Jokowi: Adaptasi Kebiasaan Baru Bukan Berarti Sudah Aman dari Corona

Jokowi tegaskan era adaptasi kebiasaan baru bukan berarti kita sudah aman dari corona

0
521
Sumber foto: kumparan.com

Presiden Joko Widodo meminta kepala daerah untuk mengomunikasikan arti adaptasi kebiasaan baru (new normal) secara tepat kepada masyarakat. Ia menegaskan jangan sampai adaptasi kebiasaan baru diartikan bahwa pandemi virus corona sudah berakhir.

“Jangan sampai dengan kita menyampaikan masuk ke adaptasi kebiasaan baru (new normal), dianggap kita sudah enggak ada masalah (virus corona),” tegas Jokowi melalui YouTube Sekretariat Presiden, saat berkunjung ke Bandung, Jawa Barat, Selasa, 11 Agustus 2020.

Ia juga meminta para kepala daerah untuk mempertimbangkan matang-matang sebelum membuka sejumlah sektor di daerah masing-masing. Jika tetap dibuka saat angka penyebaran corona masih tinggi, dikhawatirkan masyarakat akan beraktivitas tanpa memerhatikan protokol kesehatan.

“Jangan sampai langsung dibuka. Ada tahapan-tahapan prakondisi. Diprakondisikan dulu. Kemudian kita memilih waktu, timing. Memilih timing ini penting sekali, timing kapan itu dibuka,” ujarnya.

Selain itu, ia meminta kepala daerah untuk membuat simulasi terlebih dahulu dalam pembukaan sejumlah sektor dan kembali mengingatkan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti gunakan masker, cuci tangan dengan sabun, siapkan hand sanitizer dan cairan disinfektan. Ayo, segera penuhi kebutuhan new normal di sini agar tetap aman dari penyebaran corona!

NEWSLETTER

Mau dapat lebih banyak inspirasi dari Shopee? Yuk, sign up ke newsletter kami!

LEAVE A COMMENT

Please enter your comment!
Please enter your name here

Previous articleBanyak Sekolah Masih Terkendala Menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru
Next articleDaftar Smartphone yang Paling Ditunggu-tunggu di Kuartal Ketiga dan Keempat 2020