Membaca novel berlatar masa lalu dapat menjadi cara menyenangkan untuk mengenal sejarah. Berbagai peristiwa politik, kehidupan kerajaan, perjuangan masyarakat, hingga perang besar disampaikan melalui tokoh dan konflik yang membuat ceritanya lebih mudah dipahami.
Nah, kalau kamu mulai bosan membaca buku novel remaja dengan alur yang hampir mirip, novel sejarah bisa menjadi pilihan bacaan yang menarik. Yuk, simak rekomendasi novel sejarah berikut!
Contoh Novel Sejarah yang Seru untuk Dibaca
Novel sejarah umumnya menggabungkan peristiwa nyata dengan unsur fiksi yang dikembangkan oleh penulis. Tokoh, dialog, dan konflik tertentu mungkin berasal dari imajinasi, tetapi latar waktu serta keadaan sosialnya berkaitan dengan sejarah. Berikut contoh novel sejarah terbaik yang bisa kamu pilih:
Novel Sejarah Bertema Kolonialisme dan Perjuangan Kemerdekaan
Novel genre sejarah bertema kolonialisme menggambarkan kehidupan masyarakat saat Indonesia masih berada di bawah kekuasaan penjajah. Ceritanya membahas ketidakadilan, pendidikan, identitas kebangsaan, dan perjuangan melawan penjajahan. Adapun beberapa rekomendasi yang bisa kamu baca adalah sebagai berikut:
1. Bumi Manusia – Pramoedya Ananta Toer
Bumi Manusia mengikuti kehidupan Minke, pemuda pribumi terpelajar yang hidup pada masa kolonial Belanda. Hubungannya dengan Annelies dan Nyai Ontosoroh membawanya berhadapan dengan persoalan hukum, diskriminasi, pendidikan, serta perbedaan kedudukan sosial.
2. Max Havelaar – Multatuli
Novel ini memperlihatkan praktik kolonial yang merugikan masyarakat Hindia Belanda. Tokoh Max Havelaar berusaha menentang penyalahgunaan kekuasaan oleh pejabat setempat, meskipun perjuangannya menghadapi banyak hambatan.
3. Burung-Burung Manyar – Y.B. Mangunwijaya
Cerita novel ini berpusat pada Teto dan Larasati yang memiliki pandangan berbeda tentang perjuangan Indonesia. Hubungan keduanya menjadi rumit karena pilihan politik, pengalaman keluarga, dan cara mereka memahami makna kemerdekaan.
4. Cantik Itu Luka – Eka Kurniawan
Cantik Itu Luka menceritakan kehidupan Dewi Ayu dan keturunannya sejak masa kolonial, pendudukan Jepang, hingga Indonesia merdeka. Novel ini memadukan sejarah, konflik keluarga, tragedi, dan unsur magis dalam alur yang sulit ditebak.
Novel Sejarah Bertema Kerajaan dan Perebutan Kekuasaan
Kategori novel sejarah bertema kerajaan cocok bagi kamu yang menyukai cerita tentang kehidupan istana, strategi politik, perang antarkerajaan, serta tokoh-tokoh besar dari masa lampau. Konflik novel ini biasanya berisi kekuasaan dan kesetiaan. Berikut beberapa rekomendasinya:
1. Arok Dedes – Pramoedya Ananta Toer
Arok Dedes mengangkat kisah perebutan kekuasaan di Tumapel. Ken Arok digambarkan sebagai tokoh yang cerdas membaca keadaan, menyusun strategi, dan memanfaatkan ketidakpuasan masyarakat untuk menjatuhkan penguasa.
2. Gajah Mada: Hamukti Palapa – Langit Kresna Hariadi
Novel ini mengikuti perjuangan Gajah Mada dalam menjaga Majapahit dan mewujudkan cita-cita menyatukan Nusantara. Ceritanya dipenuhi pertempuran, pengkhianatan, penyusupan, serta persaingan di lingkungan kerajaan.
3. Arus Balik – Pramoedya Ananta Toer
Arus Balik menggambarkan perubahan besar di Nusantara setelah kekuatan Majapahit mulai melemah. Perdagangan, konflik antarpenguasa, dan kedatangan bangsa asing menjadi bagian penting dalam perjalanan para tokohnya.
Baca juga: Ini Perbedaan Buku Fiksi dan Nonfiksi, Jangan Sampai Salah!
Novel Sejarah Bertema Konflik Politik Indonesia
Novel bertema politik menghadirkan pengalaman orang-orang yang terdampak oleh perubahan kekuasaan, penangkapan, pengasingan, dan pembatasan kebebasan. Ceritanya tidak hanya menyoroti peristiwa besar, tetapi juga luka yang dirasakan oleh keluarga. Inilah beberapa buku novel sejarah bertema konflik politik yang bisa kamu baca:
1. Amba – Laksmi Pamuntjak
Amba memadukan kisah cinta dengan tragedi politik Indonesia pada 1965. Pencarian Amba terhadap Bhisma membawanya ke Pulau Buru dan membuka kembali berbagai kenangan yang tersimpan selama puluhan tahun.
2. Pulang – Leila S. Chudori
Novel ini bercerita tentang orang-orang Indonesia yang hidup di luar negeri setelah peristiwa politik 1965. Melalui Dimas Suryo dan keluarganya, pembaca diajak memahami kerinduan terhadap tanah air serta persoalan identitas.
3. Laut Bercerita – Leila S. Chudori
Laut Bercerita mengikuti perjuangan aktivis mahasiswa menjelang berakhirnya pemerintahan Orde Baru. Kisahnya memperlihatkan keberanian para aktivis sekaligus kesedihan keluarga yang menunggu kabar dari orang-orang terdekatnya.
4. Ronggeng Dukuh Paruk – Ahmad Tohari
Cerita berpusat pada Srintil, perempuan yang dipercaya membawa kembali tradisi ronggeng di Dukuh Paruk. Kehidupannya berubah ketika keadaan desa mulai tersinggung oleh gejolak sosial dan politik pada dekade 1960-an.
Novel Sejarah Bertema Budaya dan Kehidupan Masyarakat
Selain perang dan politik, novel sejarah juga dapat memperlihatkan perkembangan budaya, usaha keluarga, tradisi daerah, serta perubahan sosial yang terjadi dari satu generasi ke generasi berikutnya. Adapun beberapa rekomendasinya adalah sebagai berikut:
1. Gadis Kretek – Ratih Kumala
Gadis Kretek menghubungkan pencarian terhadap Jeng Yah dengan sejarah keluarga pengusaha kretek. Ceritanya menghadirkan persaingan bisnis, hubungan cinta, rahasia keluarga, serta perkembangan industri kretek di Indonesia.
2. Orang-Orang Oetimu – Felix K. Nesi
Berlatar di wilayah Timor, novel ini menampilkan kehidupan masyarakat yang dipengaruhi oleh kolonialisme, militer, agama, dan perebutan kekuasaan. Pembahasannya tajam, tetapi disampaikan dengan humor serta karakter yang unik.
Baca juga: Imajinatif! Cek 8 Rekomendasi Novel Fiksi yang Wajib Kamu Baca!
Novel Sejarah Bertema Perang Dunia
Novel dalam genre sejarah bertema Perang Dunia mengajak pembaca untuk melihat dampak perang dari sudut pandang masyarakat awam. Fokusnya tidak hanya pada pertempuran, tetapi juga pada kehilangan, persahabatan, keberanian, dan upaya untuk bertahan hidup. Berikut beberapa rekomendasinya:
1. The Book Thief – Markus Zusak
Berlatar Jerman pada masa Perang Dunia II, novel ini mengikuti Liesel, seorang anak yang menemukan ketenangan melalui buku. Di tengah kekuasaan Nazi, ia belajar tentang arti keberanian, persahabatan, kehilangan, dan kekuatan kata-kata.
2. All the Light We Cannot See – Anthony Doerr
Novel ini mempertemukan Marie-Laure, gadis tunanetra asal Prancis, dengan Werner, pemuda Jerman yang memiliki keahlian dalam bidang radio. Perjalanan keduanya berlangsung di tengah Perang Dunia II dan memperlihatkan bagaimana manusia mempertahankan harapan di tengah kesulitan.
Itulah beberapa contoh novel sejarah berdasarkan tema kolonialisme, kerajaan, konflik politik, kehidupan masyarakat, dan Perang Dunia. Setiap kategori menawarkan suasana serta sudut pandang yang berbeda, sehingga kamu dapat memilih novel sesuai dengan jenis cerita yang paling menarik.
Tertarik untuk membaca salah satunya? Yuk, check out buku incaran kamu sekarang di Shopee!
Tersedia berbagai promo menarik serta voucher gratis ongkir yang membuat belanja lebih hemat. Selain itu, metode pembayarannya pun beragam, mulai dari ShopeePay, transfer bank, hingga COD, sehingga kamu bisa menyesuaikannya dengan kebutuhanmu.
Baca juga: Inilah 10 Manfaat Membaca Buku yang Jarang Disadari
