Sering Dianggap Sepele, Ini Bahaya Cakaran dan Gigitan Kucing

Setelah dicakar atau digigit, segera lakukan pengobatan untuk menghindari risiko masuknya bakteri

1
6852
Source: Unsplash

Ketika sedang bermain dengan kucing kesayangan, terkadang mereka akan menggigit atau mencakar kulit kita hingga lecet atau berdarah. Jika lukanya tidak terlalu dalam, biasanya kita pasti akan mengabaikannya saja karena merasa luka tersebut tidak akan bermasalah.

Padahal, luka dari cakaran atau gigitan kucing, meski kecil dan tidak parah, sebaiknya jangan disepelekan lho, Sobat Shopee. Pasalnya, gigitan dan cakaran kucing tersebut dapat membawa bakteri yang berbahaya bagi kesehatan kita. 

Bahaya Gigitan dan Cakaran Kucing

Source: Pretty Litter

Salah satu hal yang membuat gigitan dan cakaran kucing bisa berbahaya adalah adanya risiko bakteri bartonella hanselae pada kucing yang terinfeksi. Jika bakteri ini masuk ke dalam tubuh, maka akan menyebabkan demam, pusing, berkurangnya nafsu makan, hingga kelelahan. Gejala ini biasanya akan muncul dalam kurun waktu 3-10 hari setelah digigit atau dicakar. 

Bagi orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah, gejalanya bisa lebih parah lagi, Sobat Shopee. Bahkan pada kasus yang sudah parah, bakteri ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakit berbahaya.

Bakteri bartonella masuk ke tubuh kucing akibat gigitan kutu dan akan berpindah ke kuku serta gigi kucing saat ia menggaruk atau menjilat tubuhnya yang gatal.

Umumnya, kucing yang terinfeksi bakteri ini cenderung tidak memiliki efek yang terlalu terlihat. Maka dari itu, kucing yang terlihat bersih dan sehat pun bisa saja sebenarnya membawa bakteri ini, lho. 

Selain itu, gigitan dan cakaran kucing juga berisiko menularkan penyakit rabies dan tetanus.

Pertolongan Pertama yang Dilakukan Setelah Dicakar Kucing

Source: Golden State Medical Billing

Sekecil apapun lukanya, sebaiknya kamu tetap langsung membersihkannya untuk menghindari bakteri masuk ke dalam tubuh. Berikut ini langkah yang bisa kamu lakukan:

– Bersihkan luka dengan air mengalir atau air hangat dan sabun. Diamkan luka selama beberapa menit di bawah air mengalir untuk memastikan luka bersih dari bakteri. 

– Tekan luka tersebut secara perlahan agar bakteri semakin mudah keluar.

– Oleskan alkohol atau cairan antiseptik. Meski akan terasa perih tapi cairan ini dapat menjaga luka tetap bersih.

– Jika muncul peradangan hingga pembengkakan kulit, segera periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga: 7 Tanda Kucing Sebenarnya Sayang sama Kamu

Lakukan Hal Ini Supaya Tetap Aman Bermain dengan Kucing

Source: Pet MD

Tak perlu khawatir karena kita masih bisa bermain dengan kucing kesayangan kok, Sobat Shopee. Asalkan kita selalu memastikan kebersihan si kucing dan kandangnya. Selain itu, lakukan hal berikut:

– Selalu mencuci tangan setelah bermain dengan kucing

– Ketika kondisi tubuh sedang tidak sehat, kurangi waktu bermain dengan kucing

– Memotong kuku kucing secara rutin, paling tidak seminggu sekali

– Berikan perawatan untuk menjaga kucing terhindar dari kutu

– Tidak membiarkan kucing menjilat atau memegang luka luar pada kulitmu

– Berikan vaksin pada kucing, seperti vaksin rabies dan penyakit lainnya

AM

NEWSLETTER

Mau dapat lebih banyak inspirasi dari Shopee? Yuk, sign up ke newsletter kami!

1 COMMENT

LEAVE A COMMENT

Please enter your comment!
Please enter your name here

Previous articleKamu Jomblo dan Cari Pasangan yang Pengertian? Pacaran Dengan Zodiak Ini Saja!
Next articleSkincare Guide: Urutan Memakai Produk Skincare yang Tepat