Jokowi Minum Jahe Merah 3 Kali Sehari, Harga Jahe Langsung Naik!

Guru Besar Biologi Molekuler Universitas Airlangga Surabaya, Prof. Chaerul Anwar Nidom menjelaskan virus Corona bisa dicegah dengan mengonsumsi jahe dan temulawak.

7
7277
corona
sumber: https://www.merdeka.com/
Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) mengaku untuk menangkal virus corona, ia meminum jahe sebanyak 3 kali dalam sehari, ia juga mengatakan bahwa tidak kaget jika harga rempah-rempah seperti jahe jadi naik hingga 5 kali lipat dari harga biasa.
Hal ini didukung oleh Guru Besar Biologi Molekuler Universitas Airlangga Surabaya, Prof. Chaerul Anwar Nidom menjelaskan virus Corona bisa dicegah dengan mengonsumsi jahe dan temulawak.
Bersamaan dengan penjelasan ini, masyarakat berbondong-bondong memborong jahe guna untuk mengantisipasi penyebaran corona.
Seiring bertambahnya permintaan pasar, harga jahe ini melambung tinggi. Biasanya, para penjual menawarkan harga jahe biasa Rp25.000,-/kg. Namun, karena semakin melambungnya permintaan, harganya kini naik hingga Rp30.000,-/kg. Sedangkan jahe emprit yang awalnya dibanderol dengan harga Rp35.000,-/kg naik menjadi Rp50.000,-/kg.
“Efek ada virus corona itu meningkatnya banyak tapi barangnya nggak ada,” ungkap Ratmi, pada hari Minggu, 8 Maret 2020.
Ratmi menambahkan jahe merah merupakan yang paling mahal dengan harga Rp60.000,-/kg dari sebelumnya Rp40.000,-/kg.
Bukan hanya jahe, temulawak juga mengalami kenaikan harga dua kali lipat, berbanding lurus dengan permintaan pasar.
“Temulawak awalnya Rp5.000,- per kilogram jadi Rp8.000,- per kilogram,” jelas Ratmi sebagai salah satu penjual temulawak.
Kenaikan harga jahe dan temulawak ini terjadi karena permintaan terlalu besar, namun persediaan terbatas. Akan tetapi, kamu tidak perlu khawatir. Kamu bisa membeli jahe dan temulawak di Shopee untuk menangkal virus corona!

NEWSLETTER

Mau dapat lebih banyak inspirasi dari Shopee? Yuk, sign up ke newsletter kami!

7 COMMENTS

  1. Kenapa ya kog semua orang pd mementingkan diri sndri kasihan yg gk miskin ..yg miskin jg manusia mereka jg pingin terhindar dari Corona klo di jual mahal gmn nasib mereka...kalian ingin hidup mereka jg ingin hidup...ada masalah sebesar ini bukannya saling bantu mlh jd saling menyekik satu sm lain..ini nmnya kesempatan dlm kesempitan...
  2. Kenapa semua harus pada naik sih ia aja kalo ekonomi nya menengah ke atas sedangkan kita... yg perekonomian nya menengah ke bawah apa gak pusing ... Sebenar ny bnar bukan korona yg bikin mati tapi manusia yg serakah... yg gak mandang sodara nya 1 sama lain malah mementingkan ke untungan saja
  3. Mbok ya jangan di naikkan.. kita kan semua sama2 ingin terhindar dari virus corona.. kok ya malah cari untung sendiri2. Apa gak kasian sama yg kurang mampu atau yg hidup di jalan gk punya tempat tinggal.. jangankan untuk mencegah virus corona dgn minum rempah2,,untuk makan sehari saja dia harus banting tulang bgaimana supaya perutnya gk kosong. Ini malah naikin harga. Kalo di indonesia orangnya makmur semua tanpa ada yg sengsara. Okelah naikin saja harganya.. lha ini... masih banyak orang sengsara kok malah naik.in harga.. yg betul tuh ayokk sama2 gotong royong cegah virus itu sampai tidak ada warga masyarakat kita yg terkena virus tersebut. Bila perlu sediakan tuh jamu langsung siap minum tiap daerah2.. bukannya tanah kita ini kaya dan subur.. hanya sebatas rempah.. memang tk bisa membantu sesama setanah air indonesia. Ayolah berfikir kedepan untuk masa depan bersama sama. Basmi corona bersama sama..

LEAVE A COMMENT

Please enter your comment!
Please enter your name here

Previous articlePara Menteri Jokowi Jalani Tes Corona, Ini Hasilnya
Next article3 Pemain Kunci Persiraja di Shopee Liga 1 2020