Ketahui 9 Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid Lengkap Beserta Doanya!

Haid atau menstruasi merupakan siklus bulanan yang umum dialami oleh wanita yang telah mengalami masa pubertas. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui tata cara mandi wajib setelah haid beserta doanya.

Haid terjadi ketika dinding rahim mengalami peluruhan karena tidak terjadi pembuahan di dalamnya. Saat haid, tubuh wanita dianggap tidak suci, sehingga tidak diperbolehkan beribadah.

Sebelum kembali melakukan ibadah, setiap wanita harus melakukan mandi wajib. Hal ini bertujuan untuk menyucikan diri agar ibadahnya dapat diterima oleh Allah SWT.

Jika kamu kebingungan bagaimana cara malakukannya, berikut Shopee telah merangkum tata cara mandi wajib setelah haid berserta doanya.

Baca Juga: 14 Cara Mengatasi Telat Datang Bulan, Tak Perlu Panik!

Apa Itu Mandi Wajib Setelah Haid

cara menghilangkan bau badan
Sumber: Pexels.com

Mandi wajib merupakan mandi yang dilakukan untuk menghilangkan hadas besar. Seseorang diwajibkan untuk mandi wajib setelah selesai haid atau nifas, setelah melakukan hubungan suami istri, dan keluar air mani.

Saat haid, kamu tidak diperbolehkan untuk melakukan ibadah salat lima waktu dan puasa Ramadan, loh, Sobat Shopee. Jika melakukannya, ibadah tersebut tidak diterima oleh Allah SWT.

Nah, setelah selesai haid dan melakukan mandi wajib, Sobat Shopee boleh kembali beribadah kepada Allah SWT seperti biasanya.

Landasan Perintah Mandi Wajib Setelah Haid

tata cara mandi wajib setelah haid
sumber: Pixabay

Perintah untuk melakukan mandi wajib telah tertulis dengan jelas dalam surat Al-Maidah ayat 6 dan An-Nisa ayat 43.

Kedua ayat ini menjelaskan jika seseorang ingin beribadah kepada Allah SWT, ia diharuskan untuk suci dari hadas kecil dan besar. Bacaan dan arti lengkapnya dapat kamu simak berikut ini.

1. Surat Al-Maidah ayat 6:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَٰكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan salat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.”

2. Surat An-nisa ayat 43:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَىٰ حَتَّىٰ تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ وَلَا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّىٰ تَغْتَسِلُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُورًا

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula menghampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun.”

Baca Juga: Tak Perlu Khawatir, Ini 10 Penyebab Keluarnya Bercak Darah Sebelum Haid

Bacaan Doa Niat Mandi Wajib Setelah Haid

tata cara mandi wajib setelah haid
sumber: freepik.com/@jcomp

Sebelum melakukan mandi wajib, Sobat Shopee diharuskan untuk membaca niat terlebih dahulu. Niat ini menjadi salah satu pembeda antara mandi wajib dan mandi biasa.

Niat mandi wajib ini bisa kamu baca dalam hati, maupun dengan disuarakan. Bahkan, bagi Sobat Shopee yang masih belum hafal, kamu bisa membacanya sembari melihat catatanmu.

Doa niat mandi wajib:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

“nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minal haidil lillahi ta’ala,”

Artinya: “saya berniat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid

  1. Membaca doa niat terlebih dahulu. Sebab niat wajib hukumnya sebelum melakukan sesuatu.
  2. Bersihkan telapak tangan sebanyak tiga kali. Kemudian lanjutkan dengan membersihkan area dubur dan kemaluan.
  3. Bersihkan kemaluan dari kotoran-kotoran dengan tangan kiri, termasuk sisa-sisa darah haid yang masih menempel.
  4. Setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan dengan sabun. Ulangi kegiatan mencuci tangan ini setelah membersihkan area tubuh lain yang kotor.
  5. Lakukan wudu dengan sempurna seperti saat akan salat.
  6. Masukkan tangan ke dalam air, kemudian sela pangkal rambut dengan jari-jari tangan sampai menyentuh kulit kepala.
  7. Guyur kepala dengan air sebanyak tiga kali dan pastikan pangkal rambut juga terkena air.
  8. Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air sebanyak tiga kali. Mulailah dari sisi kanan dan kemudian dilanjutkan sisi kiri.
  9. Pastikan daerah lipatan kulit juga ikut dibersihkan dengan baik.

Sunah Mandi Wajib Setelah Haid

tata cara mandi wajib setelah haid
Sumber: unsplash

Saat mandi wajib, kamu sebaiknya juga turut melaksanakan sunahnya. Meskipun sunah bersifat opsional, kamu bisa mendapatkan pahala jika mengerjakannya, loh, Sobat Shopee.

Berikut Shopee telah rangkum beberapa sunah yang bisa kamu lakukan saat mandi wajib.

  1. Membaca basmalah.
  2. Menggosok gigi.
  3. Mandi sambil berdiri.
  4. Menghadap kiblat.
  5. Membasuh kedua telapak tangan.
  6. Berkumur dan istinsyaq (membersihkan rongga hidung).
  7. Membersihkan kemaluan dan sekitarnya dari bekas darah haid.
  8. Berwudu.
  9. Memperhatikan kotoran di bagian yang tersembunyi.
  10. Menyela-nyela rambut kepala.
  11. Menggosok kulit badan.
  12. Mendahulukan bagian tubuh kanan daripada kiri.
  13. Muwalat atau membasuh anggota tubuh yang sebelumnya kering.
  14. Mandi tidak dalam keadaan telanjang bulat.
  15. Tidak berlebihan dalam menggunakan air.

Baca Juga: 8 Perlengkapan dan Aksesoris Kamar Mandi Minimalis, Wajib Punya!

Beli Peralatan Mandi dan Kebutuhan Harian Lainnya di Shopee!

Itu dia tata cara mandi wajib setelah haid berserta niatnya yang perlu kamu ketahui. Agar dapat kembali beribadah setelah haid, kamu harus melakukannya dengan tepat dan benar, ya, Sobat Shopee.

Pada dasarnya, mandi wajib sama seperti mandi biasa. Hanya saja mandi wajib memiliki urutan dan doa yang berbeda. Sementara peralatan mandi yang dibutuhkan juga sama seperti mandi sehari-hari.

Untuk membersihkan diri saat mandi wajib, Sobat Shopee tetap memerlukan peralatan mandi seperti biasanya. Mulai dari sabun mandi, shampo, sikat gigi, pasta gigi, handuk, hingga shower cap.

Nah, jika kamu ingin beli perlengkapan mandi sekaligus aksesori hiasan kamar mandi, kamu bisa dapatkan produknya di Shopee Mall!

Shopee MallShopee Mall merupakan wadah untuk kebutuhan harianmu, salah satunya perlengkapan untuk mandi. Semua produk yang tersedia di Shopee Mall sudah pasti terjamin kualitasnya dan 100% Ori.

Selain itu, dengan belanja di Shopee Mall, kamu juga bisa mendapatkan garansi 7 hari pengembalian produk jika barang yang kamu beli cacat atau rusak.

Kamu juga bisa memanfaatkan promo menarik lainnya, mulai dari gratis ongkir, diskon, hingga cashback untuk setiap transaksi yang kamu lakukan. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, segera penuhi kebutuhan harianmu di Shopee Mall!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *