X

Bacaan Niat Sholat Subuh, Dzikir, dan Tata Caranya, Lengkap!

Niat sholat Subuh merupakan bagian utama dari pelaksanaan rukun sholat fardhu dua rakaat yang dikerjakan saat fajar, sebelum matahari terbit. 

Sebagai ibadah wajib, sholat Subuh memiliki keutamaan besar dan harus dilaksanakan sesuai tuntunan, mulai dari niat hingga salam. 

Agar ibadahmu lebih sah, khusyuk, dan maksimal, simak niat sholat Subuh hingga tata cara sholat Subuh dan bacaannya lengkap di artikel ini!

Bacaan Niat Sholat Subuh

Sebelum mulai melaksanakan ibadah, penting bagi setiap muslim untuk memahami niat sebelum sholat Subuh sebagai penentu sahnya sholat. 

Niat bacaan sholat Subuh ini perlu dibaca dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Berikut bacaan niat sholat Subuh yang bisa kamu amalkan:

1. Niat Sholat Subuh Sendiri

Berikut niat sholat Subuh sendiri di rumah yang dapat dibaca dalam hati untuk melaksanakan sholat fardhu Subuh dua rakaat.

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لله تَعَالَى

Usholli fardhos shubhi rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillahi ta’aala

Artinya: Aku berniat melaksanakan sholat fardhu Subuh dua rakaat dengan menghadap kiblat, dikerjakan saat ini, karena Allah Ta’ala.

2. Niat Sholat Subuh untuk Imam

Saat memimpin sholat berjamaah, misalnya ketika sholat Subuh jam 6, bacaan niat imam pada dasarnya sama, hanya ditambahkan kata imaaman untuk menegaskan posisi sebagai imam. Berikut bacaan niat sholat Subuh untuk imam.

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً إِمَامًا لله تَعَالَى

Usholli fardhos Subhi rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an imaaman lillaahi ta’aala

Artinya: Aku berniat melaksanakan sholat fardhu Subuh dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.

3. Niat Sholat Subuh untuk Makmum

Bacaan niat untuk makmum pada dasarnya sama, hanya ditambahkan lafaz ma’muuman. Berikut bacaan niat sholat Subuh berjamaah untuk makmum:

أُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْح رَكَعتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً مَأْمُوْمًا لله تَعَالَى

Usholli fardhos Subhi rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an ma’muman lillaahi ta’aala

Artinya: Aku berniat melaksanakan sholat fardhu Subuh dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.

Tata Cara Sholat Subuh

Jika kamu bertanya sholat Subuh berapa rakaat? Berapa rakaat sholat Subuh dikerjakan sebanyak dua rakaat. 

Setelah adzan sholat Subuh kamu bisa mulai melakukan tata cara hingga bacaan sholat Subuh lengkap berikut ini:

1. Berdiri Menghadap Kiblat

Urutan sholat Subuh dimulai dengan berdiri tegak menghadap kiblat, pandangan diarahkan ke tempat sujud sebagai awalan.

2. Membaca Niat Sholat Subuh

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, niat sholat Subuh dapat dibaca dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Bacaannya dapat disesuaikan sesuai dengan tata cara sholat Subuh, baik itu sendiri ataupun berjamaah.

3. Takbiratul Ihram

Salah satu tuntunan sholat Subuh dan sholat 5 waktu lainnya adalah membaca takbiratul ihram, Mulai dengan mengangkat kedua tangan sambil mengucapkan Allahu Akbar sebagai tanda masuk sholat.

4. Bersedekap

Baik berjamaah maupun sebagai tata cara sholat Subuh sendiri, gerakan selanjutnya setelah takbiratul ihram adalah bersedekap dengan meletakan tangan kanan di atas tangan kiri di antara dada dan pusar.

Baca juga: Niat Sholat Magrib Lengkap Beserta Arti dan Pelafalannya

5. Membaca Doa Iftitah

Salah satu dari doa doa sholat Subuh yang perlu dibaca pada rakaat pertama adalah doa iftitah. Berikut bacaannya:

اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا. اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْاَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ. اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ. لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ اُمِرْتُ وَاَنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ”

Allaahu akbar kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa’ashiilaa. Innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wa maa anaa minal musyrikiin. Inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil ‘aalamiin. Laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.

Artinya: Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya, segala puji hanya kepunyaan Allah. Maha Suci Allah pagi dan petang. Sesungguhnya aku hadapkan wajahku (hatiku) kepada Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dengan keadaan lurus dan menyerahkan diri, dan aku bukanlah dari golongan kaum musyrikin. Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah Tuhan Semesta Alam, yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan untuk tidak menyekutukan-Nya. Dan aku adalah termasuk orang-orang muslim.

6. Membaca Surah Al-Fatihah

Setelah doa iftitah, surat yang dibaca setelah sholat Subuh rakaat pertama adalah membaca Surah Al-Fatihah sebagai rukun sholat.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِیْمِ

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِیْنَ(1) الرَّحْمٰنِ الرَّحِیْمِ(2) مٰلِكِ یَوْمِ الدِّیْنِﭤ(3) اِیَّاكَ نَعْبُدُ وَ اِیَّاكَ نَسْتَعِیْنُﭤ(4) اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِیْمَ(5) صِرَاطَ الَّذِیْنَ اَنْعَمْتَ عَلَیْهِمْ ﴰ غَیْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَیْهِمْ وَ لَا الضَّآلِّیْنَ(7)

Bismillahir-rahmanir-rahiim. Alhamdulillaahi rabbil ‘alamiin. Ar rahmaanir rahiim. Maaliki yaumid din. Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Ihdinash shiraatal mustaqiim. Shiraatalladzina an’amta ‘alaihim gairal maghdubi ‘alaihim walad daallin.

Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai di Hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

7. Membaca Surat Pendek

Surat setelah sholat Subuh pada rakaat pertama setelah membaca Al-Fatihah adalah melafalkan satu surat pendek Al-Qur’an. Misalnya pada rakaat pertama, kamu bisa membaca Surat Al Ikhlas. Berikut bacaannya.

 قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ(1) اللَّهُ الصَّمَدُ (2) لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ (3) وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ (4) 

Qul huwallâhu aḫad. Allâhush-shamad. Lam yalid wa lam yûlad, wa lam yakul lahû kufuwan aḫad.

Artinya: Katakanlah: “Dialah Allah, yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia.”

8. Rukuk

Habis sholat Subuh baca surat apa setelah selesai membaca surat pendek, gerakan dilanjutkan untuk sambil mengucapkan “Allahu Akbar” sembari mengangkat kedua tangan sejajar pundak atau telinga seperti saat takbiratul ihram.

Bacaan rukuk:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ

Subhaana robbiyal ‘adziimi wabihamdih.

Artinya: Maha suci Tuhan yang Maha Agung serta memujilah aku kepada-Nya.

9. I’tidal

I’tidal dilakukan dengan bangkit dari rukuk sambil mengangkat kedua tangan sambil mengucapkan:

سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ

Sami Allahu liman hamidah.

Artinya: Allah mendengar orang-orang yang memuji-Nya.

Lalu dilanjut dengan membaca doa i’tidal:

رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَمِلْءَ الْأَرْضِ وَمِلْءَ مَا شِئْتَ مِنْ شَيْءٍ بَعْدُ

Rabbana lakal-hamdu mil’us-samaawaati wa mil-ul-ardhi wa mil’u maa syi’ta min sya’in ba’du.

Artinya: Ya Allah Tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Engkau kehendaki sesudah itu.

Baca juga: Sholat Sunnah Rawatib: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya 

10. Sujud Pertama

Dilanjutkan dengan gerakan sujud yang dilakukan dengan cara bertumpu pada tujuh anggota badan yaitu dahi, lutut, telapak tangan, dan kedua kaki. Bacaan setelah sholat Subuh pada sujud pertama adalah:

سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ

Subhanaa robiyal a’laa wa bi hamdih.

Artinya: Maha Suci Rabbku Yang Mahatinggi dan pujian untuk-Nya.

11. Duduk di Antara Dua Sujud

Setelah bangkit dari sujud dan duduk iftirasy kamu bisa membaca:

رب اغْفِرلي وَارْحَمْنِى واجبرني وَارْفَعْنِي وَارْزُقْنِى وَاهْدِنِى وَعَافِنِى وَاعْفُ عَنِّى

Robbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu ‘annii.

Artinya: Ya Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, perbaikilah keadaanku, tinggikanlah derajatku, berilah rezeki dan petunjuk untukku.

11. Sujud Kedua

Kamu bisa melakukan sujud kedua dengan bacaan yang sama seperti sujud pertama.

12. Rakaat Kedua

Setelah sujud kedua, berdiri untuk melanjutkan rakaat sholat Subuh kedua dengan mengucapkan “Allahu Akbar” tanpa mengangkat kedua tangan. 

Doa sesudah sholat Subuh pada rakaat kedua, mulai dengan membaca Al Fatihah, surat pendek pilihan, rukuk, i’tidal, hingga sujud, lakukan hal yang sama tanpa membaca doa iftitah.

13. Duduk Tasyahud Akhir

Gerakan dilanjutkan dengan duduk tasyahud akhir dengan posisi tawarruk sambil mengucap “Allahu akbar” tanpa mengangkat kedua tangan.

14. Membaca Bacaan Tasyahud

Dzikir setelah sholat Subuh yang bisa dibaca pada rakaat terakhir saat tasyahud ada sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Berikut bacaan dzikir sholat Subuh pada rakaat terakhir:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ

At tahiyyaatul mubaarokaatush sholawaatuth thoyyibaat lillah. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wa barokaatuh. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillahish sholihiin. Asyhadu alla ilaaha illallaah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rosuuluh.

Artinya: Segala ucapan selamat, keberkahan, shalawat, dan kebaikan adalah bagi Allah. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepadamu wahai Nabi beserta rahmat Allah dan barakah-Nya. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan pula kepada kami dan kepada seluruh hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah hamba-Nya dan utusan-Nya.

15. Salam

Batas sholat Subuh ditutup dengan salam mengucapkan “Assalamu’alaikum warahmatullah” dua kali sambil menoleh ke kanan terlebih dahulu lalu ke kiri. 

Setelah salam kamu bisa melanjutkan dengan membaca dzikir sesudah sholat Subuh dan doa habis sholat Subuh.

Baca juga: 12 Doa untuk Orang Sakit agar Mendapatkan Kesembuhan, Catat!

Apakah Bisa Qodho Sholat Subuh?

Jawabannya bisa. Jika sholat Subuh terlewat karena tertidur atau lupa, maka wajib menggantinya dengan sholat qodho begitu teringat. Hal ini sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW bahwa sholat yang terlewat tetap harus ditunaikan meski di luar waktunya.

Cara mengqodho sholat Subuh pada dasarnya sama seperti sholat Subuh biasa, dikerjakan mulai dari membaca niat sholat Subuh qodho, lalu dilanjutkan dengan dua rakaat, dan diakhiri salam. 

Perbedaannya terletak pada niat mengqodho sholat Subuh. Setelah itu, rangkaian sholat dilakukan seperti biasa hingga selesai. Berikut adalah bacaan niat qodho sholat Subuh:

أصلي فرض الصبح ركعتين مستقبل القبلة قضاء لله تعالى

Usholli fardhos subhi rok’ataini mustaqbilal qiblati qodho’an lillahi ta’ala

Artinya: “Saya (berniat) mengerjakan sholat fardhu Subuh sebanyak dua raka’at dengan menghadap kiblat serta qodho karena Allah Ta’ala.”

Sholat Sunnah Qobliyah Subuh

Sebelum masuk waktu sholat wajib, banyak yang bertanya sebelum sholat Subuh sholat apa dulu. Jawabannya adalah sholat sunnah qobliyah Subuh, yaitu sholat sebelum sholat Subuh yang sangat dianjurkan. 

Jadi, sholat Subuh jam berapa pun, termasuk saat muncul pertanyaan apakah boleh sholat Subuh jam 6, tetap bisa diawali dengan qobliyah selama masih dalam waktunya. 

Niat Sholat Sunnah Qobliyah Subuh

Berikut ini bacaan niat sholat Subuh qobliyah atau niat sholat sunnah sebelum sholat Subuh yang dibaca dalam hati saat takbiratul ihram.

اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnatash-shubhi rok’ataini qobliyyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’aala

Artinya: Saya berniat sholat sunnah sebelum Subuh dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.

Tata Cara Sholat Qobliyah Subuh

Sholat sunnah qobliyah Subuh dikerjakan dua rakaat dengan urutan, seperti sholat pada umumnya. Dimulai dari niat dan takbiratul ihram, dilanjutkan membaca Al-Fatihah dan surat pendek. 

Setelah sholat sunnah qobliyah, barulah dilanjutkan sholat Subuh. Pada sholat wajib Subuh inilah dibaca bacaan qunut sholat Subuh atau doa sholat Subuh qunut bagi yang mengamalkannya.

Itu dia pembahasan lengkap mengenai niat sholat Subuh, bacaan dzikir, tata cara sholat Subuh beserta bacaannya yang perlu dipahami dan diamalkan oleh setiap muslim. 

Dengan mengetahui tata cara dan mempraktikkan sholat Subuh sesuai tuntunan, ibadah dapat dilaksanakan dengan lebih sah, khusyuk, dan bernilai di sisi Allah SWT.

Agar semakin konsisten dalam beribadah, kamu bisa melengkapi kebutuhan ibadah, seperti buku doa harian, poster bacaan sholat, atau perlengkapan pendukung lainnya. 

Tenang saja, semuanya kini mudah ditemukan di Shopee dengan pilihan produk yang lengkap, harga terjangkau, serta berbagai promo menarik seperti diskon dan voucher gratis ongkir

Metode pembayarannya pun praktis dan aman, mulai dari COD, transfer bank, hingga ShopeePay. 

Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, lengkapi kebutuhan ibadahmu sekarang juga di Shopee dan jadikan sholat Subuh sebagai awal hari yang penuh keberkahan!

Baca juga: Ayat Seribu Dinar Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya

Fun Read
Tags: doaniatsholat

Notice: Trying to get property 'ID' of non-object in /var/www/html/wp-content/plugins/amp-theme-framework/single.php on line 133