Tekstur putih telur yang lembut dan kuning telur yang masih lumer membuat telur setengah matang disukai banyak orang. Tak hanya simpel untuk sarapan, sekarang kamu bisa belanja telur instant secara online agar bisa menyiapkan menu diet sehatmu dengan lebih praktis.
Jika ingin tahu manfaat telur setengah matang dan cara mengonsumsinya dengan aman, simak penjelasannya dalam artikel ini!
Berapa Banyak Telur Setengah Matang yang Boleh Dikonsumsi?
Jumlah telur setengah matang yang dapat dikonsumsi perlu disesuaikan dengan kebutuhan gizi, pola makan, aktivitas fisik, serta kondisi kesehatan masing-masing.
Secara umum, satu butir telur per hari dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang bagi orang yang sehat. Namun, kamu tetap perlu memperhatikan asupan protein, lemak, dan kolesterol dari makanan lain yang kamu konsumsi sepanjang hari.
Telur sebaiknya disajikan bersama sayuran, buah, dan sumber karbohidrat kompleks agar kebutuhan nutrisi lebih beragam.
Namun, jika kamu memiliki kolesterol tinggi, penyakit jantung, diabetes, atau kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan jumlah telur yang boleh kamu konsumsi dengan dokter atau ahli gizi.
Perlu diingat pula bahwa telur matang sempurna merupakan pilihan yang lebih aman, terutama bagi ibu hamil, anak-anak, lansia, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Manfaat Telur Setengah Matang
Telur mengandung beragam zat gizi yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Berikut manfaat konsumsi telur setengah matang yang perlu kamu ketahui:
Telur merupakan sumber protein hewani yang mudah dipadukan dengan berbagai menu. Protein dibutuhkan tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan, termasuk otot, kulit, dan sel tubuh lainnya.
Khasiat makan telur setengah matang ini dapat mendukung pemenuhan kebutuhan protein harian, terutama jika dikombinasikan dengan makanan bergizi lainnya. Kamu bisa menyajikannya bersama roti gandum, sayuran, atau sumber karbohidrat agar rasanya lebih seimbang.
2. Membantu Menjaga Massa Otot
Salah satu kandungan telur setengah matang yang penting untuk kesehatan adalah protein. Protein dalam telur mengandung asam amino yang diperlukan untuk mempertahankan massa otot. Manfaat ini penting bagi orang dewasa, lansia, maupun bagi kamu yang aktif berolahraga.
Meski demikian, menjaga otot tidak cukup hanya dengan mengonsumsi telur. Kamu tetap perlu memenuhi asupan protein dari sumber lain dan melakukan aktivitas fisik secara rutin.
3. Menjadi Sumber Energi untuk Beraktivitas
Telur mengandung protein dan lemak yang dapat menjadi sumber energi bagi tubuh. Mengonsumsinya saat sarapan juga bisa memberikan rasa kenyang yang lebih lama, sehingga kamu tidak mudah tergoda untuk makan berlebihan sebelum waktu makan berikutnya.
Agar energi yang diperoleh lebih optimal, kombinasikan telur dengan sumber karbohidrat kompleks dan tinggi serat. Contohnya adalah nasi merah, kentang, roti gandum, buah, atau sayuran.
4. Mendukung Fungsi Otak
Kuning telur mengandung kolin, yakni zat gizi yang berperan dalam mendukung fungsi otak, sistem saraf, serta pembentukan membran sel. Telur juga mengandung beberapa jenis vitamin B yang berperan dalam proses metabolisme energi.
5. Membantu Menjaga Kesehatan Mata
Kuning telur mengandung lutein dan zeaxanthin, yaitu antioksidan yang berperan dalam menjaga kesehatan mata. Kedua zat tersebut membantu melindungi bagian mata dari dampak paparan cahaya serta mencegah kerusakan sel.
Namun, telur bukan satu-satunya sumber nutrisi untuk mata. Sayuran berwarna hijau, buah, ikan, dan makanan bergizi lainnya juga perlu dikonsumsi secara teratur.
Baca juga: Manfaat Kuning Telur untuk Kesehatan dan Cara Mengonsumsinya
Risiko Telur Setengah Matang
Meskipun bernutrisi, telur yang belum matang sempurna memiliki risiko keamanan pangan yang perlu diperhatikan. Berikut adalah risiko mengonsumsi telur setengah matang:
1. Terpapar Bakteri Salmonella
Salah satu risiko mengonsumsi telur setengah matang adalah infeksi bakteri Salmonella. Infeksi bakteri ini dapat menyebabkan diare, demam, sakit perut, mual, atau muntah.
Oleh karena itu, telur dengan bagian putih atau kuning yang masih cair dinilai lebih berisiko untuk dikonsumsi dibandingkan dengan telur matang sempurna.
2. Lebih Berisiko bagi Kelompok Tertentu
Anak berusia di bawah lima tahun, ibu hamil, lansia, serta orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah lebih berisiko mengalami gejala berat akibat penyakit bawaan makanan. Kelompok tersebut sebaiknya memilih telur yang dimasak hingga matang sempurna.
3. Mengalami Gangguan Pencernaan
Kontaminasi bakteri pada telur dapat memicu gangguan pencernaan. Gejalanya bisa berupa kram perut, diare, mual, atau demam. Segera cari pertolongan medis jika gejala tidak kunjung membaik atau disertai tanda-tanda dehidrasi.
Tips Mengonsumsi Telur Setengah Matang
Pengolahan dan penyimpanan yang tepat dapat membantu mengurangi risiko kontaminasi, meskipun tidak sepenuhnya menghilangkannya. Berikut beberapa tips untuk mengonsumsi telur setengah matang dengan lebih aman:
1. Pilih Telur yang Dipasteurisasi
Agar lebih aman, gunakan telur pasteurisasi karena telur tersebut telah melalui proses untuk mengurangi bakteri berbahaya. Pastikan untuk tetap memeriksa informasi pada kemasan sebelum membeli.
2. Periksa Kondisi Cangkang
Hindari telur dengan cangkang yang retak, kotor, atau berbau tidak sedap. Kerusakan pada cangkang dapat membuka jalan bagi bakteri untuk masuk.
3. Simpan Telur dengan Benar
Letakkan telur di lemari pendingin dan hindari menyimpannya terlalu lama di suhu ruang. Ikuti pula petunjuk penyimpanan serta tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada kemasan.
4. Jaga Kebersihan Peralatan
Cuci tangan, alat masak, dan permukaan dapur sebelum dan setelah bersentuhan dengan telur mentah. Jangan menggunakan peralatan yang sama untuk makanan siap santap tanpa mencucinya terlebih dahulu.
5. Konsumsi Segera Setelah Dimasak
Nikmati telur segera setelah selesai dimasak dan jangan biarkan terlalu lama di suhu ruang. Jika ingin pilihan yang paling aman, masak telur hingga putih dan kuningnya benar-benar padat.
Itulah manfaat telur setengah matang, risiko, serta tips mengonsumsinya. Telur dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi, tetapi kebersihan, cara penyimpanan, dan tingkat kematangannya tetap perlu diperhatikan.
Jika ingin mendapatkan manfaat kesehatan dari telur, kamu tidak perlu repot-repot belanja langsung ke pasar. Yuk, penuhi kebutuhan telur dan bahan makanan harian dengan Belanja Instant di Shopee!
Saat pesanan siap diselesaikan, kamu hanya perlu memilih Instant Prioritas sebagai opsi pengiriman. Voucher yang tersedia akan otomatis tersambung ke produk yang sesuai sehingga seluruh proses checkout dapat dilakukan dengan lebih praktis.
Baca juga: 10 Manfaat Putih Telur untuk Kesehatan dan Kecantikan
