Sering Disebut Penyebab Sakit Gigi, Ternyata Mengunyah Permen Karet Ada Manfaatnya, Lho

“Jangan makan permen karet nanti giginya rusak,” begitu kata orang tua, tapi ternyata bermanfaat juga kok!

0
344

Permen karet berasal dari Amerika yang terbuat dari getah pohon damar gliserin dengan bahan tambahan larutan gula, peppermint, dan bahan aditif lainnya. Tekstur permen karet yang kenyal juga membuatmu seperti melakukan olahraga wajah.

Sedari kecil kita sudah sering mendengar pesan orangtua mengenai bahaya makan permen karet. Makan permen karet memang dapat membuat gigi rusak, jika setelahnya kita tidak membersihkan gigi dengan benar atau mengonsumsinya secara berlebihan.

Source: Gfycat

Meski begitu, ternyata mengunyah permen karet juga bermanfaat, lho. Apa saja? Simak ulasannya berikut ini:

1. Menetralisir bau mulut

Kok bisa makan permen karet menetralisir bau mulut? Biasanya permen karet memiliki varian aroma yang menyegarkan sehingga bau mulut akan terganti dengan aroma permen karet itu sendiri.

2. Membersihkan sisa-sisa makanan

Daya lengket yang dimiliki permen karet menyebabkan sisa makanan yang tidak terjangkau akan dengan mudah menempel pada permen karet sehingga gigi terbebas dari kotoran dan karang gigi.

3. Memperlancar aliran darah pada wajah dan melatih otot wajah

Karena mengunyah permen karet tidak cukup satu atau dua kali, dengan kata lain kita melakukannya berulang kali maka gerakan ini akan membuat aliran darah pada bagian wajah menjadi lancar. Selain itu mengunyah permen karet juga dapat melatih otot wajah.

Itu dia manfaat mengonsumsi permen karet. Meski bermanfaat, kita tetap harus membatasi konsumsi permen karet karena kandungan gula di dalamnya. Apalagi jika tidak membersihkan gigi dengan benar, bakteri bisa mengubah gula tersebut menjadi asam sehingga kalsium gigi berkurang. Menurut para ahli,  lebih baik memilih permen karet xylitol agar lebih aman untuk gigi.

Nah, bagi kamu yang menggunakan bahan tambahan gigi, lebih baik jangan terlalu sering mengonsumsi permen karet karena dapat mengurangi senyawa air raksa tambalan (bagi yang menggunakan bahan air raksa). Jika air raksa sampai tertelan, maka dapat berdampak negatif pada syaraf otak dan ginjal.

 

Image: Unsplash

Tri Handayani

NEWSLETTER

Mau dapat lebih banyak inspirasi dari Shopee? Yuk, sign up ke newsletter kami!

LEAVE A COMMENT

Please enter your comment!
Please enter your name here

Previous articleDIY: Frayed Jeans untuk Tampilan Stylish yang Lebih Edgy
Next articleWajah Kejam Tapi Hati Malaikat, Ini Idol K-Pop yang Terkenal Tsundere