Ingin Memberikan Kesan Pertama yang Mendalam Terhadap Para Perekrut hanya dengan Membaca CV-mu? Yuk Simak Beberapa Tips di Bawah Ini!

Yuk buat tampilan CV-mu lebih memukau!

0
242

Tidak hanya hanya perihal asmara, ternyata first impression pun berlaku dalam proses pencarian kerja. Jika penampilan merupakan salah satu penentu kelanjutan hubungan, Curriculum Vitae alias daftar riwayat hidup-lah yang menjadi salah satu penentu awal proses pencarian kerja. Sayangnya, masih banyak yang meremehkan kehebatan CV sebagai salah satu kriteria penilaian perekrut terhadap pelamar kerja. Alhasil, banyak dijumpai CV yang terkesan dibuat asal-asalan dan alakadarnya.

Sebenarnya, saat ini kamu sudah dipermudah dengan tersedianya banyak situs web dan aplikasi perancang CV yang tersebar di internet. Kamu hanya tinggal pintar-pintar memilah dan menjadikan informasi data dirimu itu sebagai amunisi yang cukup kuat untuk meluluhkan hati para perekrut. Nah, untuk membantu kamu merangkai CV yang baik dan menarik, Shopee punya beberapa tipsnya, lho! Simak yuk melalui artikel di bawah ini!

1. Sajikan informasi data diri secara jelas dan teratur

Hal pertama yang harus kamu lakukan sebelum menyusun sebuah CV adalah mengetahui terlebih dahulu mengenai informasi apa saja yang harus dicantumkan di dalamnya. Pada umumnya, CV mengandung beberapa informasi yang terdiri atas identitas diri, latar belakang pendidikan, keterampilan, pengalaman kerja, kontak dan informasi penting lainnya yang ingin kamu sampaikan kepada perekrut.

Sesaat semuanya telah siap, susunlah informasi-informasi tersebut secara teratur. Selain dapat menjadikan tampilan CV lebih estetik, informasi yang terpampang dengan jelas juga memudahkan proses screening CV para perekrut. Pasalnya, salah satu perekrut di Shopee sering sekali dibuat kebingungan melihat sajian informasi dalam CV yang kurang tertata dengan rapi.

“Saya masih menemukan beberapa informasi di CV yang susunannya kurang jelas dan teratur, misalnya ketika saya mencari informasi GPA kandidat, saya membutuhkan waktu yang lama karena informasinya tidak disertakan di kolom yang berkaitan dengan latar belakang pendidikan”, ujar salah satu perekrut di Shopee. Jadi, jika informasinya berkaitan, usahakan untuk meletakkannya secara berdekatan, ya!

2. Tampilan ciamik agar gampang dilirik

Perlu diingat bahwa tampilan yang menarik bukan berarti membubuhkan warna-warna terang agar terlihat mencolok. Sebaliknya, pilihlah perpaduan warna yang enak dipandang. Kombinasi warna yang tepat tentu akan membuat CV terlihat lebih artistik, apalagi jika desain format yang dipilih juga menarik, tentu perekrut pun semakin tertarik! Jika kamu tak pandai desain, tidak usah khawatir karena sudah ada beragam aplikasi/situs web seperti Canva, CV Maker, Resume Genius, dan lain-lain yang bisa menyulap CV kamu agar lebih ciamik. 

3. Penting! Jangan lupa menyertakan informasi kontak ya!

Salah satu kesalahan terbesar yang masih kerap ditemui oleh para perekrut saat proses CV screening adalah tidak tersedianya informasi kontak pelamar yang dapat dihubungi oleh pihak perekrut. Bukankah sangat disayangkan jika perekrut sudah merasa cocok denganmu, namun proses seleksi-mu tidak berlanjut dikarenakan lupa menyelipkan informasi kontak? Tak perlu menyisipkan informasi secara berlebihan kok, cukup sertakan saja nomor telepon seluler, alamat surel dan kontak LinkedIn-mu!

4. Jujur dalam menganalisis kemampuan dan keterampilan diri sendiri

Curriculum vitae memang merupakan wadah awal yang tepat bagi kamu untuk unjuk gigi. Di sini, kamu bisa meyakinkan para perekrut tentang kualifikasi dan kapabilitas-mu dengan mencantumkan keahlian dan keterampilan yang kamu miliki sehingga perekrut jadi lebih tahu banyak tentang kamu. Namun, berusahalah jujur dalam menganalisis kemampuan dan keterampilan diri sendiri. Kamu tidak perlu menambahkan keterampilan dan kemampuan yang tidak kamu kuasai untuk terlihat menonjol. Toh, perekrut juga tidak menuntut kamu untuk mahir dalam segala hal kok!

5. Deskripsikan pengalaman kerja ringkas tapi jelas

Pernah punya pengalaman kerja, magang atau berorganisasi? Tidak ada salahnya untuk kamu sematkan dalam CV. Pengalaman kerja akan memberikan gambaran terhadap perekrut bahwa kamu sudah punya jam terbang dan lebih siap untuk bekerja, serta tentu saja membuatmu lebih menonjol dibandingkan dengan kandidat lain. Maka di bagian ini, alangkah lebih baik jika kamu menuliskan pengalaman-pengalaman yang kamu miliki secara detail melalui uraian singkat job-desc dan cakupan kerja di perusahaan atau organisasi yang pernah kamu ikuti sebelumnya. 

Oh iya, berbagai pencapaianmu juga patut juga untuk dijadikan sorotan! Misalnya, pencapaian yang sudah kamu lakukan di pekerjaan sebelumnya adalah “Menginisiasi proyek X dan berhasil meningkatkan jumlah pengunjung media sosial milik perusahaan X”, itu akan menjadi poin tersendiri bagi kamu di mata perekrut. 

6. Periksa kembali keseluruhan CV

Saatnya melakukan hal sederhana seperti memeriksa kembali hasil CV yang telah dirangkai. Cobalah tengok kembali, apakah dari segi isi maupun tampilan, CV yang kamu buat sudah sesuai? Perhatikan pula hal-hal kecil yang akan berdampak buruk bagi kesan pertamamu bagi perekrut, salah satunya adalah dengan memastikan tidak adanya salah ketik (typo) dalam CV

Nah, sekarang kamu sudah tahu kan bahwa menyusun CV ternyata tidaklah mudah. Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam proses penyusunannya, baik dari segi substansi maupun tampilan. Yuk mulai perbaiki CV-mu sekarang juga! 


Jika kamu merasa CV-mu sudah stand out, saatnya untuk melabuhkan pilihan karirmu di Shopee. Untuk menemukan karir yang sesuai dengan keinginanmu, kamu bisa mengecek daftar lowongan yang tersedianya disini! Kamu juga bisa mengintip bagaimana lingkungan di Shopee dengan mengklik tautan ini!