Hadapi New Normal, Protokol Bagi Penumpang Maskapai Tak Akan Dilonggarkan

Kementerian Perhubungan tetap menerapkan protokol ketat untuk calon penumpang pesawat di masa transisi

5
4929

Di masa transisi menuju new normal, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan tetap menerapkan protokol yang ketat bagi calon penumpang pesawat.

Keputusan ini diambil berdasarkan Surat Edaran (SE) dari Gugus Tugas Penanganan Corona tentang kriteria pembatasan perjalanan orang untuk mempercepat penanganan virus corona. Maka dari itu, persyaratan ketat bagi calon penumpang tidak akan dilonggarkan, contohnya dokumen yang harus dimiliki untuk melakukan perjalanan.

Salah satu syarat bagi calon penumpang adalah harus memiliki surat keterangan uji tes Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan hasil negatif yang berlaku 7 hari, atau surat keterangan uji rapid test dengan hasil non-reaktif yang berlaku 3 hari.

Juga diharuskan penumpang yang tidak mewakili pemerintah/swasta untuk membuat surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai dan diketahui Lurah/Kepala Desa setempat. Lalu mereka harus menunjukkan KTP atau tanda pengenal lain yang sah dan melaporkan rencana perjalanan.

Bagi yang ingin melakukan perjalanan karena meninggalnya anggota keluarga inti, akan diminta melengkapi surat keterangan kematian. Juga bagi orang yang anggota keluarga intinya mengalami sakit keras, harus membawa surat keterangan rujukan rumah sakit.

Dengan pemerintah tetap menerapkan protokol yang ketat bagi calon penumpang maskapai selama new normaldiharapkan dapat menekan penyebaran virus corona. Jangan lupa juga ya untuk memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak jika terpaksa keluar. Ayo, belanja dari rumah untuk semua keperluan penangkal corona! Klik di sini.

NEWSLETTER

Mau dapat lebih banyak inspirasi dari Shopee? Yuk, sign up ke newsletter kami!

5 COMMENTS

  1. Dengan himbauan pemerintah mencuci tangan, jaga jarak, trs mempersulit masyarakat bawah yg menggunakan maskapai penerbangan dengan persyaratan yg tentukan, apakah pemerintah memikirkan sepenuhnya keadaan masa pandemic bagi masyarakat bawah yg bekerja di luar kota, di luar Palau,, Dengan hrs membawa surat ket PCR atau uji rapid tes dengan biaya mahal,,, trs bagaimana dengan uang kertas, uang logam yg tiap hari nyaberputar di tangan setiap Orang, apakah pemerintah tdk berpikir,,,,, dengan hal itu, atau hanya melihat saja, apakah uang hrs dicuci dengan sabun
    • Kalau himbauan jaga jarak cuci tangan mah bagus kak..untuk menjaga kesehatan. Yg masalah itu kan ribetnya persyaratan utk penerbangan..jadi jangan dicampur adukan sama kwajiban kbersihan dong.
  2. Iy suAmiku y cm jd pkl d bontang mau pulkam k jawa g bs krn ribet ktny ngurus persyaratanny.. Ini nympe kpn ky gini yah.. Mhon infony....
  3. Kenapa udh kayak gini baru di perketat utk seluruh warga indonesia,,kenapa sebelum indonesia terjangkit,penerbangan yg dr luar negeri seharus nya di perketat dan di tutup aja sekalian..kalo kayak gini menyusah kan rakyat,ini urusan wabah karna virus,kenapa jadi di repotkan dgn urusan surat menyurat..tau sendiri buat dapetin sertifikat swab itu mahal sekali,,jd ajang kesempatan utk berbagai divisi terutama pihak RS..kita ud di repotkan dgn jumlah PHK,penghasilan berkurang,,sekarang di repotkan utk ngeluarin duit 2jt hanya utk dapetin sertifikat swab bebas covid..udah tau warga +62 susah di atur nya..ini mau nerapin peraturan yg seribet ini. Plis jgn penerbangan domestik yg di persulit,penerbangan luar negeri Noh yg di perketat,,bikin susah aja org asing yg masuk!! B*****T!!!

LEAVE A COMMENT

Please enter your comment!
Please enter your name here

Previous articleMenghadapi Era New Normal, Ini 5 Cara Persiapkan Diri yang Harus Kamu Lakukan!
Next articleAnies Jabarkan Aturan Berkendara di DKI Selama Masa Transisi