Mau Interview Kerja? Pelajari Dulu 10 Bahasa Tubuh Ini

Supaya proses wawancara berjalan nyaman dan memberikan hasil yang baik untukmu

0
117
Source: Pexels

Wawancara kerja memang menjadi hal yang menegangkan untuk para job seeker. Apalagi tak hanya jawaban kita saja yang akan dinilai, tapi juga penampilan hingga bahasa tubuh kita. 

Tahukah kamu kalau ada beberapa bahasa tubuh tertentu yang akan meyakinkan calon user atau lead perusahaan untuk menerima kamu sebagai karyawannya? Kira-kira ada apa saja? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

1. Cara berjalan

Bagaimana caranya kamu berjalan setelah dipersilakan masuk ke ruangan? Ternyata hal ini menjadi hal yang pertama diperhatikan pewawancara, lho. Orang yang berjalan dengan bahu tegak dan kepala lurus kedepan dianggap memiliki rasa kepercayaan diri yang tinggi dan lebih bisa diandalkan daripada orang yang berjalan membungkuk. Karena itu, coba latih cara jalanmu agar tampak lebih percaya diri.

2. Keringat di telapak tangan

Saat bersalaman, pewawancara akan melihat apakah telapak tangan kita berkeringat atau tidak. Telapak tangan yang berkeringat menunjukkan orang tersebut mudah gugup dan tidak dapat mengendalikan diri. Karena itu, sebelum masuk ke ruangan pastikan kamu mengelap tangan dengan lap kering untuk mencegah keringat di telapak tangan.

3. Posisi duduk

bahasa tubuh wawancara kerja
Source: Time Magazine

Sudah bukan rahasia lagi kalau posisi duduk mencerminkan sifat dan suasana hati seseorang. Karena itu saat diwawancarai pastikan kamu duduk dengan tegak dengan bahu yang rileks. Hal ini menunjukkan rasa nyaman dan percaya diri di mata pewawancara.

4. Lihat langsung pewawancara

Hal yang paling tidak boleh dilakukan adalah mengalihkan pandangan dari pewawancara. Sebab dari sorot mata, pewawancara bisa melihat seperti apa kesungguhan kamu dalam menjawab setiap pertanyaan yang diajukan.

5. Jangan gugup 

Ada beberapa orang yang memiliki kebiasaan untuk bergerak saat sedang gugup. Misalnya memainkan rambut, mengetuk jari, atau menggoyangkan kaki. Sadar atau tidak, hal ini akan membuat pewawancara menyadari kalau kamu sedang gugup. Hal ini juga bisa menjadi distraksi bagi pewawancara untuk memperhatikan jawabanmu.

6. Jangan menyilangkan kaki

tips sukses wawancara kerja
Source: The Muse

Posisi menyilangkan kaki menunjukan sifat defensif. Artinya kamu menyembunyikan sesuatu atau tidak berkata sebenarnya. Hal ini akan terlihat tidak bagus di mata pewawancara.

Baca Juga: Bekerja Dimanapun dan Kapanpun Makin Mudah dengan Aksesoris Ini

7. Berikan senyuman ramah

Percaya atau tidak, senyum itu menular. Usahakan jangan terlihat gugup dan berikan senyum yang ramah kepada pewawancara. Dengan begitu biasanya pewawancara juga akan lebih rileks saat mewawancarai kamu dan suasana akan terasa lebih nyaman.

8. Berikan intonasi suara

Siapapun pasti akan merasa bosan bila mendengar orang yang bicara dengan intonasi suara yang monoton. Begitu pula pewawancara. Karena itu, bangkitkan rasa ketertarikan pewawancara terhadapmu dengan memainkan intonasi suara. Hanya saja, kamu perlu mengontrol perbedaan intonasi ini agar tetap nyaman didengar. Jangan sampai berkesan terlalu dibuat-buat sehingga membuat pewawancara menjadi tidak nyaman.

9. Jika gugup gunakan gerakan tangan saat bicara

tips wawancara kerja
Source: Curiosity

Kalau kamu memang merasa sangat gugup, kamu bisa menggunakan gerakan tangan untuk membantu menghilangkan kegugupan. Gerakan tangan juga bisa membantu kamu menekankan hal-hal yang sedang kamu bicarakan, sehingga pewawancara akan merasa lebih tertarik.

10. Jangan menyilangkan tangan atau duduk dengan tubuh yang condong terlalu ke depan

Sama seperti posisi menyilangkan kaki, posisi menyilangkan tangan juga dianggap sebagai posisi yang defensif. Sedangkan posisi tubuh yang terlalu condong ke depan akan mengesankan perhatian yang terlalu intens atau kegugupan yang sangat sehingga pewawancara menjadi tidak nyaman.

Nah, itulah 10 bahasa tubuh yang harus kamu hindari saat wawancara kerja. Dengan begitu semoga peluang kamu untuk diterima semakin besar, Sobat Shopee. Semoga beruntung!

R. Fitriani Umar Saputra