Prediksi Shopee Liga 1 2019: Kekuatan Madura United Tergerus, Persib Bandung Bertekad Akhiri Catatan Negatif

Madura United harus kehilangan setidaknya tujuh pemain pilar, sementara Persib ingin mengakhiri catatan negatif mereka saat berjumpa Laskar Sape Kerrab.

2
1119
Source: indosport.com

Kekuatan Madura United tergerus saat menjamu Persib Bandung pada pekan ke-22 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Sabtu (5/10). Pasalnya, setidaknya ada tujuh pemain pilar yang harus absen pada laga ini.

Mereka adalah Muhammad Ridho Djazulie, Zulfiandi, serta Andik Vermansah yang harus bergabung ke timnas Indonesia. Ada juga Syahrian Abimanyu yang mesti memenuhi panggilan timnas Indonesia U-23, serta Asep Berlian yang mengalami cedera pada bagian matanya. Begitu juga Andik Rendika Rama dan Ante Bakmaz yang harus absen karena terkena akumulasi kartu kuning.

Beruntung, mereka masih mendapatkan dispensasi untuk striker andalan Alberto Goncalves sedikit telat gabung ke timnas Indonesia, yang akan menghadapi Uni Emirat Arab di Dubai. Beto akan langsung menyusul skuad Garuda di Dubai, 6 Oktober nanti, atau setelah laga melawan Persib. Sejak dinaturalisasi pada Februari 2018 lalu, Beto merupakan striker andalan di timnas Indonesia. Pemain berdarah Brasil itu sudah menorehkan 10 gol untuk tim Garuda. Bahkan, penyerang gaek berusia 38 tahun tersebut juga menjadi salah satu pemain senior yang didaftarkan untuk memperkuat timnas Indonesia U-23 pada SEA Games 2019. 

Kendati begitu, Rasiman tetap optimistis timnya bisa menuai hasil positif pada laga ini. Bahkan menurutnya, ini akan menjadi kesempatan bagi para pemain yang sebelumnya kurang mendapatkan menit bermain untuk unjuk kemampuan.

“Soal taktik saya tidak butuh bicarakan di depan kalian (wartawan). Namun, pastinya ini jadi peluang bagi semua pemain untuk mengisi pos-pos yang kosong,” jelas Rasiman.

Di lain pihak, Persib bertekad untuk mengakhiri catatan negatif mereka saat berjumpa dengan Laskar Sape Kerrab. Tercatat, dalam tujuh pertemuan terakhir kedua tim, tim Maung Bandung cuma meraih tiga hasil imbang dan menderita empat kekalahan.

Maka itu, pelatih Persib, Robert Rene Alberts, menuturkan para pemainnya begitu antusias untuk membuktikan diri pada laga ini.

“Semua pemain saya rasa sudah tidak sabar untuk tampil,” tegas pelatih asal Belanda tersebut.

Hal senada juga dituturkan kapten tim Persib, Supardi Nasir. Namun begitu, Supardi enggan menganggap remeh Madura United yang banyak kehilangan pemain andalan.

“Beberapa pemain mereka memang dipanggil tim nasional, tapi itu saya kira tidak berpengaruh banyak. Kami harus tetap fokus. Kami harus kerja keras demi mendapatkan hasil yang bagus,” ujar Supardi.

Fokus juga menjadi hal yang harus dilakukan para suporter dalam mengikuti kuis Shopee Liga 1. Ya, kuis tersebut kembali bisa diikuti dengan mengklik link ini, jelang laga Madura United kontra Persib pada pukul 18.00 WIB, 5 Oktober nanti. Hadiah spesial menanti dengan total 10 Juta! Ada juga jersey original Madura United.

Jadi, ajak teman kamu untuk main kuis Shopee sekarang dan menangkan jersey original Madura United serta ratusan juta! Jangan kelewatan juga sesi Spesial Kuis Shopee Liga 1 berikutnya berhadiah jersey original klub lainnya. 

Misi Keluar Zona Degradasi

Di pertandingan lain yang tak kalah seru, akan bertemu antara Kalteng Putra kontra Barito Putera. Duel kedua tim akan digelar di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya, Sabtu (5/10). Kedua tim sama-sama mengincar tiga poin agar bisa keluar dari zona degradasi.

Barito Putera sementara ini masih terpuruk di posisi ke-17 dengan 19 poin dari 21 pertandingan. Poin tersebut sama dengan yang dikoleksi oleh Kalteng Putra yang kini menempati peringkat ke-16, namun dari 20 laga yang telah dijalani.

Pelatih Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, mengakui laga ini bakal tidak mudah bagi timnya. Apalagi pada putaran pertama lalu, Barito Putera harus mengakui keunggulan Kalteng Putra di kandang sendiri dengan skor 2-1.

“Target tiga poin, itu harga mati. Sebagai sesama tim papan bawah, kami harus ambil kemenangan, dan tidak boleh puas hanya satu poin,” ucap pelatih yang akrab disapa Djanur itu.