Cara Lindungi Si Kecil dari Bahaya Sengatan Listrik

Anak bisa bermain dengan aman, orang tua pun tenang

0
208

Menurut sebuah penelitian dari National Fire Protection Association, sekitar 2.400 anak-anak menderita trauma berat dan luka bakar akibat tersengat listrik karena memasukkan tangannya ke lubang colokan sumber listrik. Lebih mengkhawatirkannya lagi, sekitar 12 anak-anak meninggal dunia akibat listrik setiap tahunnya.

Data penelitian di atas pastinya semakin mengingatkan kita, sebagai orang tua,  pada bahaya listrik untuk anak dan pentingnya menciptakan rumah yang aman agar si kecil lebih bebas saat bermain tanpa perlu menimbulkan rasa khawatir. Oleh karena itu, agar hal buruk tak terjadi pada si kecil, cobalah ikuti 3 tips berikut ini.

Pasang penutup stop kontak

Penempatan stop kontak yang umumnya mudah diraiah kerap dilirik rasa ingin tahu anak yang besar. Tak jarang si kecil pun menghampirinya dengan niat untuk bermain dengan lubang yang pastinya dipenuhi oleh aliran listrik. Jika eksistensi stop kontak yang kerap dilirik oleh rasa penasaran si kecil kerap membuat khawatir, kamu bisa memasang alat khusus berupa cover untuk menutup aksesnya. Dengan kehadiran alat ini, bahaya si kecil tersengat listrik pun bisa diminimalisasi, dan ia pun bisa bermain di sekitar area terminal listrik dengan lebih aman.

Gunakan safety plug

Selain dengan menyembunyikannya di balik sebuah cover, kamu juga bisa mengandalkan penutup lubang stop kontak yang biasanya terbuat dari plastik. Dengan tersembunyinya lubang stop kontak, si kecil pun tak lagi akan meliriknya dan menjadikannya bahan mainan.

Sembunyikan kabel dengan cover

Selain stop kontak, kabel listrik yang menjuntai tak karuan juga dapat menjadi salah satu sumber bahaya untuk si kecil lho. Bukan hanya dapat menyebabkan sang anak tersetrum perpanjangan kabel yang tidak rapi juga dapat memunculkan risiko tersangkut hingga terjatuh, dan tak jarang mengundang tangan nakal si kecil untuk menariknya. Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan tersebut, kamu bisa menggunakan duct cord cover atau lakban untuk menutupi atau melindungi perpanjangan kabel agar tak mudah dijangkau dan diakses oleh si kecil. Kini banyak juga sarung penutup kabel yang tersedia di pasaran, sehingga untaian kabel yang kerap membuat ruangan terlihat berantakan pun lebih tersembunyi.

WN