Sumber: freepik.com/@aukid
Token listrik yang tiba-tiba habis sering kali bikin panik, apalagi jika lampu sudah mati dan aktivitas di rumah terhenti. Maka dari itu, memahami cara mengisi token listrik di meteran prabayar yang sudah habis menjadi hal penting agar listrik bisa segera menyala kembali tanpa kebingungan.
Artikel ini akan membahas panduan praktis dan mudah dipahami tentang cara mengisi token listrik di meteran prabayar, mulai dari menyiapkan nomor meteran, membeli token listrik, memasukkan kode token dengan benar, hingga mengatasi masalah umum yang sering muncul setelah token diisi. Yuk, simak!
Saat token listrik habis dan meteran menunjukkan 0 kWh, listrik akan otomatis mati. Kondisi ini sering membuat panik, padahal proses pengisian token sebenarnya cukup sederhana jika dilakukan dengan urutan yang benar. Berikut cara mengisi token listrik yang sudah habis di meteran prabayar:
Sebelum mengisi token, cek terlebih dahulu apakah listrik mati karena token benar-benar habis (0 kWh) atau karena MCB (Miniature Circuit Breaker) turun akibat beban berlebih. Jika MCB turun, naikkan kembali MCB terlebih dahulu. Mengisi token tidak akan berpengaruh jika MCB masih dalam posisi turun.
Tekan tombol Enter atau Check pada meteran untuk menyalakan layar. Biasanya layar akan menampilkan informasi saldo atau siap menerima input token.
Pada tahap ini, pastikan kamu sudah memiliki kode token 20 digit yang sudah kamu beli. Token listrik prabayar bisa dibeli melalui berbagai kanal, seperti minimarket, ATM, mobile banking, atau aplikasi digital.
Jika ingin cara yang praktis tanpa keluar rumah, kamu juga bisa membeli token listrik melalui Shopee di menu produk digital. Setelah pembayaran berhasil, kamu akan menerima kode token 20 digit yang siap dimasukkan ke meteran.
Ketik kode token perlahan dan berurutan sesuai 20 digit yang tertera di struk atau aplikasi. Kesalahan satu angka saja bisa membuat token gagal masuk, jadi pastikan berhati-hati, ya!
Setelah semua angka dimasukkan, tekan tombol Enter/Confirm (umumnya tombol merah). Jika berhasil, layar meteran akan menampilkan keterangan seperti ACCEPT, ACCEPTED, atau BENAR, dan saldo kWh akan bertambah.
Pastikan saldo kWh sudah bertambah di layar meteran. Hal ini penting untuk memastikan token benar-benar berhasil masuk dan listrik aman digunakan kembali.
Jika muncul tulisan REJECT, REJECTED, atau token tidak masuk, lakukan langkah berikut:
Baca juga: Perbedaan Listrik Prabayar dan Pascabayar
Pada dasarnya, token listrik tidak hangus karena waktu. Namun, token bisa menjadi tidak berlaku jika kamu terlalu banyak melakukan transaksi pembelian token baru tanpa memasukkan token lama terlebih dahulu (dalam jumlah puluhan transaksi). Untuk menghindarinya, segera masukkan token ke meteran setelah membelinya dan simpan bukti pembelian.
Demikian cara membeli dan mengisi token listrik di meteran prabayar yang sudah habis bisa dengan mudah. Asalkan langkah-langkahnya diikuti dengan benar dan tidak terburu-buru, kamu pasti akan berhasil.
Untuk kemudahan dan kepraktisan, pembelian token listrik kini bisa dilakukan secara online melalui Shopee tanpa perlu keluar rumah. Caranya mudah, kamu bisa pergi ke beranda Shopee, lalu pilih menu Pulsa, Tagihan & Tiket. Di halaman itu, pilih Listrik PLN dan lakukan pembelian yang kamu butuhkan.
Selain itu, lengkapi juga kebutuhan belanja dengan praktis di Shopee. Tanpa harus keluar rumah, kamu bisa check out produk-produk yang kamu perlukan dan membayarnya dengan beragam metode, mulai dari ShopeePay hingga COD. Terdapat juga promo-promo menarik yang bisa kamu gunakan untuk membuat belanja semakin hemat, seperti voucher gratis ongkir, cashback, dan diskon toko.
Jadi, apa pun kebutuhanmu bisa terpenuhi dengan mudah lewat transaksi di Shopee. Yuk, akses Shopee sekarang untuk beli token listrik hingga belanja sehari-hari!
Baca juga: 6 Cara Mudah Cek Tagihan Listrik dan Cara Membayarnya, Praktis!
Home & Living