X

Inovasi Klub-klub Shopee Liga 1 Memantau Kebugaran Pemain

Begini cara klub-klub Shopee Liga 1 menjaga kebugaran pemainnya selama penangguhan kompetisi akibat pandemi virus corona.

Perkembangan virus corona masih terus meningkat di Indonesia. Situasi pandemi virus corona ini memaksa klub-klub yang berpartisipasi dalam Shopee Liga 1 2020 ‘meliburkan’ pemainnya. Jatah ‘libur’ yang seolah bertambah ini membuat klub-klub memutar otak mencari cara untuk terus memantau kebugaran dan perkembangan pemain mereka. Maklum saja, keadaan ini tentu menjadi pengalaman pertama bagi bagi banyak klub. Pihak klub harus membuat kebijakan yang bukan hanya menguntungkan namun juga mementingkan keamanan dan kesehatan pemain. Nah, berikut beberapa inovasi klub-klub Shopee Liga 1 dalam memantau kebugaran para pemain.
1. Memberikan program latihan di rumah

Source: bola.com

Bagi tim pelatih, kebugaran pemain adalah hal utama yang harus selalu dijaga. Situasi ‘libur’ ini membuat kebugaran pemain rentan turun jika tidak dipantau. Oleh karena itu, inovasi yang tepat dilakukan adalah dengan memberikan program latihan di rumah. Persib Bandung menjadi salah satu klub yang telah menjalankan invoasi program latihan di rumah. Menurut Budiman, hal ini penting agar ketika kembali berkumpul para pemain memiliki tingkat kebugaran yang sama.
“Kami akan lihat lagi kondisi semua pemain saat memulai kembali latihan bersama dan saat gabung latihan akan ada tes lagi.” ujar Budiman. Adapun program latihan yang diberikan adalah freeletics, anaerobik, strength, dan latihan sendi. “Senin program freeletics, Selasa anaerobik dari pelatih fisik dan strength, Rabu ada latihan sendi, Kamis kembali freeletics, dan Jumat anaerobik bersama strength.” Setiap pemain harus mengirimkan video sesi latihan mereka masing-masing. Para pelatih akan memantau mulai dari berapa detik waktu istirahat, berapa repetisi. Jika dirasa kurang, para pemain dapat menambah porsinya sendiri.
“Jadi jangan sampai kurang dari 60-70 persen, sehingga saat mulai latihan bersama kami tidak terlalu berat menaikannya lagi,” pungkas Budiman.
2. Memantau pemain via WhatsApp
Sama halnya dengan klub lain, Bojan Hodak dan PSM Makassar telah ‘meliburkan’ pemainnya. Sudah ‘libur’ hampir 3 minggu, para pemain dituntut harus disiplin menjaga kesehatan dan kebugaran masing-masing. Para tim pelatih PSM Makassar juga telah menyiapkan menu latihan harian untuk para pemain. Nah, menu latihan mandiri ini mereka sampaikan dengan memanfaatkan aplikasi WhatsApp. Tim pelatih menyiapkan materi workout yakni semacam senam.
“Tim pelatih telah mengirim materi workout ke masing-masing pemain. Workout itu semacam senam kira-kira.” ujar Sulaiman. Selain memberikan PR selama di rumah, pihak klub juga mengimbau para pemain untuk menjaga kesehatan selama masa virus corona. Program ini dipantau langsung oleh juru taktik asal Kroasia, yakni Bojan Hoda sang pelatih kepala. Herrie Setiawan, asisten pelatih tim Juku Eja menerangkan bahwa sang pelatih kepala memantau para pemain melalui WhatsApp setiap hari. “Jadi instruksi dan informasi Coach Bojan dengan pemain terus terjalin.” ungkap Herrie.
Hingga saat ini tentu belum ada kepastian kapan klub-klub Shopee Liga 1 akan kembali merumput. Maka dari itu pemantauan kebugaran pemain sangat penting, jika tiba-tiba liga dapat kembali bergulir. Selain pemain Shopee Liga 1, kita juga harus tetap menjaga kesehatan ya, Sobat Shopee!
Campaigns
Tags: shopee liga 1