5 Jurus Jitu Kurangi Risiko Cedera Saat Berolahraga

Jangan sampai niat menjaga kebugaran serta kesehatan tubuh malah jadi malapetaka!

0
118

Olahraga, tak dapat dipungkiri, memang baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Namun jika tidak tilakukan dengan benar, cedera dapat menjadi musibah yang sangat mungkin terjadi. Untuk terhindar dari hal yang tak diinginkan tersebut, ada beberapa hal yang perlu Sobat Shopee perhatikan nih sebelum memulai berolahraga.

Pilih jenis olahraga yang tepat

Salah satu cara yang paling tepat untuk menghindari cedera ketika berolahraga adalah dengan mengetahui kondisi tubuh terlebih dahulu. Tidak hanya kondisi fisik, usia pun bahkan menjadi pertimbangan yang tak boleh dilewatkan lho, Sobat Shopee.

Secara umum, berapapun usiamu, apabila baru akanĀ mulai berolahraga, cobalah dari yang ringan, sepertiĀ  jalan santai, berenang, bersepeda, jogging, atau senam aerobik. Namun jika kamu memiliki pergelangan tangan yang lemah, tentu angkat beban kurang tepat untuk dijadikan pilihan.

Ada baiknya jika kamu memiliki suatu kondisi atau penyakit tertentu, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memulai olahraga. Dokter dapat memberikan saran olahraga apa yang cocok untuk kamu lakukan, beserta arahan untuk melakukannya dengan aman.

Jangan lupakan pemanasan dan pendinginan

Melakukan pemanasan sebelum olahraga dimulai dapat membuat aliran darah lebih lancar, serta meregangkan otot-otot pada tubuh. Sebagai contoh sederhana, ketika kamu hendak berlari, kamu bisa memutarkan pergelangan kaki terlebih dahulu, kemudian melakukan jalan cepat selama 5 sampai 10 menit sebelum akhirnya memulai lari. Setelah selesai, jangan lupa pula untuk melakukan pendinginan untuk menormalkan kembali otot dan tubuhmu.

Tak perlu memforsir diri

Dalam berolahraga, sesuaikanlah dengan kemampuan tubuh. Aturlah waktu berolahraga, seberapa intens dan lama durasinya. Jika sebelumnya kamu belum terbiasa untuk melakukan olahraga berat, kamu bisa terlebih dahulu memulai olahraga dengan intensitas ringan. Misalnya, minggu pertama lari untuk tiga kali dalam seminggu. Jangan lupa diselang-seling harinya supaya tubuhmu punya kesempatan untuk memulihkan diri. Seiring dengan terbiasanya tubuh terhadap intensitas olahragamu ini, kamu bisa menaikkan level olahragamu lagi secara bertahap.

Kamu juga bisa memvariasikan jenis olahraga yang kamu lakukan untuk melatih otot yang berbeda lho.

Mintalah panduan profesional

Apabila kamu merupakan seorang pemula yang masish sangat awam dalam dunia olahraga, tak ada salahnya untuk meminta panduan dari orang yang lebih ahli atau profesional. Pengawasan dari seorang profesional dapat membantu mencegah cedera saat berolahraga, karena amereka dapat membenarkan postur tubuh yang berantakan dan memandu cara pakai alat-alat olahraga agar lebih efektif.

Pastikan tubuh terhidrasi dengan cukup

Ketika berolahraga, tubuh kehilangan banyak sekali cairan. Alhasil tubuh pun tak jarang terasa lunglai dan lesu. Oleh karena itu, selalu sediakan minuman isotonik agar tubuh tetap bugar selalu. Minuman isotonik juga dapat diandalkan untuk menggantikan eletrolit yang hilang, sehingga tubuh pun terjaga dari dehidrasi.

Image: Pexels

WN

NEWSLETTER

Mau dapat lebih banyak inspirasi dari Shopee? Yuk, sign up ke newsletter kami!

LEAVE A COMMENT

Please enter your comment!
Please enter your name here

Previous articleIni 7 Fakta Seputar MCU yang Belum Tentu Sobat Shopee Ketahui
Next articleAtasi Kecanggungan Ketemu Sahabat Lama dengan Tips Ini!