Seperti Apa Perjalanan Kamu Nantinya dengan LRT? Simak di Sini!

Transportasi kamu akan makin mudah dan menyenangkan

0
154

Rangkaian Light Rail Transit (LRT) Palembang menuju stasiun Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (27/5). Uji coba dinamis yang dilakukan secara terbuka tersebut menempuh jarak 900 meter dengan kecepatan 35km per jam dan rencananya LRT Palembang akan beroperasi pada pertengahan Juli 2018. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc/18.

Sejauh ini, bagaimana pengalamanmu naik kereta commuter line? Kereta penuh sesak pada jam masuk dan pulang kantor? Jadwal yang tidak menentu? Atau seringnya kereta tertahan dan membuat kamu telat? Masalah-masalah ini akan dituntaskan dengan transportasi umum baru di area Jabodebek, yakni LRT!

 

Kalau kamu lewat jalan-jalan besar Jakarta, pasti sering kan melihat tiang-tiang beton yang sedang dibangun? Nah, nantinya, tiang itu akan menyokong rel LRT. Nantinya, kamu bisa menikmati pemandangan Jakarta dari ketinggian ketika naik LRT.

LRT sendiri adalah singkatan dari Light Rail Transit. Satu rangkaian LRT yang akan beroperasi nantinya hanya akan terdiri dari 6 gerbong saja. Satu rangkaian ini dapat menampung sekitar 270 orang, jumlah yang lebih sedikit dengan KRL. Hal ini akan disiasati dengan penambahan jadwal yang akan diperbanyak. Pokoknya, tidak ada kata kereta terlambat lagi.

Kereta KRL yang terhambat biasanya adalah akibat dari perlintasan sebidang. Karena lewat jalur darat yang dilalui mobil, jadwal KRL tidak bisa dioptimalkan mengingat akan tersendatnya perjalanan para pengguna mobil dan motor. Dengan LRT, jawal kereta akan dimaksimalkan. Jadi kamu tidak perlu khawatir kalau ketinggalan kereta, kereta selanjutnya dijamin akan datang secepatnya!

Sarana dan prasarana LRT ini juga terbilang lebih memadai jika dibandingkan dengan KRL Commuter Line yang sekarang. Misalnya saja kondisi stasiun LRT yang dirancang untuk segala cuaca. Jadi, kamu tidak perlu lagi khawatir kalau hujan deras dan angin kencang. Tidak seperti stasiun KRL, stasiun LRT sebagian besar tertutup dan memiliki atap di atas peron kereta. Jadi, kamu tidak bakal kehujanan selagi menunggu kereta.

 

LRT juga ramah untuk para penyandang disabiltas. Akan ada tempat dalam setiap gerbong yang cukup luas sehingga penyandang disabilitas tidak perlu melipat kursi roda. Selain itu, akan tersedia eskalator dan lift untuk penumpang berkebutuhan khusus, serta guiding block untuk mempermudah penumpang tunanetra.

Images: detik.com, tempo, CNBC Indonesia, Megapolitan Kompas, Kontan

LV

NEWSLETTER

Mau dapat lebih banyak inspirasi dari Shopee? Yuk, sign up ke newsletter kami!

LEAVE A COMMENT

Please enter your comment!
Please enter your name here

Previous articleMengulik Sejarah 6 Tempat Paling Angker di Jakarta
Next article5 Cara Mengurangi Rasa Nyeri Menjelang Persalinan