Apa Saja yang Sudah Bisa Dilakukan Si Kecil di Rentang Usia 7-9 Bulan?

Ocehannya pun akan bertambah jumlahnya dan terdengar makin jelas

0
461
Bayi Usia 7-9 Bulan

Perkembangan Bayi Usia 7-9 Bulan

Di rentang usia ini, si kecil terlihat sudah mampu menjaga keseimbangan tubuh dengan baik, Moms bisa melihat bagaimana ia berusaha berdiri setelah berada pada posisi duduk. Perkembangan motorik halusnya pun begitu baik, di mana ia sudah lancar memberikan barang yang sedang dipegang kepada orang lain di usia 7 bulan. Si kecil juga sudah mampu menggenggam dua benda sekaligus. 

Memasuki usia 7 bulan, si kecil juga sudah mulai lancar mengombinasikan kosakata. Moms akan sangat bangga ketika ia sudah bisa menyebutkan panggilan untuk kedua orang tua dengan cukup lancar. Ocehannya pun akan bertambah jumlahnya dan terdengar makin jelas. Memasuki usia 8 bulan, ia sudah masuk ke tahap belajar melambaikan tangan sebagai bentuk dari perkembangan sosial dan emosionalnya. Ia akan refleks melambaikan tangan sebagai tanda perpisahan ketika masuk usia 9 bulan. Memasuki usia 9 bulan pula, si kecil terlihat sudah mampu mengutarakan keinginannya terhadap sesuatu meski belum lancar.

Yang Perlu Diperhatikan pada Bayi Usia 7-9 Bulan

Jika bayi belum bisa melakukan beberapa hal seperti berguling, merespons komunikasi yang Moms lakukan, sulit bergerak, dan berat badannya tak kunjung bertambah, maka Moms bisa berkonsultasi dengan dokter. Moms juga tidak perlu khawatir jika gigi bayi tumbuh tidak teratur di usia 8 bulan. Gigi susu bisa saja tumbuh sembarangan, struktur dan proporsi gigi umumnya pun tidak rata. Susunan gigi susu tidak akan menyebabkan pertumbuhan gigi menjadi tidak rata seiring bertambahnya usia.

Memasuki usia 9 bulan, bayi umumnya sudah mulai belajar berjalan. Terkadang, terbenturnya kepala bayi dengan sebuah benda hingga benjol pun tidak bisa terhindari di usia ini. Kompreslah benjol selama 20 menit untuk meringankan benturan. Jika terjadi sesuatu yang berdampak pada perkembangannya, segera hubungi dokter.

Tips untuk Moms dan Bayi

Penuhi zat gizi harian bayi dengan makanan padat yang dilunakkan. Selain ASI, pastikan si kecil mendapat asupan vitamin B12, vitamin D, kalsium, dan lainnya melalui buah, sayur, daging ayam, keju, dan lainnya. Luangkan waktu Moms untuk membacakan sang buah hati cerita, memeluknya, dan menenangkannya ketika masuk waktu tidur agar bayi bisa tertidur dengan nyenyak. Ada baiknya Moms selalu memberikan alasan setiap mengatakan ‘tidak’ pada si kecil atau ketika melarangnya melakukan sesuatu, mengingat tingkat keingintahuannya yang makin hari makin tinggi. Misalnya, menyertakan alasan mengapa Moms melarang si kecil menyentuh benda tajam.

NEWSLETTER

Mau dapat lebih banyak inspirasi dari Shopee? Yuk, sign up ke newsletter kami!

LEAVE A COMMENT

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita sebelumyaPerkembangan Bayi Usia 4-6 Bulan, dari Tengkurap hingga Persiapan MPASI
Berita berikutnyaLincahnya Si Kecil di Usia 10-12 Bulan, Apa Saja yang Harus Moms Perhatikan?