dijadikan sebagai ide. Melalui materi kultum, diharapkan bisa membantu dalam memaksimalkan amal ibadah selama Ramadhan.
Selain memperkaya jiwa dengan mendengarkan atau menyampaikan kultum singkat Ramadhan dan ibadah lainnya, persiapkan pula kebutuhanmu untuk menunjang hal tersebut.
Kini, membeli perlengkapan ibadah, kebutuhan bahan pokok selama Ramadhan, dan lainnya bisa dilakukan secara daring lewat Shopee. Di sana, kamu bisa menemukan banyak penawaran promo, mulai dari diskon hingga voucher gratis ongkir.
Pilihan metode pembayaran yang tersedia pun beragam, seperti ShopeePay, transfer bank, atau COD. Menarik sekali, bukan? Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, sambut bulan penuh berkah dan lengkapi seluruh keperluan Ramadhan dengan belanja di Shopee sekarang!
TBaca juga: Bacaan Doa Ketika Sakit sebagai Ikhtiar Memohon Kesembuhan
Fun Read