X

Niat Puasa Senin Kamis: Bacaan, Tata Cara, dan Keutamaannya

Puasa Senin Kamis adalah puasa sunah yang dianjurkan dalam Islam dan rutin dilakukan oleh Rasulullah saw. 

Rasulullah sangat menantikan hari Senin dan Kamis untuk berpuasa, tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai latihan menahan lapar dan hawa nafsu, sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat Aisyah RA.

Puasa ini memiliki keutamaan karena pada hari tersebut amal perbuatan manusia diperiksa oleh malaikat. Rasulullah saw. jarang meninggalkan puasa Senin Kamis karena beliau ingin saat amalnya diangkat kepada Allah Swt., beliau berada dalam keadaan berpuasa.

Baca artikel ini sampai selesai untuk mengetahui keutamaan, tata cara, serta niat puasa Senin Kamis secara lengkap.

Niat Puasa Senin Kamis

Sebelum menjalankan puasa Senin Kamis, ada satu hal yang tidak boleh dilewatkan, yaitu niat. Niat puasa Senin Kamis menjadi dasar pelaksanaan puasa sunah agar ibadah yang dijalani sesuai dengan tuntunan. Berikut ini bacaan niat puasa Senin dan niat puasa Kamis yang perlu kamu ketahui:

1. Niat Puasa Senin

Dengan niat yang tepat, pelaksanaan puasa Senin diharapkan berjalan lancar dan bernilai ibadah. Berikut ini lafaz niat yang dibaca saat akan menjalankan puasa pada hari Senin:

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati yaumil itsnaini lillahi ta’ala”

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah hari Senin ini karena Allah ta’ala.”

2. Niat Puasa Kamis

Dengan membaca niat yang benar, puasa Kamis bisa dijalani dengan lebih tenang dan sesuai tujuan ibadah. Niat ini dibaca sebagai tanda kesiapan untuk menjalankan puasa sunah pada hari Kamis. Berikut ini bacaan doa puasa Kamis yang bisa kamu amalkan:

نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ الخَمِيْسِ لِلّٰهِ تَعَالَى

“Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnati yaumil khamisi lillahi ta’ala”

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah hari Kamis ini karena Allah ta’ala.”

Baca juga: Ini Niat Puasa Nisfu Syaban yang Harus Kamu Ketahui Sebelum Menjalankannya

Tata Cara Puasa Senin Kamis

Puasa Senin Kamis tidak hanya tentang menahan lapar dan haus, tetapi juga perlu dijalankan sesuai dengan urutan yang benar. Berikut ini langkah-langkah puasa Senin Kamis yang perlu kamu perhatikan:

1. Membaca Niat Puasa Senin Kamis

Niat puasa Senin Kamis bisa dilakukan sejak malam sebelumnya sebagai persiapan berpuasa. Jika terlewat, niat tetap boleh dibaca pada pagi hari karena puasa ini bersifat sunah. Selama belum makan atau minum setelah waktu subuh, puasa masih sah dan dapat dilanjutkan.

2. Makan Sahur

Makan sahur termasuk amalan sunah saat berpuasa. Jika dilakukan, kamu bisa mendapatkan pahala tambahan. Namun, jika tidak sempat sahur, puasa tetap sah. Misalnya, saat bangun bersamaan dengan azan subuh dan belum sempat makan, puasa masih boleh dilanjutkan dan tetap dianggap sah.

3. Menghindari Hal yang membatalkan Puasa

Selama waktu puasa, yaitu sejak fajar hingga matahari terbenam atau azan Magrib, orang yang berpuasa wajib menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa. Contohnya makan, minum, berhubungan suami istri, serta perbuatan lain yang membuat puasa tidak sah.

Selain itu, puasa Senin Kamis juga perlu dijaga dari perbuatan yang bisa mengurangi bahkan menghilangkan pahalanya. Berbohong, membicarakan keburukan orang lain, dan melakukan maksiat dapat membuat pahala puasa berkurang. 

Jika hal-hal tersebut dilakukan, puasa hanya menahan lapar dan haus tanpa mendapatkan manfaat ibadah.

4. Berbuka Puasa

Setelah menjalani puasa Senin Kamis sepanjang hari, waktu berbuka tiba saat matahari terbenam atau ketika azan Magrib berkumandang. 

Umat Islam dianjurkan untuk segera berbuka begitu waktunya tiba karena menyegerakan berbuka termasuk amalan sunah dalam puasa.

Saat berbuka, kamu juga bisa membaca doa puasa Senin Kamis. Ada dua doa berbuka puasa yang diriwayatkan oleh Abu Daud. 

Doa pertama berbunyi, “Dzahabazh zhama-u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru insya Allah,” yang berarti rasa haus telah hilang, tubuh kembali segar, dan pahala telah ditetapkan oleh Allah. 

Doa kedua adalah, “Allahumma laka shumtu wa’ala rizqika afthartu,” yang bermakna bahwa puasa dan berbuka dilakukan semata-mata karena Allah.

Waktu yang Diharamkan Puasa Senin Kamis

Walaupun puasa Senin Kamis merupakan amalan yang baik, ada beberapa waktu tertentu yang tidak dianjurkan untuk berpuasa, yaitu:

Baca juga: Niat Puasa Arafah dan Keistimewaannya yang Harus Kamu Ketahui!

Keutamaan Puasa Senin Kamis

Ada beberapa keistimewaan puasa Senin Kamis yang sering disebutkan dalam ajaran Islam dan menjadi alasan banyak orang rutin mengamalkannya. Berikut ini beberapa keutamaan puasa Senin Kamis yang perlu kamu ketahui:

1. Menghapus Dosa

Rasulullah Muhammad saw. sering melaksanakan puasa pada hari Senin dan Kamis sebagai amalan sunah. Puasa ini dianjurkan karena menjadi salah satu ibadah yang bernilai tinggi dan mencerminkan kebiasaan Rasulullah dalam kesehariannya.

Dengan menjalankan puasa Senin Kamis, umat Islam bisa meneladani ibadah Nabi Muhammad SAW. Selain itu, puasa ini juga dipercaya membawa banyak kebaikan, seperti membantu menghapus dosa serta membuka jalan untuk mendapatkan rahmat dan ampunan dari Allah SWT.

2. Hari Kelahiran Nabi Muhammad saw.

Hari Senin termasuk hari yang istimewa dalam Islam karena memiliki banyak peristiwa penting. Nabi Muhammad saw. lahir pada hari Senin dan wafat juga pada hari yang sama. Karena itulah, hari Senin memiliki makna khusus bagi umat Islam.

Selain itu, hari Senin juga menjadi hari pertama kali Nabi Muhammad saw. menerima wahyu dari Allah. Peristiwa ini menjadikan hari Senin semakin istimewa dan dianjurkan untuk diisi dengan amalan baik, salah satunya puasa sunah.

3. Hari Dibukanya Pintu Surga

Salah satu keutamaan puasa Senin Kamis adalah dibukanya pintu surga pada kedua hari tersebut. Pada hari Senin dan Kamis, Allah memberikan banyak kebaikan serta ampunan kepada hamba-Nya yang menjalankan ibadah dengan sungguh-sungguh.

Pada waktu itu, dosa-dosa akan diampuni selama seseorang tidak menyekutukan Allah dan tidak menyimpan kebencian atau permusuhan dengan sesama. 

Itulah mengapa puasa Senin Kamis tidak hanya mengajarkan menahan lapar dan haus, tetapi juga mendorong untuk menjaga hati dan memperbaiki hubungan dengan orang lain.

4. Hari Diangkatnya Amal

Dalam beberapa riwayat dijelaskan bahwa hari Senin dan Kamis adalah waktu di mana catatan amal manusia diangkat dan dilaporkan kepada Allah. Karena itu, kedua hari ini memiliki keistimewaan dibanding hari lainnya.

Rasulullah saw. mencontohkan puasa pada hari Senin dan Kamis karena beliau ingin saat amal perbuatannya diangkat, beliau berada dalam keadaan berpuasa. Dari sini dapat dipahami bahwa puasa Senin Kamis menjadi bentuk ibadah sekaligus cara memperbanyak amal baik di waktu yang istimewa.

Itulah bacaan niat puasa Senin Kamis hingga beberapa keutamaannya. Dengan memahami niat, tata cara, serta manfaatnya, puasa Senin Kamis bisa dijalankan dengan lebih sadar dan khusyuk sebagai bagian dari upaya memperbaiki kualitas ibadah sehari-hari.

Untuk mendukung aktivitas harian selama berpuasa, kebutuhan sehari-hari tentu perlu dipersiapkan dengan baik. Kini, berbagai keperluan bisa kamu dapatkan dengan lebih praktis melalui Shopee tanpa harus keluar rumah.

Shopee menghadirkan banyak promo menarik, seperti gratis ongkir dan diskon yang bisa membantu belanja jadi lebih hemat. Kamu juga bisa menikmati penawaran spesial melalui Shopee Live yang hadir di jam-jam tertentu.

Pilihan metode pembayaran pun beragam, mulai dari transfer bank, ShopeePay, hingga COD. Tersedia juga fitur COD Cek Dulu yang membuat belanja lebih aman karena kamu bisa memeriksa barang sebelum membayar. 

Dengan kemudahan tersebut, persiapan selama menjalani puasa bisa dilakukan dengan lebih nyaman. Jadi, selalu andalkan Shopee untuk belanja berbagai kebutuhanmu!

Baca juga: Berikut Doa Sahur dan Buka Puasa Ramadan Beserta Arti Lengkapnya

Fun Read
Tags: doaniatpuasa