Pengetahuan Seputar Sepak Bola Buat Pemula

Jika Sobat Shopee ingin ikuti serunya Piala Dunia tapi nggak ngerti kenapa sepak bola bisa begitu populer di seluruh dunia, sebaiknya baca ini dulu…

0
553

Dikenal sebagai olahraga paling populer di seluruh dunia, sepak bola merupakan sebuah permainan yang hampir semua orang bisa lakukan. Hanya dengan sebuah bola dan beberapa penanda gawang, sebuah permainan sepak bola sederhana bisa diadakan dimana saja.

Jika Sobat Shopee merupakan pemula atas serunya permainan sepak bola, mungkin ada baiknya baca beberapa hal seputar olahraga terfavorit ini.

 

Sejarah Sepak Bola

Sepak bola adalah cabang olahraga yang menggunakan bola yang umumnya terbuat dari bahan kulit dan dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 pemain inti dan beberapa pemain cadangan. Memasuki abad ke-21, olahraga ini telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga paling populer di dunia.

Sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan memasukan bola ke gawang lawan. Sepak bola dimainkan dalam lapangan terbuka yang berbentuk persegi panjang, di atas rumput alami ataupun sintetis.

Posisi Pemain

Pada dasarnya, satu tim sepak bola terdiri dari 1 orang penjaga gawang, 2-4 orang pemain yang ditugaskan pada posisi bertahan, 2-5 orang pemain tengah, dan 1-3 orang yang bertugas untuk menyerang gawang.

Penjaga gawang atau kiper adalah satu-satunya pemain dalam sebuah tim yang boleh menggunakan tangannya untuk menghalangi bola menuju gawang.

Pemain pada posisi bertahan atau dikenal sebagai back memiliki tugas utama untuk menghalangi pergerakan tim lawan menuju gawang.

Pemain tengah atau gelandang (playmaker), biasanya punya dwi-fungsi sebagai pemain penyerang guna memaksa bola masuk ke belahan lapangan tim lawan, serta menjegal tim lawan untuk bisa memasuki wilayah tim mereka. Tugas utama pemain tengah adalah mengatur tempo permainan dan menjadi penyokong peran back dan penyerang gawang tim.

Terdapat pula pemain sayap (winger) yang bertugas pada sisi kanan maupun kiri lapangan yang siap menggiring bola ke tengah lapangan.

Penyerang atau striker memiliki tugas utama untuk mencetak gol ke gawang lawan.

Kapten tim adalah jabatan seseorang yang terpilih di antara para pemain yang bertugas memimpin dan mengatyr para pemain agar bermain secara tim di lapangan. Tanda bahwa pemain adalah kapten dari tim terlihat dari atribut armband yang melingkar pada lengan kanan atas.

Pada awal sebuah laga resmi, Kapten dari kedua tim menjadi pemain terdepan ketika memasuki area lapangan diikuti kiper serta para pemain lainnya. Biasanya, seorang Kapten menjadi penendang utama penalti serta sebagai penerima pertama penyerahan piala atau gelar juara sebuah turnamen.

Posisi dasar pemain dapat mengalami modifikasi menjadi berbagai pola atau taktik permainan. Beberapa pola pemain yang sering digunakan dalam berbagai kejuaraan adalah 4-4-2 yang paling umum digunakan sebuah kesebelasan, 3-4-2-1 yaitu formasi dimana kekuatan terletak di bagian tengah lapangan), serta 4-3-3 yaitu formasi klasik dari tahun 1970-an yang sering digunakan oleh sistem total football Belanda dan Jerman Barat.

 

Lapangan Pertandingan

Untuk pertandingan internasional kategori dewasa, ukuran lapangan yang digunakan memiliki panjang yang berkisar antara 100-120 meter dan lebar 65-75 meter. Di bagian tengah kedua ujung lapangan, terdapat area gawang yang berupa persegi empat berukuran dengan lebar 7.32 meter dan tinggi 2.44 meter.

Di bagian depan dari gawang terdapat area penalti yang berjarak 16.5 meter dari gawang.Wilayah ini merupakan batas dimana kiper boleh menangkap bola dengan tangannya dan menentukan kapan sebuah pelanggaran bisa berupa tendangan penalti atau tidak.

 

Eduardus Febriansyah Charles  – eduardusfebriansyah

Image: Unsplash

NEWSLETTER

Mau dapat lebih banyak inspirasi dari Shopee? Yuk, sign up ke newsletter kami!

LEAVE A COMMENT

Please enter your comment!
Please enter your name here

Previous articleIngin Mendaki Gunung? Jangan Lupa Bawa Peralatan Ini
Next article8 Trik Mendidik Anak dengan Kecerdasan Kinestetik