X

Moms Hati-Hati, Inilah Bahaya Telat Mengganti Popok Bayi

Perhatikan kebersihan dan kesehatan bayi Anda.

Merawat bayi tidak semudah yang kita pikirkan, karena ada banyak masalah kesehatan yang harus dijaga dengan baik. Bayi lebih rentan terhadap berbagai penyakit, entah itu dari nutrisi, pakaian, dan popok.

Pampers atau popok menjadi bagian hal yang tidak bisa dipisahkan dari bayi, mengingat setiap harinya Si Kecil pasti menggunakannya. Saat pampers berisi terlalu banyak air kencing dan feses, hal tersebut bisa membahayakan kulit bayi, apalagi bila tidak segera dibersihkan. Berikut ini bahaya telat mengganti pampers bayi yang harus Anda ketahui.

Diaper Rash

Diapers rash menjadi bahaya telah mengganti popok yang sering dialami. Hal ini ditandai dengan munculnya gatal kemerahan di area pantat bayi. Diapers rash akan membuat bayi rewel terus dan tidak nyaman. Bahkan bisa membuat rasa gatalnya semakin parah dan luka. Kondisi ini dikenal juga dengan istilah ruam popok. Ditandai dengan hangat saat disentuh, sedikit bengkak, kulit di sekitar selangkangan merah hingga paha dan perut bayi.

Dermatitis Atopik

Ketika orang tua mengganti pampers bayi terlalu lama, akan mengakibatkan dermatitis atopik. Penyakit ini dikenal juga dengan istilah eksim susu. Kondisi ini memang sering dialami oleh bayi dan anak usia di bawah dua tahun ditandai dengan radang kulit parah disertai gatal bintik-bintik kemerahan. Membuat kulit terlihat kering, menebal, bersisik, dan kehitaman

Infeksi Saluran Kemih

Bahaya telat mengganti pampers bayi juga bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Masalah inilah yang paling berbahaya. Jika tidak ditangani sejak dini, kinerja ginjal anak akan menurun dan berbahaya bagi kesehatannya. Untuk bayi baru lahir hingga usia 1 bulan, sebaiknya pampers diganti 1-2 jam sekali. Untuk usia diatasnya sekitar 3 jam sekali, jika buang air besar harus segera diganti, tidak mengenal waktu. Anda juga bisa menggunakan pampers kain, untuk menghemat pengeluaran.

Selain memperhatikan waktu pergantian popok, Shopee Moms juga harus tahu cara membersihkan alat kelamin bayi. Membersihkan alat kelamin dengan benar, bisa membuat kesehatan alat kelamin bayi tetap terjaga. Pastikan tangan anda bersih, kemudian bersihkan dari arah depan ke belakang. Jangan bersihkan dari arah sebaliknya, karena akan membuat kuman di anus pindah ke kemaluan.

Banyak orang tua yang menggunakan bedak atau diaper cream. Produk tersebut hanya diperbolehkan dipakai di area lipatan anus atau paha saja. Tidak boleh diberikan pada alat kelamin bayi, karena bisa menutupi saluran dan menjadikan sarang jamur. Dengan memperhatikan semua hal di atas, bayi bisa tumbuh menjadi anak yang sehat.

Gunawan S.Hum

 

Pregnancy Info
Tags: 0-3 Bulanedukasimerawat bayipamperstips parenting
2 COMMENTS
Leave a Comment