Dalam prosesi akad nikah, ijab kabul bahasa Arab menjadi salah satu lafaz yang sering digunakan untuk mengesahkan pernikahan menurut syariat Islam.
Ijab kabul merupakan bagian dari rukun nikah yang berisi pernyataan kesepakatan antara wali mempelai perempuan dan mempelai pria, serta harus dilakukan di hadapan dua orang saksi.
Lalu, seperti apa bacaan ijab kabul bahasa Arab, doa pernikahan, serta tata cara pelaksanaannya? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini!
Bacaan Ijab Kabul dalam Bahasa Arab
Dalam akad nikah, bacaan ijab dapat berbeda tergantung siapa yang mengucapkannya, baik ayah kandung, wali selain ayah, maupun pihak yang mendapat kuasa dari wali.
Sementara itu, mempelai pria menyampaikan lafaz kabul sebagai tanda penerimaan akad nikah tersebut. Berikut bacaan ijab kabul nikah dalam bahasa Arab beserta artinya:
1. Kalimat Ijab Bahasa Arab yang Diucapkan oleh Ayah Kandung Pengantin Perempuan
أَنكَحْتُكَ وَزَوَّجْتُكَ مَخْطُوْبَتَكَ بِنْتِي …… بِمَهْرِ …… حَالًا
“Ankaḫtuka wa zawwajtuka makhthûbataka bintî…… bi mahri …… hâlan.”
Artinya: “Saya nikahkan kamu dan saya kawinkan kamu dengan perempuan pinanganmu, anak saya…… dengan mas kawin…… yang dibayar tunai.”
2. Kalimat Ijab Bahasa Arab yang Diucapkan oleh Wali Selain Ayah Kandung Pengantin Perempuan
أَنكَحْتُكَ وَزَوَّجْتُكَ مَخْطُوْبَتَكَ …… بِنْتَ …… بِمَهْرِ …… حَالًا
“Ankaḫtuka wa zawwajtuka makhthûbataka …… binta …… bi mahri …… hâlan.”
Artinya: “Saya nikahkan kamu dan saya kawinkan kamu dengan perempuan pinanganmu …… binti…… dengan mas kawin…… yang dibayar tunai.”
3. Kalimat Ijab Bahasa Arab yang Diucapkan oleh Wakil Wali
أَنكَحْتُكَ وَزَوَّجْتُكَ مَخْطُوْبَتَكَ …… بِنْتَ …… الَّتِي وَكَّلَنِي وَلِيُّهَا بِمَهْرِ …… حَالًا
“Ankaḫtuka wa zawwajtuka makhthûbataka …… binta …… allatî wakkalanî waliyyuhâ bi mahri …… hâlan.”
Artinya: “Saya nikahkan kamu dan saya kawinkan kamu dengan perempuan pinanganmu …… binti…… yang walinya telah memberikan kuasa kepada saya dengan mas kawin…… yang dibayar tunai.”
4. Kalimat Ucapan Ijab Kabul Mempelai Pria Bahasa Arab
قَبِلْتُ نِكَاحَهَا وَتَزْوِيْجَهَا بِالْمَهْرِ المذْكُوْرِ
“Qabiltu nikâḫahâ wa tazwîjahâ bil mahril madzkûr.”
Artinya: “Saya menerima nikah dan perkawinannya dengan mas kawin yang telah disebutkan.”
Baca juga: Doa Pengantin Baru setelah Ijab Kabul: Bahasa Arab & Latin
Tata Cara Pelaksanaan Ijab Kabul
Agar akad berjalan tertib dan sesuai syariat Islam, prosesi ijab kabul nikah dilakukan melalui beberapa tahapan berikut.
1. Mempertemukan Mempelai Pria dan Wali Nikah
Prosesi diawali dengan mempertemukan mempelai pria dan wali dari pihak mempelai perempuan untuk saling berhadapan. Tahap ini disaksikan oleh dua orang saksi sebagai syarat sahnya akad nikah menurut syariat Islam.
2. Penyampaian Khutbah Nikah
Setelah itu, penghulu atau imam menyampaikan khutbah nikah yang berisi nasihat tentang pernikahan, ajakan untuk bertakwa kepada Allah Swt., serta pengingat akan tanggung jawab suami dan istri dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Adapun teks khutbah nikah sebagai berikut:
إِنَّ الْحَمْدَ ِللهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
Artinya: “Segala puji hanya bagi Allah, kami memuji-Nya, memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya. Kami berlindung kepada Allah dari keburukan diri dan amal perbuatan kami. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah, tidak ada yang dapat menyesatkannya. Sebaliknya, barang siapa yang disesatkan-Nya, tidak ada yang mampu memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad SAW adalah hamba serta utusan-Nya.”
3. Pembacaan Doa dan Kalimat Syahadat oleh Mempelai Pria
Sebelum ijab kabul dimulai, mempelai pria dianjurkan membaca doa pembuka, seperti istighfar, dua kalimat syahadat, dan shalawat kepada Nabi Muhammad saw.
Bacaan ini biasanya dipandu oleh penghulu atau imam sebagai pengingat bahwa pernikahan merupakan bagian dari ibadah.
Baca juga: 100+ Ucapan Selamat Menikah Islami yang Penuh Makna
4. Pelaksanaan Ijab dan Kabul
Tahap ini merupakan inti dari akad nikah. Wali mengucapkan lafaz ijab sebagai pernyataan menikahkan mempelai perempuan, lalu mempelai pria mengucapkan lafaz kabul sebagai tanda penerimaan akad tersebut.
Selama prosesi berlangsung, keduanya berjabat tangan sebagai simbol penyerahan tanggung jawab dan kesepakatan pernikahan.
Karena ijab kabul menjadi syarat sah pernikahan dalam Islam, calon mempelai pria sebaiknya berlatih mengucapkan lafaz tersebut serta memahami maknanya agar prosesi dapat berjalan lancar dan khusyuk.
5. Membaca Doa setelah Ijab Kabul
Setelah ijab kabul selesai, kedua mempelai dapat membaca doa untuk memohon keberkahan dan kebaikan dalam kehidupan rumah tangga.
بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ
“Barakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khairin.”
Artinya: “Mudah-mudahan Allah memberkahi engkau dalam segala hal yang baik dan mempersatukan kamu berdua dalam kebaikan.”
Selanjutnya, dapat dilanjutkan dengan doa berikut:
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهَا وَخَيْرِ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ ، وَأَعُوْذَ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ
“Allahumma inni as’aluka min khoirihaa wa khoirimaa jabaltahaa ‘alaih. Wa a’udzubika min syarrihaa wa syarrimaa jabaltaha ‘alaih.”
Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikan dirinya dan kebaikan yang telah Engkau tetapkan atas dirinya. Aku juga berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan yang Engkau tetapkan atas dirinya.”
6. Penandatanganan Buku Nikah
Tahap terakhir adalah penandatanganan buku nikah oleh kedua mempelai setelah doa penutup selesai dibacakan.
Buku nikah yang telah disiapkan oleh petugas Kantor Urusan Agama (KUA) menjadi bukti resmi bahwa pernikahan telah tercatat secara administratif oleh negara.
Itulah pembahasan mengenai bacaan ijab kabul dalam bahasa Arab beserta tata cara melakukannya agar momen akad nikah berjalan khusyuk, sah, dan penuh berkah.
Mempersiapkan hari bahagia ini tentu tidak hanya seputar hafalan lafaz. Kamu juga bisa mendukung kelancaran ibadah seumur hidup ini dengan menyiapkan berbagai kebutuhan pernikahan, seperti set seserahan, mahar, dan pakaian akad untuk pasangan baru.
Kabar baiknya, semua perlengkapan akad nikah dan inspirasi hadiah pernikahan islami tersebut bisa kamu temukan dengan mudah di Shopee. Pilihannya lengkap, harganya terjangkau, serta tersedia banyak produk berkualitas dari toko lokal.
Belanja juga jadi lebih hemat berkat promo menarik, seperti diskon dan voucher gratis ongkir. Belum lagi metode pembayarannya yang super praktis, mulai dari ShopeePay, COD, hingga transfer bank.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, penuhi semua kebutuhan momen sakralmu atau cari kado pernikahan paling bermanfaat untuk orang terdekat sekarang juga dengan berbelanja di Shopee!
Baca juga: Kumpulan Ucapan Selamat Menikah untuk Sahabat dan Kerabat
