6 Tanda Kekerasan Emosional yang Kamu Alami Tanpa Kamu Sadari

Berani bersuara dan jaga dirimu sendiri ya!

0
95
1/ Dia sering memintamu untuk membatalkan rencana yang sudah kamu buat dengan teman atau keluarga.

Ngakunya sih peduli, padahal sebenarnya yang ia lakukan adalah bentuk kekerasan emosional. Sebenarnya, memintamu untuk membatalkan rencana pergi dengan orang lain masih wajar bila dilakukan sekali atau dua kali. Namun, kalau sudah menjadi kebiasaan, maka ini saatnya untuk kamu menyuarakan hakmu kepadanya.

 

2/ Dia marah bila kamu curhat kepada teman dekatmu.

Dia tidak ingin orang lain mencium tindak-tanduknya yang tak terpuji. Oleh sebabnya, dia ingin memastikan cerita tentang hubungan kalian yang tidak sehat tidak akan didengar oleh orang lain. Dia takut kalau temanmu akan menyarankanmu untuk meninggalkannya.

Image result for emotional abuse in relationships

3/ Dia selalu mengkritik apapun yang kamu lakukan.

Tak hanya mengkritik, dia juga merendahkan kegiatan, keputusan, dan prinsip hidupmu. Intinya, dia selalu memandang negatif apapun yang kamu lakukan. Hal ini ia lakukan untuk membuatmu merasa tidak percaya diri sehingga tidak akan meninggalkannya.

 

4/ Dia selalu mengungkit kesalahanmu.

Kamu hanya manusia biasa, jadi wajar kalau kamu melakukan kesalahan. Selalu mengungkit kesalahan yang pernah kamu perbuat adalah salah satu tanda kekerasan emosional. Dia ingin membuatmu merasa rendah diri dan gagal sebagai pasangan.

Image result for emotional abuse in relationships

5/ Dia berperan sebagai korban dan menyalahkanmu atas semua yang terjadi.

Dia tidak pernah mengakui kesalahannya dan selalu memutarbalikkan fakta. Walaupun dia melakukan tindakan yang tidak baik, dia akan membuatnya tampak seolah kamu yang salah. Dia akan mengatakan bahwa dia tidak akan melakukan hal tersebut kalau kamu lebih mencintainya, dan semacamnya.

 

6/ Dia menjadi sangat kesal kalau sudah membahas mengenai perilakunya.

Nggak hanya sulit diajak bicara, dia bisa marah bila kamu membahas mengenai perilakunya. Dia merasa kamu yang salah dan dia yang benar. Kadang-kadang, dia mengakui kesalahannya, memohon maaf, dan berjanji untuk berubah. Namun, coba tebak? Dia tidak akan berubah.

NEWSLETTER

Mau dapat lebih banyak inspirasi dari Shopee? Yuk, sign up ke newsletter kami!

LEAVE A COMMENT

Please enter your comment!
Please enter your name here

Previous articleDos & Dont’s: Begini Caranya Akali Aset Belakang agar Tak Mencuri Perhatian
Next articleUsir Nyamuk dengan Menanam Bunga Lavender