Membuat Perhitungan Matematis, Alumni Matematika UI Prediksi Puncak dan Akhir Corona

Ikatan Alumni Departemen Matematika Universitas Indonesia memprediksi puncak dan akhir pandemi corona dengan membuat perhitungan matematis.

74
66459
akhir pandemi corona
Sumber: freepik.com
Ikatan Alumni Departemen Matematika Universitas Indonesia memprediksi puncak dan akhir pandemi corona dengan membuat perhitungan matematis.
Hal tersebut dijabarkan melalui akun Instagram resmi Alumni Departemen Matematika UI. Pandemi corona diprediksi akan mencapai puncak pada 16 April 2020 dan berakhir pada bulan Mei hingga awal Juni 2020.
Prediksi dilakukan dengan menggunakan data kasus kumulatif yang dipublikasikan oleh situs kawalcovid19.id dari 2 Maret hingga 29 Maret 2020 untuk dihitung secara sistematis di kurva eksponensial.
Kendati demikian, prediksi akhir pandemi corona tersebut didukung jika pemerintah melakukan kebijakan tegas. Peran aktif masyarakat untuk mengurangi penyebaran virus corona juga sangat dibutuhkan.
Selain itu, physical distancing merupakan salah satu kedisiplinan yang harus diimplementasikan oleh masyarakat.
“Inilah mengapa implementasi physical distancing harus disiplin dilakukan dan sebaiknya penduduk di zona merah tidak mudik untuk meminimalisir risiko penularan besar-besaran ke daerah lain yang belum terjangkit.” tutur pihak Alumni Departemen Matematika UI.
Jika kebijakan kurang tegas dan masyarakat tidak disiplin, maka pandemi akan terus mewabah melebihi tanggal prediksi yang diperkirakan.
Untuk itu, yuk, bantu mengurangi penyebaran corona dengan tetap berada di rumah dan penuhi kebutuhan penangkal corona. Beli semua keperluan lawan corona di sini.

NEWSLETTER

Mau dapat lebih banyak inspirasi dari Shopee? Yuk, sign up ke newsletter kami!

74 COMMENTS

  1. Apa kata mereka tentang wabah Covid19 - Pemerintah "Rakyat kita banyak dan tidak semua warga berpenghasilan tetap, jika diisolasi total mereka akan bayar cicilan bulanan dan memenuhi kebutuhan pokok darimana sedangkan kita tidak mungkin bisa memberikan subsidi penuh kepada seluruh rakyat Indonesia, namun jika dibiarkan saja kapan wabah ini bisa segera berakhir sedangkan tenaga medis dan rumah sakit kita terbatas" - Pengamat1 "Keselamatan rakyat itu nomor satu dan ekonomi terpuruk itu bisa dipikirkan kemudian karena hampir semua negara ekonominya juga ikut terpuruk" - Pengamat2 "Jika kita isolasi sebagian ataupun total dan membatasi aktivitas masyarakat maka ekonomi kita akan terhambat pertumbuhannya bahkan bisa lumpuh dan terpuruk serta terjadi krisis ekonomi" - Warga1 "Saya bosan dirumah terus dan ingin rasanya berlibur untuk menghilangkan kejenuhan" - Warga2 "Saya kalau dirumah terus dan tidak bekerja gimana mau memenuhi kebutuhan pokok saya, tidak mengapa isolasi diri asalkan semua kebutuhan ditanggung pemerintah" - Warga3 "Itu azab untuk orang berdosa dan untuk orang beriman tidak akan terdampak apapun, kalaupun terinfeksi itu untuk menghapus dosa kita" -Warga4 "Hidup dan mati adalah takdir kenapa harus takut, takutlah kepada Tuhan yang menciptakan virus" - Warga5 "Wabah virus ini punya sisi positif dengan banyaknya diskotik dan lokalisasi serta hiburan penyakit masyarakat yang ditutup" - Warga6 "Wabah virus ini membuat banyak pedagang tidak bisa ke pasar karena tempat berkerumunnya orang banyak dan beresiko penyebaran virus" - Warga7 "Saya gak peduli dan masa bodoh." - Kata saya " Semua bisa komentar dari sudut pandangnya masing-masing, dan belum tentu semua komentar bisa diakomodasi, semuanya ada kekurangan dan kelebihan, pendapat ahli kesehatan tidaklah sama dengan ahli ekonomi, warga satu dengan yang lain juga berbeda, serahkan saja pada ahlinya masing-masing, pendapat saya virus itu tidak punya mata dan asalkan bisa menempel pada inangnya diposisi yang sesuai dengan habitatnya maka orang tersebut akan terinfeksi, jadi bisa menyerang siapapun tanpa peduli anda manusia berlumur penuh dosa ataukah anda manusia paling beriman sedunia sekalipun, ataupun anda adalah orang kaya ataupun miskin, sehebat apapun kadar keimanan anda jika pola hidup tidak sehat anda tetap akan sakit, dan virus itu berbeda dengan bakteri dimana ada antibiotik sebagai obatnya itupun kadang ada yang kebal bakterinya, tidak semua virus itu ada obatnya, antivirus lebih banyak hanya ada di aplikasi komputer dan gadget, jika anda terinfeksi virus flu dan merasakan demam sebagai reaksi tubuh yang terinfeksi lantas minum parasetamol maka itu bukanlah untuk membunuh virus melainkan hanya meredakan demam yang anda rasakan, kebanyakan pembunuh virus dalam tubuh hanyalah berupa vaksin yang berisi virus yang sudah dilemahkan untuk memancing tubuh anda mengeluarkan imunitas tubuh melawan virus tersebut dan tubuh anda akan mengingatnya, anda sehat jika imun anda kuat, jika anda yakin punya imun yang kuat termasuk keluarga anda dirumah, ya silahkan saja bepergian asalkan tidak untuk pelesiran atau melakukan hal tak berguna diluar sana, apalagi menyambangi orang yang sangat beresiko tertular dan menulari terutama para manula yang sulit untuk disembuhkan, kuatkan imun baik fisik maupun spiritual anda, berilah asupan nutrisi jasmani dan rohani anda, serta jangan panik dan jangan stres maka itu bisa membantu anda membentuk sistem pertahanan tubuh diri anda, ikhtiar dan berdoa merupakan salah satu cara untuk menghindari takdir yang menjadikan anda sakit bahkan meninggal menuju takdir lain yang menjadikan anda sehat dan selamat, yang tidak kalah penting adalah berprasangka baik kepada Tuhan bahwa wabah ini hanyalah ujian hidup semata serta berprasangka baik kepada pihak yang telah bekerja keras dan berada pada garda terdepan dalam menanggulangi wabah ini yang tak luput telah menjadi korban demi kalian, serta menghentikan share artikel yang tak berguna yang menghambat kerja keras mereka, terutama artikel framing dimana 99% adalah kebenaran namun 1% kebohongan yang bertujuan untuk menipu maupun memanipulasi pikiran pembaca, dan yang perlu diketahui bahwa anda bukanlah pihak yang sendirian yang merasakan dampak wabah ini tapi semuanya juga terdampak, ini bukan masalah individu tapi masalah kita bersama, janganlah saling menyalahkan dan berprasangka buruk jika kita sendiri masih merasa egois dengan merasa paling benar, apalagi merasa paling sengsara akibat adanya wabah ini, banyak mengeluh tidak akan menyelesaikan persoalan, tidak ada satupun manusia di dunia ini yang mengharapkan datangnya wabah, namun bukan berarti kita harus pasrah menghadapinya, ingatlah nikmat yang telah Tuhan berikan sebelum terjadinya wabah ini yang jauh lebih panjang waktunya daripada waktu periode terjadinya wabah ini, semoga Tuhan segera mengangkat wabah ini dan meninggikan derajat kita atas kesabaran dalam menghadapi ujian musibah wabah virus yang melanda negeri ini bahkan dunia, ingatlah sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan, setiap masalah pasti ada solusinya, tidak diturunkan suatu penyakit kecuali ditirunkan pula obatnya, pilihannya ada pada diri anda sekalian akankah bersabar dan menahan diri untuk waktu yang tidak terlalu lama namun hasilnya untuk kebaikan kita bersama untuk selamanya atau akankah hanya bisa pasrah dan menganggap itu bagian dari resiko seleksi alam dimana yang sakit dan meninggal semuanya terjadi karena takdir semata serta tak tahu kapan berakhirnya wabah virus ini, karena efek penularannya yang sistemnya memang berantai, serta tak peduli bahwasanya kita bisa mengubah takdir yang lebih baik asalkan kita mau berusaha dan berdoa".
  2. Mari kkta hadapi dgn sabar dan memohon kpd Allah semoga wabah vjrus covid 19 ini berakhir. Aamiin yra
  3. Tanda2 Akhir zaman Semua Pemerintah dari dalam atau luar negri sedang di uji.. Salah langkah sedikit Dunia makin cepat berputar menuju akhir zaman....

LEAVE A COMMENT

Please enter your comment!
Please enter your name here

Previous articleLebih Rentan Terinfeksi, Ini Tips Cegah Penyebaran Virus Corona pada Lansia!
Next articleAnti Bosan Saat #Dirumahaja, Ini Dia Serial yang Wajib Kamu Tonton