freepik.com/@reewungjunerr
Dalam Islam, thaharah (bersuci) merupakan syarat wajib untuk sahnya salat. Tetapi, syariat Islam juga memberikan rukhsah (keringanan) bagi umatnya.
Ketika kamu berada dalam perjalanan jauh, sedang sakit yang tidak memungkinkan penggunaan air, atau sulit menemukan air untuk berwudu, maka tayamum adalah solusinya.
Bukan sekadar membersihkan diri biasa, inti dari pelaksanaan alternatif bersuci yang disyariatkan Islam ini terletak pada niatnya.
Tanpa niat salat tayamum yang benar dan tulus karena Allah SWT, maka tidak akan sah. Lantas, bagaimana cara tayamum dan niatnya? Mari simak di artikel berikut.
Tayamum adalah keringanan dari Allah SWT kepada hamba-Nya agar tetap dapat melaksanakan ibadah meskipun dalam keadaan tertentu yang sulit mendapatkan air.
Dalam Islam, tayamum artinya mengusap wajah serta kedua tangan menggunakan tanah atau debu yang suci sebagai pengganti air wudu. Diriwayatkan oleh Abu Umamah, Rasulullah SAW bersabda:
“Bumi beserta isinya dijadikan untukku dan untuk umatku sebagai masjid dan (alat) bersuci. Di mana pun datang waktu salat, maka (tanah) bisa dijadikan sebagai tempat sujud (salat) dan bersuci” (HR Ahmad dalam al-Fath ar-Rabbani, halaman 187-188).
Dalil mengenai tayamum juga terdapat dalam QS. Al-Maidah ayat 6, yaitu:
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قُمْتُمْ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ فَٱغْسِلُوا۟ وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى ٱلْمَرَافِقِ وَٱمْسَحُوا۟ بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى ٱلْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِن كُنتُمْ جُنُبًا فَٱطَّهَّرُوا۟ ۚ وَإِن كُنتُم مَّرْضَىٰٓ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَآءَ أَحَدٌ مِّنكُم مِّنَ ٱلْغَآئِطِ أَوْ لَٰمَسْتُمُ ٱلنِّسَآءَ فَلَمْ تَجِدُوا۟ مَآءً فَتَيَمَّمُوا۟ صَعِيدًا طَيِّبًا فَٱمْسَحُوا۟ بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُم مِّنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ ٱللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُم مِّنْ حَرَجٍ وَلَٰكِن يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُۥ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Artinya: “Wahai orang-orang beriman! Jika kamu hendak melaksanakan salat, basuhlah wajahmu dan tanganmu hingga ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki. Apabila kamu junud, mandilah. Kalau kamu sakit, dalam perjalanan, salah seorang di antara kamu kembali dari tempat buang air, atau menyentuh perempuan, sedangkan kamu tidak mendapati air, bertayamumlah dengan debu yang baik (suci). Usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menjadikan kamu susah, tetapi Dia hendak menyucikanmu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu agar kamu bersyukur.”
Berdasarkan dalil di atas, tayamum tidak dilakukan tanpa sebab yang jelas. Adapun beberapa alasan mengapa harus melaksanakan tayamum adalah sebagai berikut.
Saat tidak ada air sama sekali, tidak menemukan air yang cukup untuk berwudu, ketersediaan air hanya guna kebutuhan mendesak, atau akses air terhalang, maka dianjurkan bertayamum.
Selain QS. Al-Maidah ayat 6, hal tersebut juga disebutkan pula pada QS. An-Nisa ayat 43 bahwa: “Sedangkan kamu tidak menjumpai udara, maka bertayamumlah kamu dengan debu yang baik (suci). Usaplah wajah dan tanganmu (dengan debu itu)”.
Ketika menemukan air, namun ada musuh (manusia atau yang lain) yang membuat cemas akan keselamatan, kehormatan, hingga harta sehingga tidak memungkinkan mengambil air maka diperkenankan bertayamum.
Seseorang yang berada di dalam penjara dan tidak terdapat alat guna menimba air pun diperbolehkan untuk melakukan tayamum.
Jika sedang terluka atau sakit dan saat terkena air justru dapat membuat penyakit tersebut semakin parah, maka boleh bertayamum.
Apabila menemukan air, tetapi begitu dingin dan dikhawatirkan akan membahayakan diri dan kamu pun tidak dapat memanaskannya walaupun telah meminta bantuan orang lain, maka diperkenankan melaksanakan tayamum.
Baca juga: Doa Sholat Hajat yang Diajarkan Rasulullah Lengkap Beserta Tata Caranya
Tayamum boleh dilakukan oleh umat Islam saat hendak beribadah asalkan memenuhi syarat-syarat tertentu, seperti:
Dalam pelaksanaannya, terdapat empat rukun tayamum yang harus ditaati oleh umat Islam, di antaranya:
Berbeda dengan rukun, sunah tayamum boleh tidak dilaksanakan karena hanya sebagai anjuran agar pelaksanaan tayamum lebih sempurna. Berikut ini beberapa sunah tayamum.
Tayamum niat yang dilafalkan seperti apa? Pada dasarnya, niat tayamum dan caranya tidak sama dengan ketika melaksanakan wudu.
Bacaan niat atau doa tayamum dapat diucapkan secara langsung atau dibaca di dalam hati. Adapun niat tayamum dan tata caranya, yaitu:
Berikut ini merupakan niat tayamum latin, Arab, beserta artinya:
نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ للهِ تَعَالَى
“Nawaitut tayammuma lisstibaahatish shalaati fardlol lillaahi ta’aalaa”
Artinya: Saya berniat tayamum supaya diperbolehkan salat karena Allah Ta’ala.
Setelah mengetahui bacaan niat tayamum Arab, latin, dan artinya, penting untuk memahami tata caranya pula sesuai sunah, seperti berikut ini.
Baca juga: Ketahui 9 Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid Lengkap Beserta Doanya!
Seperti halnya berwudu, dianjurkan untuk melantunkan doa setelah tayamum. Berikut ini adalah bacaan doanya.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ، وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ سُبْحَانَكَ اَللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
Artinya: “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah. Ya Allah, jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat serta jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci (saleh).”
Tayamum memang boleh dilakukan sebagai pengganti wudu. Namun, niat bertayamum juga bisa batal karena beberapa hal tertentu, antara lain:
Demikian dalil, sebab-sebab, rukun, sunah, tata cara tayamum dan niatnya, hingga hal-hal yang dapat membatalkan tayamum. Penjelasan tersebut bisa dipahami sebagai dasar pelaksanaan tayamum.
Di samping mengamalkan tata cara dan niat tayamum beserta artinya, jangan lupa untuk memperhatikan perlengkapan keagamaan maupun ibadah, seperti mukena, peci, sajadah, atau buku doa harian di rumah.
Kebutuhan tersebut dapat ditemukan dengan mudah dan praktis di Shopee, loh. Pilihan produknya sangat beragam dengan harga terjangkau. Ada berbagai promo menarik, mulai dari diskon hingga voucher gratis ongkir untuk dimanfaatkan.
Tidak harus keluar rumah, kamu bisa berbelanja secara online dan memilih metode pembayaran favoritmu, seperti ShopeePay, transfer bank, atau COD.
Tunggu hingga pesanan diantarkan. Tunggu apa lagi? Yuk, penuhi kebutuhan beribadah dengan berbelanja di Shopee sekarang!
Baca juga: Tata Cara Sholat Tahajud yang Benar, Lengkap Beserta Niat dan Doanya
Fun Read