X

Pengen Jadi Pemain Game Online Pro? Coba Pikir Dulu Baik-baik Pro & Kontranya!

Nggak cuma tentang dibayar untuk main, lho!

Bagi para Millennials dan Gen Z, karier sebagai pemain online game profesional memang terdengar menggiurkan, terutama bagi yang memang hobi main game. Sepertinya tidak ada masa depan yang lebih menyenangkan selain dibayar mahal untuk main. Seru banget, kan? Apakah ada Sobat Shopee yang berencana jadi pemain online game profesional? Kalau iya, sebelum kamu benar-benar menetapkan hati, ketahui dulu pro dan kontranya!

  1. Gaji yang menggiurkan

Sudah bukan rahasia lagi bahwa gamer profesional yang sudah terkenal dan berhasil memenangkan banyak turnamen memiliki penghasilan yang besar. Contohnya, gamer Indonesia Monica Carolina atau Nixia yang dikabarkan memiliki penghasilan sebesar Rp137 juta, atau Muhammad Rizky yang memperoleh kurang lebih Rp100 juta per tahunnya di usia yang masih muda! Selain itu, sebagai pemula, jika kamu dapat bergabung dengan tim yang handal dan sponsor besar, kabarnya kamu bisa memperoleh Rp5 – 6 juta sebulan dan bahkan lebih jika kamu berhasil memenangkan turnamen!

2. Pemerintah sudah mulai mendukung perkembangan eSports

Dikarenakan eSports yang semakin booming di Indonesia, pemerintah pun akhirnya mulai mendukung perkembangan eSports. Buktinya adalah dengan didirikannya Indonesia eSports Association dan diresmikannya eSports sebagai cabor eksebisi di Asian Games 2018 lalu dan terdapat sertifikat atau piagam penghargaan serta bonus khusus sebesar Rp20 juta untuk atletnya. Selain itu, beberapa sekolah dan kampus juga mulai menghadirkan eSports sebagai mata pelajaran atau program studi, contohnya di SMA PSKD 1 Jakarta dan UDINUS Semarang.

3. Memperbanyak teman dengan hobi yang sama 

Online game menghubungkan gamer satu dengan lainnya dan kamu juga dapat berkenalan dengan pemain-pemain di luar negeri! Jika bergabung dengan tim, kamu dapat bertemu dengan orang-orang baru, belajar bekerja dalam tim, networking dan bersentuhan dengan budaya-budaya dari berbagai belahan dunia!

4. Memakan banyak waktu kamu

Gamer profesional yang berhasil menjadikan game sebagai ladang uang memang terlihat sangat keren, tapi untuk bisa mencapai kesuksesan itu, mereka ternyata harus berlatih berjam-jam. Faktanya, gamer profesional biasanya menghabiskan waktu sekitar 6 sampai 12 jam setiap harinya memainkan game yang sama untuk meningkatkan keahlian mereka.

5. Menghabiskan banyak biaya

Sebagai pemain online game profesional, kesuksesan dan kenyamanan gameplay-mu juga akan tergantung dengan konsol dan gadget yang kamu gunakan. Maka, biasanya gamer profesional selalu menggunakan perangkat-perangkat yang berkualitas tinggi dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Sayangnya, peralatan-peralatan ini biasanya memiliki harga yang sangat mahal, jadi kamu perlu mengatur keuangan dan menabung!

6. Banyak tekanan untuk terus berprestasi

Kesuksesanmu dalam karier eSports pada dasarnya sangat bergantung pada prestasi. Jika kamu dapat terus menerus memenangkan turnamen, kredibilitasmu sebagai pemain game online profesional pastinya akan semakin meningkat dan bayaran juga akan semakin besar, tapi kalau prestasimu tidak stabil atau kamu sering kalah, kamu akan dengan mudah digantikan oleh gamer-gamer profesional lain yang lebih baik.

7. Karier jangka pendek 

Selain itu, karier sebagai seorang pemain online game profesional bukanlah karier yang dapat bertahan jangka panjang karena biasanya karier ini umumnya hanya bertahan mulai dari umur 17 hingga 25 tahun sebelum kemampuan otak mulai menurun.

Jadi pemain game online profesional memang terlihat keren, tapi kamu harus siap berlatih secara konsisten selama berjam-jam juga memiliki komitmen dan motivasi yang tinggi. In the meantime, Sobat Shopee bisa latihan terus dan jangan lupa untuk selalu top-up voucher mobile games kamu di Shopee! Ingat, kerja keras pasti membuahkan hasil. Good luck, Sobat Shopee!

Featured