Anies Baswedan Akan Menindak Hukum Warga Jakarta yang Mudik di Tengah Corona

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berdiskusi dengan Gugus Tugas Covid-19 DKI Jakarta terkait hukum bagi warga DKI yang pulang kampung di tengah pandemi virus Corona.

“Kami akan bicarakan sama-sama di Gugus Tugas langkah-langkah hukum yang bisa kami lakukan sehingga kita bisa mengerjakan dengan dasar yang kuat,” ungkap Anies dalam jumpa pers secara streaming di Balai Kota DKI, Kamis, (26/3/2020).

Anies menekankan kepada warga DKI Jakarta untuk tidak meninggalkan Jakarta demi kebaikan seluruh masyarakat. Dengan kata lain, jangan hanya memikirkan diri sendiri, namun juga seluruh masyarakat. Ia mengatakan bahwa aktivitas-aktivitas yang sifatnya mengumpulkan massa dipastikan dicegah ketat oleh kepolisian.

“Beberapa tempat yang kita tahu di situ ada perkumpulan didatangi, diminta untuk tidak berkumpul,” jelas Anies Baswedan.

Bagaimanapun, rencana kebijakan ini dilakukan untuk kebaikan bersama. Oleh karena itu, ada baiknya kamu menunda untuk bertemu sanak keluargamu di kampung halaman, ya! Jangan lupa #BelanjaDariRumah, karena #ShopeeDariRumah akan selalu ada untuk kamu!

141 thoughts on “Anies Baswedan Akan Menindak Hukum Warga Jakarta yang Mudik di Tengah Corona

  1. Bacalah surat an nisa aya 59
    Lihat terjemahnya dan tafsirnya
    Bahwasannya Allah yg menciptakan kita memerintahkan untuk taat dan patuh kepada Ulil Amri ( pemimpin )

    Dan Perintah Rasulullah
    Juga
    Jika ada suatu wabah makan janganlah kita memasuki tempat yang ada wabah tersebut dan tempat yg terkena wabah tidak meninggalkannya

  2. Mampus semua, klo da di larang mudik ya patuhi… Yg kalian ingat uang, makan pesangon. Klo da kayak gini di bilg PEmerintah yg salah… Mampus klo bisa mati aja, kenak corona…

  3. Klu menurut saya terserah pemerintah aja gimana baik nya… cuma keluahan saya cuma satu… kasihan rakyat kecil yang ga bisa usaha… buat makan sehari2 gara2 korona… semoga pemerintah bisa membantu setiap kepala krluarga..

  4. Kalo saya sih tidak setuju, karena rejeki, jodoh dan mati sudah ada yang mengatur.
    Saya sih sebagai muslim sangat mempercayai itu

    1. Saya setuju sama anies kali ini, emang mati di tangan tuhan pak, tapi kalo lo ga usaha ya percuma. Kalo emg lo kaya gitu, coba aja duduk di jalur trans, kan mati di tangan tuhan bukan ?
      Emang warga kita aja yg gamau dibilangin, kalo dia nyebarin virus ke kampungnya gimana ? Gilirah lihat angka positif corona bertambah, pada nyalahin pemerintah.

    2. Tuhan itu yg mengatur tpi lo nya juga harus jaga diri , lo sakit kena corona nyusahin byk orang , keluarga lu panik , nyusahin dokter yang udh nanganin banyak org yg kena corona , lu cuma beban klo lu kena covid19 nambah2in org yg perlu bantuan medis , jd org hrs tau diri mba , lu hidup di ksh Tuhan buat dijaga hidup lu jangan di pasrahin.

  5. Terlanjur pak.. Udah pada pulang duluan sebelum dilarang.. Jateng udah terdata 42.000 orang yang mudik dari Jakarta dan sekitarnya beberapa hari ini.

  6. Gpp ga pulkam,,tp tlg dpt subsidi sembako ya tiap kpla klg yg pndapatannya minim dan harian,,ok ok ??

  7. Nasib pekerja harian gmn pak klu GX kerja dijkrta trus gx dibayar otomatis lebih memilih pulkam lah…
    Di jkrta mau mkn apa coba….
    Emng BPK mau ngasih bantuan…

  8. DKI Lock Down… hanya itu yg harus dilakukan. Demi keselamatan warga DKI & Kampung tujuan

  9. Ngomong aja gampang, prakteknya orang udah pada kluar dari Jakarta buat pulang kampung. Aturan dari Gubernur DKI Jakarta itu kan buat rakyat kecil bukan orang besar.

    1. Oiiyaa? Lu udah nerapin ke keluarga lu belum? Jgn asal ngomong.. udah dihimbau aja lu masih jalan2 kok, sok2an nyalahin..

    2. Anda kemana aja.
      Beliau berusaha melindungi smua , TPI ada peraturan yg dibuat nya terhalang oleh pusat.
      Dia bisa apa , satu sisi warga nya, satu sisi dia cm bawahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.