3 Klub Sepakbola Tertua di Shopee Liga 1 Indonesia 2019

Tiga klub sepakbola Indonesia yang berusia lebih dari 200 tahun

3
5298
Source: tribunnews.com
Shopee 10.10 sale
Shopee 10.10 sale
Shopee 10.10 sale
Shopee 10.10 sale

Bila ditilik ke belakang, sejarah sepak bola di Indonesia memang sangat panjang. Dulu, sepakbola lebih dari sekedar tontonan dan permainan semata. Sepakbola zaman kolonial adalah bentuk perjuangan rakyat Indonesia yang saat itu sedang ada dalam masa penjajahan. 

Seiring berjalannya waktu, berbagai perkumpulan sepakbola rakyat dari masing-masing daerah berkembang menjadi klub-klub sepakbola yang menjadi kebanggaan bagi daerahnya masing-masing. Hingga kini, beberapa klub sepakbola tersebut masih terus bersinar, bahkan di Pertandingan Nasional seperti Shopee Liga 1 2019.

Nah, pada artikel kali ini Shopee akan membahas 3 klub sepakbola tertua yang mengikuti pertandingan Shopee Liga 1 2019. Penasaran apa saja? Yuk simak artikelnya.

1. PSM Makassar

Tidak hanya menjadi klub tertua yang bertanding di Shopee Liga 1 2019, PSM Makassar juga merupakan klub sepakbola tertua yang ada di Indonesia. Dilansir dari situs bola.com, klub ini berdiri pada tahun 1915, dan memiliki nama Makassar Voetbal Bond (MVB). Saat itu, hampir semua jajaran pengurus MVB adalah orang Belanda. Namun, sejak Jepang datang ke Indonesia, nama MVB berganti menjadi Persatoean Sepakbola Makassar atau yang kita kenal sebagai PSM saat ini.

Shopee 10.10 sale
Shopee 10.10 sale
Shopee 10.10 sale
Shopee 10.10 sale

Kegiatan PSM di kancah nasional mulai mencuat setelah kemerdekaan Indonesia, dimana PSSI memberikan kesempatan bagi PSM Makassar untuk unjuk gigi di pertandingan nasional. Sejak saat itulah, Juku Eja selalu menjadi salah satu bintang dalam setiap pertandingan sepakbola tanah air.

2. Persebaya Surabaya

View this post on Instagram

A post shared by Persebaya (@officialpersebaya) on

 Klub kedua yang menyandang gelar klub sepakbola tertua yang bertanding di Shopee Liga 1 2019 adalah Persebaya Surabaya. Klub sepakbola yang lahir di tahun 1927 ini adalah salah satu klub Perjuangan Tempoe Doloe yang dibangun oleh masyarakat Jawa Timur yang ingin terlepas dari penjajah. Klub ini juga berkontribusi secara aktif dalam pembangunan PSSI setelah masa kemerdekaan. 

Seperti klub sepakbola pribumi lainnya di masa itu, awalnya klub ini menyandang nama berbahasa Belanda yaitu Soerabhaiasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB). Kemudian namanya berganti menjadi Persatuan Sepakbola Indonesia Soerabaja (Persebaja), dan pada tahun 1960 berganti menjadi Persebaya karena mengikuti kaidah ejaan baru. Sejak saat itulah klub yang dijuluki Bajul Ijo ini menjadi salah satu bintang dalam setiap pertandingan.

3. Persija Jakarta

View this post on Instagram

A post shared by Persija Jakarta (@persijajkt) on

 Klub sepakbola ketiga tertua yang berlaga di Shopee Liga 1 2019 adalah Persija Jakarta. Klub berjuluk Macan Kemayoran ini didirikan pada tahun 1928 dengan nama Voetbalbond Indonesia Jacatra (VIJ). Persija sendiri merupakan klub sepakbola yang paling aktif dalam pembentukan PSSI dengan mengadakan rapat kecil-kecilan di Jakarta. 

Dengan tegas Persija mencetuskan sepakbola sebagai bentuk perlawanan terhadap penjajah dan bagian dari usaha pemersatu rakyat untuk merebut kemerdekaan. Mereka juga menunjukkan performa yang sangat memukau di setiap pertandingan dari dulu hingga sekarang. Tak heran, klub ini menjadi salah satu klub yang menyedot perhatian di Shopee Liga 1 2019.

Nah, itulah 3 klub olahraga sepakbola tertua yang bertanding di Liga 1 Shopee 2019. Apakah klub favoritmu termasuk dalam daftar ini? Kalau tidak jangan sedih dan terus dukung tim favoritmu di Shopee Liga 1 2019.

Fitriani Umar Saputra

Shopee 10.10 sale
Shopee 10.10 sale
Shopee 10.10 sale
Shopee 10.10 sale

NEWSLETTER

Mau dapat lebih banyak inspirasi dari Shopee? Yuk, sign up ke newsletter kami!

3 COMMENTS

LEAVE A COMMENT

Please enter your comment!
Please enter your name here

Previous article7 Cara Tepat Mengaplikasikan Bedak pada Bayi
Next article4 Ciri Produk Kecantikan Tepat Untuk Remaja