Niat Puasa Arafah dan Keistimewaannya yang Harus Kamu Ketahui!

Sobat Shopee, tahukah kamu jika membaca niat puasa Arafah adalah salah satu amalan yang harus dikerjakan sebelum menjalankan puasa Arafah? Well, sama halnya dengan ibadah lainnya, membaca niat merupakan langkah pertama yang harus dilakukan.

Bulan Zulhijah menjadi salah satu bulan suci selain Ramadan bagi umat Muslim di seluruh dunia. Pasalnya, pelaksanaan ibadah haji dan hari raya Iduladha dilaksanakan pada bulan ini.

Nah, sebelum merayakan Iduladha, alangkah baiknya jika kamu tidak melewatkan salah satu ibadah sunah-nya, yaitu puasa Arafah atau yang juga dikenal dengan puasa Idul Adha.

Meskipun hukumnya sunah, tetapi puasa Arafah ini memiliki berbagai keutamaan dan pahala yang luar biasa. Bagi kamu yang ingin menjalankannya, yuk, simak dulu niat dan keistimewaan puasa Arafah di bawah ini!

Baca Juga: Niat dan Tata Cara Salat Idul Adha yang Wajib Kamu Ketahui

Doa Niat Puasa Arafah

doa niat puasa arafah
Sumber: Shutterstock.com

Puasa Arafah merupakan puasa sunah yang dikerjakan sehari sebelum Iduladha, yaitu tepatnya pada 9 Zulhijah. Pelaksanaan puasa Idul Adha ini dijelaskan dalam hadits berikut ini.

“Tidak ada hari saat Allah SWT membebaskan lebih banyak hamba-Nya dari api neraka selain pada Hari Arafah. Allah SWT mendekat, membanggakan hamba-Nya di depan para malaikat dan berkata: Apa yang hamba-Ku inginkan?” (HR. Muslim).

Berikut doa niat puasa Idul Adha yang bisa kamu baca:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala.”

Artinya: “Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah ta’ala.”

Baca Juga: Ini Niat Puasa Nisfu Sya ban yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Menjalankannya

Hukum Melaksanakan Puasa Arafah

Selain perlu mengetahui doa niat puasa Idul Adha atau puasa Arafah, Sobat Shopee juga perlu mengetahui hukum melaksanakan puasa ini.

Puasa Arafah merupakan salah satu amalan yang dicintai Allah SWT. Hal ini dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW yang berbunyi:

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ . يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ

Artinya:

“Tidak ada satu amalan soleh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal soleh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Zulhijah).”

Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi SAW menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya tetapi tidak ada yang kembali satupun.” (HR. Abu Daud)

Hukum puasa Arafah adalah sunah, yakni jika dilakukan akan mendapat pahala, tetapi jika tidak dilakukan juga tidak akan berdosa.

Akan tetapi, hukumnya berbeda untuk orang yang tengah melaksanakan ibadah haji. Bagi orang yang sedang beribadah Haji, disunahkan untuk tidak berpuasa. Berikut penjalasan dalam hadits Rasulullah SAW:

عَنْ مَيْمُونَةَ – رضى الله عنها – أَنَّ النَّاسَ شَكُّوا فِى صِيَامِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – يَوْمَ عَرَفَةَ ، فَأَرْسَلَتْ إِلَيْهِ بِحِلاَبٍ وَهْوَ وَاقِفٌ فِى الْمَوْقِفِ ، فَشَرِبَ مِنْهُ ، وَالنَّاسُ يَنْظُرُونَ

Artinya:

“Dari Maimunah r.a., ia berkata bahwa orang-orang saling berdebat apakah Nabi SAW berpuasa pada hari Arafah. Lalu Maimunah mengirimkan pada beliau satu wadah (berisi susu) dan beliau dalam keadaan wukuf, lantas beliau minum dan orang-orang pun menyaksikannya.” (HR. Bukhari)

Keistimewaan Menjalankan Puasa Arafah

Sumber: freepik.com/jcomp

Meskipun tidak bersifat wajib, setiap ibadah sunah memiliki keistimewaannya masing-masing jika dikerjakan. Begitu pula dengan puasa Arafah.

Selain mendapatkan pahala, dengan menjalankan puasa Arafah, seseorang akan mendapat pengampunan dosa yang telah ia perbuat selama setahun sebelum dan setelahnya.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

Artinya:

“Puasa Arafah (9 Zulhijah) dapat menghapusakan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)

Akan tetapi, terkait jenis dosa yang diampuni masih menjadi selisih pendapat di antara para ulama. Beberapa ulama berpendapat jika dosa yang diampuni adalah dosa kecil, tetapi ada yang berpendapat dosa besar dan dosa kecil.

Baca Juga: 10 Tradisi Idul Adha Ini Hanya Ada di Indonesia, Unik Banget!

Kurban Lebih Hemat dan Terjamin di Shopee Berkurban!

Bagaimana Sobat Shopee, setelah mengetahui niat puasa Arafah berserta keutamaannya, pasti kamu semakin ingin segera melaksanakannya, bukan?

Meskipun hukumnya sunah dan tidak diwajibkan bagi yang melaksanakan ibadah haji, tetapi tidak ada salahnya untuk melaksanakan puasa Iduladha ini.

Nah, bagi Sobat Shopee yang ingin mencari hewan kurban dengan praktis dan terjamin, kini kamu bisa beli melalui Shopee Berkurban mulai dari 6 Juni – 6 Juli 2022.

Shopee Berkurban

 

Cara melakukannya pun sangat mudah, kamu bisa ikuti langkah berikut ini.

  1. Buka aplikasi Shopee.
  2. Pada halaman utama, pilih Pulsa, Tagihan & Hiburan.
  3. Kemudian, pada bagian Keuangan, pilih menu Kurban.
  4. Pilih Produk Kurban yang ingin kamu beli.
  5. Selanjutnya, pilih metode pembayaran yang diinginkan. Lalu selesaikan pembayaran tersebut.
  6. Setelah melakukan pembayaran, masukkan data diri yang dibutuhkan.
  7. Berkurban bersama Shopee Berkurban berhasil dilakukan!

Bagaimana Sobat Shopee? Mudah, kan? Selain praktia, berkurban di Shopee juga terjamin kulitasnya, pasti tepat sasaran, dan memiliki berbagai pilihan metode pembayaran.

Jangan lewatkan juga diskon spesial hingga Rp150.000, loh! Tunggu apa lagi? yuk, berkurban di Shopee!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *