Content Creator: Pengertian dan Tanggung Jawabnya

content creator adalah

Perkembangan internet telah mengubah beberapa hal. Salah satunya adalah mata pencaharian yang semakin bervariatif, seperti profesi pembuat konten. Content creator adalah profesi modern yang memiliki tugas utama merancang dan membuat sebuah konten dalam berbagai bentuk, baik dalam bentuk audio visual ataupun dalam bentuk tulisan.

Konten-konten tersebut kemudian diunggah ke media sosial seperti Instagram atau YouTube. Untuk bisa menjadi kreator konten, kamu harus peka akan berbagai tren terbaru di dunia maya. Namun, ada juga seorang kreator konten yang membuat konten menurut keinginannya sendiri dan tidak mengikuti selera pasar. Itu sah-sah saja, kok, Sobat Shopee!

Tugas content creator adalah membuat konten, mereka perlu tahu tips-tips jitunya biar cepat sukses. Jika Sobat Shopee tertarik menjadi seorang content creator, simak penjelasan lebih lanjut di informasi berikut ini.

Baca Juga: Apa Itu Shopee Affiliate Program? Yuk, Cari Tahu dan Dapatkan Penghasilan Tambahan!

Apa Itu Content Creator?

Content creator adalah seseorang yang bertugas membuat konten tentang suatu hal dalam bentuk apa pun, mulai dari video, foto, bahkan tulisan. Jadi, kreator konten atau disebut juga kreator adalah pekerjaan yang menuntut seseorang untuk lebih kreatif dan memiliki inovasi saat membuat sebuah konten.

Kreator tidak melulu berkaitan dengan promosi produk atau marketing. Ada juga beberapa content creator yang membuat konten sesuai dengan kemauannya sendiri.

Namun, saat ini profesi content creator adalah banyak menjalin kerja sama dengan suatu perusahaan atau brand untuk membuat konten promosi suatu produk. Dengan cara tersebut, suatu perusahaan dapat menjual produknya secara lebih luas dan menggapai banyak konsumen.

Maka dari itu, kreator konten perlu membuat konten yang unik dan fresh agar dapat menarik audiens atau viewers karena ciri khas kontennya. Alasannya, ada banyak creator di luar sana yang bisa jadi memiliki jenis konten yang mirip atau bahkan sama. 

Perbedaan Content Creator dan Influencer

Content creator dan influencer memiliki beberapa kesamaan, diantaranya yaitu fokus membuat konten digital. Mereka mencari sebanyak mungkin audiens atau penonton dan mengajaknya berinteraksi. Umumnya, seorang kreator konten juga memiliki skill untuk mengelola media sosial dan keterampilan membuat konten dengan seunik dan sekreatif mungkin.

Meski terkesan serupa, keduanya memiliki tujuan yang berbeda. Influencer lebih mengutamakan kerja sama dengan perusahaan atau brand, biasanya mereka akan monetisasi kontennya dan mengajak penonton untuk membeli produk. Sedangkan content creator lebih mengutamakan interaksi dan koneksi dengan audiens yang memiliki tujuan, gaya hidup, hingga value yang sama.

Tugas Content Creator

Sesuai namanya, tugas content creator adalah membuat konten dengan segala bentuk, mulai dari video hingga tulisan. Jika bekerja sama dengan suatu perusahaan, konten yang dibuat harus sesuai brief atau permintaan klien. Biasanya, konten yang dibuat membahas produk terbaru ataupun mengenai latar belakang perusahaan itu sendiri.

Content creator adalah orang atau divisi yang bertanggung jawab atas keberhasilan promosi di media sosial. Konten yang dibuat perlu dipikirkan secara matang, apakah harus menggunakan elemen tambahan seperti hashtag atau audio yang sedang banyak digunakan di suatu platform media sosial.

Contoh, di Shopee Video ada bagian Temukan. Halaman ini menampilkan video-video dengan hashtag dan kategori video yang sedang ramai diperbincangkan. Nah, kamu bisa memanfaatkan hashtag tersebut untuk membuat konten, seperti #RacunShopee, #ShopeeBeautyHaul, dan lainnya.

Dengan menggunakan hashtag maupun audio yang sedang ramai digunakan, konten yang kamu buat bisa ditonton oleh banyak orang dan meraih views tinggi. 

Tipe-tipe Content Creator

Terdapat berbagai jenis konten kreator. Diantaranya berikut ini:

1. Penulis

Merupakan seseorang yang membuat konten dalam bentuk teks. Ini misalkan penulis blog fashion yang mengulas tren terbaru dan memberikan tips styling, penulis artikel opini di media online yang membahas isu-isu terkini. Tipe ini sering dikenal sebagai content writer ataupun creative writer.

2. Videographer

Videografer adalah content writer yang membuat konten dalam bentuk video atau audio visual. Contohnya, youtuber yang membuat video vlog tentang travelling dan kuliner, atau pembuat video edukasi di Instagram tentang sains dan teknologi.

3. Affiliator

Nah, posisi yang satu ini juga banyak diincar karena bisa menghasilkan pundi-pundi uang hanya dari rumah. Seorang affiliator bertugas untuk mempromosikan produk dari sebuah bisnis atau perusahaan. Apabila semakin banyak penonton yang membeli produk tersebut, maka semakin banyak juga komisi yang kamu dapatkan.

4. Fotografer

Merupakan kreator konten yang membuat konten dalam bentuk foto. Ada bermacam fotografer tergantung dengan tipe ojek yang mereka foto. Diantaranya adalah food fotograger yang memotret makanan, fotografer pernikahan yang mengabadikan momen spesial pernikahan, fotografer stock yang menjual foto mereka di platform online.

5. Illustrator 

Ilustrator atau graphic designer adalah orang yang membuat konten dalam bentuk desain grafis. Bentuknya bisa dalam bentuk poster cetak ataupun unggahan di media sosial, blog, ataupun sebagai ilustrasi dalam video. 

6. Youtuber

Youtuber atau vlogger adalah salah satu profesi content creator yang paling populer belakang ini. Seorang vlogger bertugas untuk membuat konten video yang berisi tentang pengalaman traveling, tutorial memasak, menggambar, dan sebagainya yang bersifat menghibur ataupun informatif. 

Mereka akan mencari sebanyak-banyaknya subscriber dengan cara menampilkan konten video yang kreatif dan menarik. Seorang youtuber biasanya mendapatkan uang dari hasil adsenses, sponsorship, hingga kolaborasi dengan brand atau perusahaan tertentu. 

7. Podcaster

Berbeda dengan youtuber, seorang podcaster biasanya membuat konten dalam bentuk audio. Umumnya mereka akan berbagai cerita, pengalaman, atau informasi menarik dalam bentuk audio yang bisa diputar secara live streaming atau download. Untuk menarik lebih banyak audience, mereka juga akan mengajak podcaster lain berkolaborasi membahas tema tertentu atau topik yang sedang viral.

8. Social Media Creator

Nah, content creator yang satu ini berfokus di media sosial. Mereka akan membuat content yang menarik dan kreatif, lalu mengunggahnya di media sosial, seperti Twitter, Instagram, TikTok, dan lainnya. Umumnya, mereka akan fokus menargetkan audiens tertentu. Konten-kontennya juga dibuat dengan kategori yang spesifik, mulai dari games, beauty, fashion, dan lainnya.

Kualifikasi Content Creator

Siapa saja bisa menjadi seorang content creator, namun apabila kamu ingin bekerja sebagai seorang content creator yang profesional di sebuah perusahaan atau brand, maka kamu akan membutuhkan beberapa kualifikasi berikut ini:

1. Akademik atau Pendidikan

Salah satu kualifikasi yang dibutuhkan untuk menjadi content creator profesional adalah latar belakang pendidikan atau akademik yang mumpuni. Kebanyakan perusahaan mencari content creator yang memiliki gelar sarjana. Namun, tak sedikit pula perusahaan yang juga masih menerima creator yang berlatang belakang lulusan SMA.

Kembali lagi, skill adalah faktor penting untuk bisa menekuni pekerjaan di bidang ini. Kamu bisa menunjukkan kemampuanmu melalui portofolio yang bisa kamu kirimkan ke perusahaan incaranmu.

2. Pengalaman

Selain, latar belakang pendidikan yang mendukung, pengalaman kerjamu juga menjadi pertimbangan penting ketika sebuah perusahaan mencari content creator profesional. Namun, apabila kamu merupakan seorang fresh graduate atau lulusan baru tak perlu khawatir. 

Cobalah untuk menyusun berbagai pengalaman selama kamu magang atau bergabung sebagai volunteer atau ikut organisasi. Jadikanlah sebuah portofolio yang menarik. Ini akan menjadi nilai jual yang bisa kamu tawarkan ke perusahaan impianmu.

Jenjang Karir Content Creator

Dalam sebuah perusahaan content creator biasanya tergabung dalam satu divisi yaitu divisi konten. Namun, pekerjaan juga bisa tergabung dalam divisi lain seperti divisi hubungan masyarakat atau dvisi publikasi. Sama seperti kebanyakan pekerjaan, ini juga memiliki jenjang karir. Berikut adalah jenjang karir kreator konten. 

1. Junior Content Creator

Junior creator adalah pekerjaan kreator konten yang paling awal. Biasanya posisi ini diisi oleh karyawan magang. Posisi ini bertugas sebagai asisten yang membantu penulis senior dalam membuat artikel, membuat konten media sosial untuk perusahaan.

2. Content Creator

Ini merupakan tahapan selanjutnya dari junior. Pada tahapan karir ini, seorang kreator konten sudah harus mampu memproduksi konten secara mandiri s. Contohnya seperti embuat konten blog dan media sosial untuk perusahaan, menghasilkan video Youtube dan Instagram secara mandiri. Selain sebagai jenjang karir, posisi ini juga dapat bekerja lepas atau freelance dan menerima pekerjaan dari berbagai klien. 

3. Senior Content Creator

Senior content creator adalah kreator yang berpengalaman. Biasanya, mereka memimpin tim konten di sebuah perusahaan media. Sorang senior kreator bertanggung jawab atas strategi dan kualitas konten. Selain itu, posisi ini juga bertugas memberikan pelatihan dan mentoring kepada junior.

4. Content Manager

Content manager adalah orang yang bertugas memimpin tim kreatir di perusahaan. Ini misalkan perusahaan e-commerce. Tugas dari content manager adalah menyusun strategi konten untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan, bekerja sama dengan tim marketing dan sales, serta tugas-tugas lainnya. 

5. Head of Content

Head of Content adalah tingkatan tertinggi dalam karir content creator. Sebab, Head of Content Bertanggung jawab atas keseluruhan strategi dan tim kreator di sebuah perusahaan. Selain itu, ia juga mengembangkan visi dan misi content marketing perusahaan dan membangun hubungan dengan influencer dan media.

Skill-skill yang Dibutuhkan Content Creator

1. Kemampuan Riset 

Seorang kreator konten harus mampu memiliki kemampuan riset. Sebab, konten yang baik tentu merupakan hasil dari riset yang baik. Maka dari itu, riset menjadi kemampuan penting yang harus dimiliki oleh seorang pembuat konten. 

2. Kemampuan Menulis

Kemampuan menulis tidak hanya harus dimiliki oleh penulis saja. Sebab, konten dalam bentuk apapun pasti diawali dengan tulisan seperti script, brief, dan lainnya. 

3. Kreativitas

Seorang content creator harus memiliki pemikiran yang kreatif. Mereka harus mampu menghasilkan ide-ide segar untuk konten, menemukan cara yang unik untuk menyampaikan informasi, membuat konten yang bagus secara visual. 

Menjadi seorang kreator di era digital saat ini menawarkan peluang yang luas. Dari memahami berbagai tipe pembuat konten, mengidentifikasi jenjang karir, hingga mengembangkan skill yang diperlukan, jalan menjadi creator konten yang sukses memang membutuhkan dedikasi, kreativitas, dan adaptasi terhadap perubahan tren. Namun pada akhirnya, kunci untuk berhasil di dunia content creation adalah tetap autentik, terus belajar, dan tidak pernah takut untuk mengekspresikan kreativitas kamu.

10 Tips Sukses Jadi Content Creator

sumber: freepik.com/ @artursafronovvvv

Nah, jika Sobat Shopee ingin sukses dengan menggeluti profesi content creator ini. Kamu wajib mengetahui beberapa tips jitu agar bisa berhasil menjadi konten kreator terkenal dan meraih pundi-pundi uang yang menguntungkan. Simak tips berikut ini ya!

  • Tentukan Jenis Konten sesuai Tujuanmu

Langkah penting yang perlu kamu lakukan jika ingin sukses menjadi seorang content creator adalah menentukan jenis konten yang sesuai dengan tujuanmu. Dengan menentukan jenis konten yang kamu minati, hal ini akan mempermudah Sobat Shopee untuk mencapai tujuan. Cobalah untuk memilih konten yang paling banyak ditonton seperti konten tips and trick, DIY, tutorial make up, hingga review produk kecantikan atau otomotif.

  • Tunjukan Originalitas Kontenmu

Untuk bisa sukses, kamu harus menyajikan konten yang original dan menarik. Cobalah untuk menyuguhkan hal yang baru, kreatif, dan unik agar kontenmu terlihat berbeda di pasaran. Ini akan menjadi angin segar untuk para penonton. 

  • Unggah Konten Secara Konsisten

Salah satu kunci untuk sukses menjadi content creator adalah dengan mengunggah konten secara konsisten. Ciptakan jadwal yang teratur agar penonton bisa tahu kapan mereka bisa menyaksikan konten terbarumu. 

  • Pelajari Siapa Penontonmu

Ini adalah salah satu hal penting yang wajib diketahui oleh seorang creator. Cobalah untuk mengenali dan mempelajari siapa penontonmu, mulai dari gender, usia, lokasi tinggal, pekerjaan, dan sebagainya. Dengan ini, kamu bisa lebih mudah menargetkan konten buatanmu ke sasaran yang tepat.

  • Bangun Interaksi dengan Penonton

Selanjutnya, Sobat Shopee harus bisa menciptakan interaksi dengan penonton secara dekat. Cobalah untuk selalu melibatkan penonton ketika kamu membuat konten seperti membalas komentar atau mengajak audience berdiskusi.

  • Rajin Melakukan Riset dan Membaca

Agar kamu bisa membuat kontenmu menarik dan informatif, pastikan untuk rajin membaca dan melakukan riset secara mendalam. Tujuan hal ini wajib dilakukan content creator adalah agar kamu tidak memberikan informasi yang salah ke penonton. Semakin ahli kamu dalam sebuah topik, maka akan semakin banyak penonton yang menyukai kontenmu.

  • Ajak Creator Lain Berkolaborasi

Untuk memperluas jangkauan penonton, kamu bisa mengajak konten kreator lain untuk berkolaborasi. Kamu bisa menciptakan ide-ide baru dengan melakukan kerjasama dengan creator yang membuat jenis konten berbeda. Ini akan menjadi gebrakan baru yang menarik perhatian penonton. Dengan berkolaborasi, kamu juga bisa saling bertukar banyak ilmu agar bisa semakin berkembang di bidang yang kamu geluti.

  • Mengiklankan Kontenmu

Di zaman era digital yang terus berkembang pesat, kamu bisa banget mengiklankan konten video atau fotomu secara berbayar agar lebih mudah dicapai oleh para penonton. Dengan fitur ini, kontenmu akan direkomendasikan ke lebih banyak audience.

  • Memahami Trendings

Umumnya, konten yang paling cepat naik adalah konten yang viral. Oleh karena itu, pastikan agar kamu selalu up to date tentang topik atau berita terbaru. Hal ini juga bisa memberikan gambaranmu terkait konten yang menarik untuk dibuat agar memperoleh lebih banyak audience. Buatlah konten yang relevan dengan sekreatif mungkin, hal ini akan terlihat sangat menarik di mata penonton.

  • Manfaatkan Media Sosial untuk Memantau Traffic

Salah satu tips sukses menjadi content creator adalah memanfaatkan akun media sosial untuk memantau traffic dan mempromosikan kontenmu. Dengan ini, kamu bisa fokus untuk terus meningkatkan traffic konten agar meraih audience yang lebih luas dan banyak.

 

Baca Juga: Bisa Dapat Penghasilan Tambahan, Berikut Tips Sukses Menjadi Shopee Affiliates!

Gabung Jadi Shopee Affiliate Sekarang!

Nah, itu dia penjelasan mengenai apa itu kreator dan tugasnya. Content creator adalah salah satu profesi yang cukup menjanjikan, lho! Jika ingin menjadi seorang  kreator konten dan ingin penghasilan tambahan, kamu bisa bergabung menjadi Shopee Affiliates!

Shopee Affiliate adalah program afiliasi yang dapat memberikan banyak keuntungan untuk kamu, salah satunya adalah komisi besar yang menjanjikan. Pastikan kamu memiliki akun media sosial pribadi yang aktif dan tidak di-private, serta membuat konten yang original, ya. Jika syarat tersebut sudah terpenuhi, kamu bisa langsung mulai menjadi affiliates di Shopee.

Ya, salah satu cara untuk sukses menjadi content creator adalah bergabung menjadi Shopee Affiliates. Tunggu apa lagi? Yuk, segera gabung dan nikmati deretan keuntungannya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *