X

9 Jenis Jerawat yang Paling Sering Muncul di Wajah dan Penyebabnya

Ternyata Ada Banyak Jenis Jerawat dengan Penanganan yang Berbeda, lho!

Tahukah Sobat Shopee bahwa ada berbagai jenis jerawat yang kerap muncul di wajah? Ya, ternyata jenis-jenis jerawat tidak hanya satu atau dua, tetapi setidaknya ada 9, lho!

Beberapa macam jerawat bisa jadi pernah tinggal di kulitmu. Namun, beberapa jenis yang lainnya mungkin baru kamu dengar saat ini.

Meski begitu, tenang saja Sobat Shopee. Agar tak penasaran, kamu bisa menyimak penjelasan mengenai apa saja jenis jerawat di wajah dan tubuh berikut ini!

Penyebab Munculnya Jenis-Jenis Jerawat

Sumber: Canva.com/p/Boyloso

Berbeda jenis jerawat, berbeda pula penyebabnya. Namun, secara keseluruhan, berikut adalah beberapa penyebab utama munculnya jerawat:

Penyebab jerawat di setiap orang bisa saja berbeda. Oleh karena itu, kamu perlu mengamati aktivitasmu sehari-hari untuk mengetahui apa yang menyebabkan munculnya jerawat di kulitmu.

Berbagai Jenis Jerawat yang Sering Muncul

1. Jerawat papula

Sumber: Dermcollective.com

Papula merupakan salah satu jenis jerawat yang cukup sering muncul. Jerawat yang satu ini memiliki ukuran yang lebih besar daripada macam-macam jerawat lainnya. Adapun bentuknya berupa benjolan kecil yang berwarna merah.

Jerawat papula umumnya muncul karena adanya penyumbatan pada kulit yang membuat sel kulit mati terus menumpuk. Dengan begitu, folikel rambut tertekan dan membuat dinding folikel pecah.

Setelah itu, bakteri dan minyak yang tersumbat akan menyebar ke jaringan di sekitarnya. Lalu, muncullah jerawat papula yang merah dan membuat nyeri.

Jerawat papula bisa diobati dengan obat-obatan seperti antibiotik, perawatan topikal seperti tretinoin, dan retinol.

2. Jerawat pustula

Sumber: Canva.com/p/joey333

Selain jerawat papula, ada juga jenis jerawat pustula yang sering muncul pada kulit wajah. Jerawat yang satu ini umumnya muncul karena komedo yang meradang.

Awalnya, jerawat pustula mulai menunjukkan benjolan dasar yang merah dengan warna putih pada bagian ujungnya. Benjolan ini berisi cairan yang berupa nanah.

Nah, biasanya ketika jerawat pustula muncul, banyak orang ingin memencet jerawat tersebut dengan tujuan mengeluarkan cairannya. Akan tetapi, hal ini tidak dianjurkan, Sobat Shopee. Pasalnya, memencet jerawat justru akan membuat bekas jerawat susah hilang.

Maka dari itu, kamu disarankan untuk menggunakan obat jerawat atau skincare, terutama yang mengandung salicylic acid. Produk-produk tersebut dapat mengatasi jerawat pustula.

3. Jerawat kistik

Sumber: Scannondermatology.com

Jerawat kistik lebih dikenal dengan sebutan jerawat batu. Jenis jerawat ini muncul akibat adanya penumpukan minyak dan sel kulit mati di jaringan kulit. Apabila terus menumpuk dan meradang, hal itu akan menyebabkan munculnya jerawat kistik.

Jerawat kistik memiliki ukuran yang lebih besar, berwarna merah, dan berisi nanah. Akan tetapi, jerawat ini bisa membuatmu merasa kesakitan, Sobat Shopee.

Jika tidak ditangani dengan segera, jerawat kistik bisa terus menyebar dan menimbulkan jerawat yang baru. Itulah mengapa jerawat kistik tergolong sebagai jerawat yang parah.

Sayangnya, skincare di pasaran saja belum cukup ampuh untuk mengatasi jerawat kistik. Kamu perlu memeriksakannya ke dokter.

4. Jerawat nodul

Sumber: bebeautiful.in

Jerawat nodul tergolong sebagai jenis jerawat yang serius atau parah. Hal yang membuatnya perlu penanganan serius ialah karena jerawat ini disebabkan oleh peradangan yang menembus hingga lapisan kulit yang lebih dalam. Peradangan tersebut membuat timbulnya nodul yang meradang.

Tipe jerawat yang satu ini kerap terjadi pada remaja laki-laki, terutama ketika memasuki masa pubertas. Untuk mengobatinya, kamu perlu berkonsultasi pada dokter terkait.

5. Jerawat conglobata

Sumber: Theskincareculture.com

Di samping jerawat nodul, ada jenis jerawat lain yang sering timbul di wajah laki-laki, yakni jerawat conglobata. Jerawat ini biasanya muncul pada wajah laki-laki remaja dan dewasa muda dengan penyebab kelebihan hormon testosteron atau penggunaan obat tertentu.

Jerawat conglobata termasuk dalam salah satu jerawat yang parah. Setiap jerawatnya saling terhubung dengan benjolan di bawah permukaan kulit.

Selain di wajah, jerawat ini juga bisa muncul di bagian leher, punggung, dada, dan lengan. Jika jerawat conglobata sudah mulai muncul, langsung konsultasikan masalah kulit ini kepada dokter, ya.

6. Jerawat fulminans

Sumber: Hindawi.com

Kalau umumnya jerawat menyebabkan nyeri hanya di daerah wajah, tidak dengan jerawat fulminans. Jerawat yang satu ini biasanya tersebar di seluruh bagian tubuh dan menyebabkan nyeri otot, lemas, hingga demam.

Pasalnya, jenis jerawat ini merupakan bentuk langka dari jerawat kistik yang parah. Adapun jerawat fulminans kerap muncul pada kulit laki-laki remaja.

Jerawat yang satu ini termasuk sebagai jerawat yang parah. Maka dari itu, kamu perlu mengonsultasikannya dengan dokter spesialis terkait.

7. Jerawat pasir

Sumber: Mdacne.com

Sobat Shopee pernah mengalami bruntusan? Nah, jerawat yang muncul pada kondisi bruntusan disebut sebagai jerawat pasir. Sesuai namanya, jenis jerawat ini memiliki ukuran yang kecil-kecil layaknya pasir.

Berbentuk bintik-bintik, jerawat pasir tidak terlalu terlihat secara kasat mata. Namun, jika disentuh, tekstur wajahmu terasa tidak halus.

Umumnya, jerawat pasir disebabkan oleh tekanan pori-pori, panas, dan gesekan di kulit yang menyebabkan iritasi. Semakin sering gesekan terjadi, maka jerawat pun akan semakin mudah berkembang di kulitmu.

8. Komedo putih (whiteheads)

Sumber: Canva.com/p/fahroni

Komedo sudah menjadi masalah kulit sehari-hari, termasuk komedo putih atau whiteheads. Namun, belum banyak yang tahu bahwa komedo putih juga termasuk ke dalam jenis jerawat.

Ya, komedo putih merupakan salah satu jerawat dasar. Biasanya, komedo putih muncul karena adanya minyak dan sel kulit yang menyumbat pori-pori. Selain itu, komedo putih juga bisa muncul akibat perubahan hormon.

Beruntungnya, saat ini sudah ada banyak produk whitehead remover yang bisa membantu membersihkan komedo putih di kulit dengan instan.

9. Komedo hitam (blackheads)

Sumber: Canva.com/p/RyanKing999

Masih dalam kelompok komedo, ada pula komedo hitam atau blackheads. Jenis jerawat yang satu ini berwarna hitam karena adanya pigmen kulit yang meningkat. 

Di samping itu, penumpukan sel kulit mati, sebum berlebih, dan bakteri yang menyumbat pori juga bisa menjadi penyebab timbulnya komedo hitam.

Untuk mengatasi komedo hitam, Sobat Shopee bisa melakukan eksfoliasi wajah menggunakan scrub, produk blackhead remover, atau facial di klinik kecantikan.

Jenis-Jenis Jerawat Berdasarkan Letaknya

Sembilan jenis jerawat di atas dibagi berdasarkan bentuk dan penyebabnya. Nah, selain itu, ada pula jenis-jenis jerawat yang dikelompokkan berdasarkan letaknya.

Beberapa macam jerawat yang dimaksud antara lain:

Selain di lokasi-lokasi tersebut, ada pula jerawat di bagian tubuh yang lain. Namun, jerawat tersebut terbilang cukup jarang muncul.

Temukan Produk untuk Mengatasi Berbagai Jenis Jerawat di Shopee

Cara mengatasi berbagai jenis jerawat di atas memang tidak mudah. Ada jerawat yang hanya bisa diatasi dengan obat dan perawatan dokter. Namun, ada pula jerawat ringan yang bisa kamu usir dengan berbagai produk skincare.

Nah, kamu bisa membeli obat jerawat dan produk skincare untuk mengatasi jerawat, seperti toner dan acne patch, di Shopee Beauty!

Shopee Beauty adalah wadah produk kecantikan terbaik dari brand-brand ternama, seperti Azarine, Glowinc Potion, Somethinc, dan Wardah. Semua produk yang ditawarkan 100% original.

Manfaatkan promo menggiurkannya juga, ya, termasuk Promo Brand Pilihan Diskon s/d 50%!

Yuk, atasi macam-macam jerawat bersama produk di Shopee!

Featured
Tags: acnebeautyjenis jerawatjerawatkomedomasalah kulitskincare
1 COMMENT
Leave a Comment