Rp10 Triliun Disiapkan Untuk Program Padat Karya Tunai oleh Kementrian PUPR

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengumumkan anggaran sebesar Rp10 Triliun untuk program padat karya tunai

2
2154
program padat karya tunai
sumber: merdeka.com

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengumumkan anggaran sebesar Rp10 Triliun. Anggaran tersebut dutujukan untuk program padat karya tunai bagi masyarakat yang terdampak virus corona. Anggaran tersebut diberdayakan dari realokasi anggaran kementrian PUPR sebesar Rp36.9 Triliun.

Menteri PUPR Basuki Muljono mengungkapkan bahwa program padat karya tunai bertujuan untuk mempertahankan daya beli masyarakat di pedesaan dengan mendistribusikan anggaran pembangunan ke berbagai desa.

“Kami ingin melaksanakan, mempercepat padat karya tunai, yaitu memberikan pekerjaan yang low technology, tidak menggunakan teknologi, tapi padat karya di pedesaan.” ungkap Basuki tentang pemberian pekerjaan melalui program tersebut.

Beberapa dari kegiatan dalam program ini termasuk perbaikan irigasi kecil di 10.000 lokasi dengan anggaran Rp2.25 Triliun. “Ini semua dibayar mingguan, seperti yang biasa terjadi di pedesaan-pedesaan. Ada yang setiap Kamis seperti di Tegal, Pekalongan. Ada juga yang setiap Minggu.” tambahnya.

Dalam program padat karya tunai ada beberapa langkah termasuk program PISEW (pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah), dengan tugas pembangunan jalanan produksi persawahan di 900 kecamatan, peremajaan rumah swadaya sebanyak 280 rumah dan 12.000 rumah tak layak.

Lalu ada program KOTAKU (kota tanpa kumuh) yang akan melakukan peremajaan daerah perkotaan dengan memperbaiki selokan air, menyediakan air bersih di daerah kumuh di 364 kelurahan dan program SANIMAS (sanitasi sistem berbasis masyarakat) yang berada di 1.228 lokasi bertujuan membangun sistem air minum bersih untuk masyarakat.

“Untuk semua padat karya mekanismenya rekrut pendamping, apakah irigasi, PISEW, KOTAKU, setiap lokasi pasti ada pendamping. Kemudian sosialisasi, baru dilaksanakan di lapangan.” tutur Basuki.

Di masa pandemi corona ini pemerintah telah menyiapkan program untuk membantu warga di pedesaan. Bagi yang masih berencana mudik, yuk tetap di rumah saja. Tidak usah cemas karena untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari kamu, bisa dengan belanja dari rumah saja! Klik di sini.

NEWSLETTER

Mau dapat lebih banyak inspirasi dari Shopee? Yuk, sign up ke newsletter kami!

2 COMMENTS

  1. Tolong pak,di Desa Kalitorong Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang Jawa Tengah belum ada sarana air bersih dari PDAM.sumurĀ² disini airnya keruh dan berbau.Kami disini terpaksa menggunakan air kotor ini untuk mandi dan mencuci.untuk keperluan memasak dan kebutuhan air minum kita disini terpaksa mengeluarkan anggaran belanja tambahan untuk membeli air galon isi ulang 3 sampai 5 hari sekali.sangat terasa berat dalam kondisi ekonomi masyarakat seperti sekarang ini.mohon dapat dipertimbangkan dan segera direalisasikan untuk pengadaan sarana air bersih di desa kami.

LEAVE A COMMENT

Please enter your comment!
Please enter your name here

Previous articleMinta Perbanyak Tes PCR, Jokowi: Setidaknya Bisa Tes 10.000 Spesimen Setiap Hari
Next articlePengemudi Ojol Bisa Mendapatkan Diskon BBM Hingga 50% dari Pertamina