PSBB Karawang Akan Diberlakukan Mulai 6 Mei 2020

Karawang akan menerapkan PSBB guna memutus rantai penyebaran virus corona

1
2282
Sumber foto: idntimes.com

Sebagai langkah untuk mencegah penyebaran virus corona, Kabupaten Karawang akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai 6 Mei 2020.

Keputusan ini diumumkan oleh Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana setelah mengikuti konferensi video dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

“Intinya kami setuju Karawang berlakukan PSBB. Di Karawang sendiri angka kesembuhan pasien positif Covid-19 mencapai 53.7 persen dari total jumlah, sampai hari ini ada 100 kasus Covid-19,” ucap Cellica sebagaimana dikutip dari CNNIndonesia, Rabu (29/4/2020).

Dikutip dari akun Instagram Diskominfo Karawang, data terakhir per Rabu 29 April 2020, jumlah kasus positif corona di Karawang sebanyak 100 kasus. Dari jumlah tersebut, ada delapan orang meninggal dunia, 56 orang sudah sembuh.

Selain itu, Cellica mengatakan bahwa kebijakan PSBB ini diterapkan karena Karawang sering menjadi tempat singgah pemudik dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Para pemudik itu dari kemarin ada yang ketahuan mampir dan singgah di Karawang. Ini yang menjadi penting bagi kami untuk memberlakukan PSBB,” jelas Cellica.

Mengingat semakin banyaknya jumlah kasus positif corona di Indonesia, kita harus berperan aktif memutus mata rantai corona yang masih mewabah di Indonesia. Patuhi aturan dari pemerintah untuk tidak mudik dan disiplin menerapkan kebijakan PSBB. Tetap jaga kesehatan tubuh dan penuhi kebutuhan lawan corona di sini!

NEWSLETTER

Mau dapat lebih banyak inspirasi dari Shopee? Yuk, sign up ke newsletter kami!

1 COMMENT

  1. Efek indo bekukan sosial dang aktipitan banyak orang nganggur tidak kerja dan tida punya masukan mirisnya untuk orang miskin yang cari makan dadakan dan skarang efeknya terasa banyak maling di mana mana banyak yang kecolongan dimana mana sedangkan bantuan dari pemerintak yang sampai ke kec leles daerah saya haya beras sembako 3liter mir rebus dua.. Apa maksudnya ini yng jadi paling mengherankn pemerintah larang kluar masarakan padahal kalo mau benar" beku bikin aja spu tutup sluruh indo dan pabrik" tutup sluruh indo otomatis yang kluar bawa kendaran mau isi bensinya juga kmana.. Lalu sampe skarang toh kasus ttp nmbah mau sampe kapan ini??

LEAVE A COMMENT

Please enter your comment!
Please enter your name here

Previous articleOperasi Ketupat Diterapkan di Jawa Tengah, 100 Ribu Pemudik Putar Balik
Next article5 Takjil yang Jadi Tradisi Masyarakat Indonesia Saat Bulan Ramadhan!